NARASINETWORK.COM - BANDUNG
-IKIP Siliwangi kembali menyambut mahasiswa baru melalui kegiatan *SATRIA (Student Activities to Reach Intellectual Achievement) Tahun 2026*, sebuah kegiatan pengenalan kehidupan kampus yang dirancang dengan pendekatan humanis dan penuh keramahtamahan. Kegiatan ini menjadi ruang awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan akademik, sivitas akademika, kehidupan kemahasiswaan, sekaligus memahami nilai-nilai yang menjadi bagian dari identitas IKIP Siliwangi.
Pelaksanaan SATRIA 2026 tidak terlepas dari *Pedoman Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB)* yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). Rabu (17/8/2026).
Karena itu, baik dari sisi muatan materi maupun standar operasional prosedur (SOP) pelaksanaan, seluruh rangkaian kegiatan telah disesuaikan dengan ketentuan dan arah kebijakan PKKMB.
Penyesuaian tersebut menjadi bagian penting agar proses pengenalan kampus tetap berada dalam koridor pendidikan, pembentukan karakter, serta menciptakan lingkungan kampus yang aman dan ramah bagi mahasiswa baru.
Pada pelaksanaan kali ini, *SATRIA 2026 diikuti oleh sekitar 600 mahasiswa baru S1 kelas Reguler IKIP Siliwangi*. Sementara itu, mahasiswa baru kelas non reguler akan mengikuti rangkaian pengenalan kampus pada waktu yang telah dipersiapkan kemudian.
Hingga saat ini, jumlah mahasiswa baru non reguler yang telah terdata mencapai *hampir 500 mahasiswa*, sehingga keseluruhan rangkaian SATRIA tahun ini diproyeksikan menjangkau lebih dari seribu mahasiswa baru dari berbagai kelas dan jalur perkuliahan sebelum pada akhirnya para *Mahasiswa Baru IKIP Siliwangi akan dikukuhkan di Awal September*.
Berbeda dari pola pengenalan kampus yang identik dengan tekanan dan kegiatan yang berlebihan, SATRIA 2026 dikemas dengan suasana yang lebih edukatif dan kekeluargaan.
Kegiatan dilaksanakan sejak pagi hingga sore hari, kemudian mahasiswa baru dipulangkan. Pendekatan tersebut menjadi bentuk komitmen IKIP Siliwangi dalam menghadirkan proses pengenalan kampus yang tidak hanya informatif, tetapi juga memberikan pengalaman awal yang positif bagi mahasiswa.
Rektor IKIP Siliwangi, Prof. Dr. Hj. Euis Eti Rohaeti, M.Pd. menegaskan bahwa mahasiswa baru perlu mendapatkan pengalaman pertama yang baik ketika memasuki dunia perguruan tinggi.
“Ketika mahasiswa pertama kali datang ke kampus, yang ingin kita bangun bukan rasa takut, tetapi rasa memiliki. Mereka perlu mengenal kampus sebagai tempat untuk belajar, berkembang, dan membangun masa depan. Karena itu, pendekatan yang humanis, ramah, dan mendidik menjadi hal yang sangat penting,” ungkapnya.
Salah satu muatan penting dalam SATRIA 2026 adalah *materi Bela Negara* sebagai bagian dari pembentukan karakter mahasiswa IKIP Siliwangi. Materi tersebut diberikan untuk menumbuhkan kesadaran mahasiswa mengenai tanggung jawab sebagai generasi muda, warga negara, dan insan akademik.
Selain itu, rangkaian materi juga menghadirkan narasumber dari internal dan eksternal kampus, sehingga mahasiswa baru mendapatkan perspektif yang lebih luas mengenai kehidupan akademik, kemahasiswaan, kebangsaan, organisasi, serta peran mahasiswa di tengah masyarakat.
Konsep SATRIA 2026 sebelumnya telah diarahkan kepada panitia oleh Prof. Dr. Wahyu Hidayat, M.Pd.selaku pengarah kegiatan. Pemahaman mengenai konsep, tujuan, dan karakter kegiatan telah diberikan kepada panitia sejak tahap persiapan. “SATRIA harus menjadi pintu masuk yang baik bagi mahasiswa untuk mengenal dunia perguruan tinggi. Mereka tidak hanya diperkenalkan pada kampus secara fisik, tetapi juga perlu memahami bagaimana menjadi mahasiswa yang memiliki karakter, tanggung jawab, kemampuan berorganisasi, dan kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Karena itu, kegiatan harus dirancang secara edukatif, humanis, dan memberikan pengalaman yang bermakna,” demikian arahan Prof. Wahyu dalam proses persiapan kegiatan.
Melalui SATRIA 2026, IKIP Siliwangi berupaya menunjukkan bahwa pengenalan kehidupan kampus dapat berjalan secara humanis tanpa kehilangan substansi pendidikan dan pembentukan karakter.
Dengan mengacu pada pedoman PKKMB Kemdiktisaintek, menyesuaikan muatan materi dan SOP kegiatan, serta menghadirkan narasumber dari internal dan eksternal kampus, SATRIA diharapkan menjadi langkah awal yang positif bagi mahasiswa baru untuk mengenal, memahami, dan kemudian tumbuh bersama IKIP Siliwangi.
**
