Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen

Selasa, 25 Aug 2026 10:22
    Bagikan  
Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen
Istimewa

Ketua DPRD ketua DPRD Kabupaten Bandung Renierahayu Fauzi

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Masa reses menjadi kesempatan bagi anggota DPRD Kabupaten Bandung untuk turun langsung ke tengah masyarakat. 


Momentum tersebut dimanfaatkan Ketua DPRD Kabupaten Bandung, Hj. Renie Rahayu Fauzi, untuk menyerap berbagai aspirasi warga di Kecamatan Ibun dan Kecamatan Majalaya.


Seluruh anggota DPRD Kabupaten Bandung diketahui telah melaksanakan kegiatan reses pada 19–22 Agustus 2026. 


Namun, pada hari pertama, Renie tidak mengikuti kegiatan reses karena menghadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat dalam rangka peringatan HUT ke-81 Provinsi Jawa Barat.


Kegiatan reses kemudian dilanjutkan Renie pada Kamis, 20 Agustus 2026, bertempat di GOR Hudaya Arena, Desa Tanggulun, Kecamatan Ibun.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolsek Ibun, Danramil Paseh/Ibun, Kepala Desa Tanggulun, DPAC PKB Kecamatan Ibun, serta Ketua Ranting PKB Kecamatan Ibun.


Dalam kesempatan itu, Kapolsek Ibun Iptu Deny Fourtjahyanto menyampaikan sambutan tertulis Kapolresta Bandung Kombes Pol. Aldy Subartono


Ia menekankan bahwa reses merupakan agenda penting bagi anggota legislatif untuk mendengar secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.


Aspirasi yang muncul dalam pertemuan tersebut nantinya menjadi bahan bagi anggota DPRD dalam menjalankan tiga fungsi utamanya, yakni legislasi, penganggaran, dan pengawasan.


"Berbagai masukan dari masyarakat Kecamatan Ibun akan menjadi bahan penting dalam mendorong program pembangunan Kabupaten Bandung agar lebih sesuai dengan kebutuhan warga," katanya.  


Warga Diminta Tak Ragu Sampaikan Aspirasi


Sehari berselang, Jumat, 21 Agustus 2026, Renie kembali turun ke masyarakat. Kali ini kegiatan berlangsung di Kampung Balekambang, Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya.


Di hadapan masyarakat, Renie menyampaikan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin anggota dewan. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus mengetahui apakah program pemerintah daerah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Saya secara rutin mengunjungi berbagai wilayah di Kabupaten Bandung untuk bisa melihat kondisi lapangan sekaligus memastikan kebijakan dan program pemerintah daerah dapat berjalan serta memberikan manfaat kepada masyarakat,” ujar Renie.


Menurutnya, pertemuan langsung dengan masyarakat juga memberikan gambaran yang lebih nyata mengenai berbagai persoalan yang masih dihadapi warga.


Mulai dari kebutuhan infrastruktur, air bersih, transportasi, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik menjadi sejumlah persoalan yang dapat disampaikan masyarakat dalam kegiatan reses.


Renie pun meminta masyarakat tidak ragu menyampaikan usulan, terutama jika menyangkut kebutuhan yang dianggap mendesak.


Namun, ia mengingatkan bahwa setiap aspirasi tidak bisa langsung direalisasikan. 


Usulan masyarakat tetap harus melewati mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah.


Meski demikian, peluang percepatan tetap terbuka apabila persoalan yang disampaikan memiliki tingkat urgensi tinggi.


“Usulan dan aspirasi itu tidak serta-merta dapat langsung direalisasikan, tetapi melalui mekanisme perencanaan dan penganggaran pemerintah daerah. Namun, tidak menutup kemungkinan adanya percepatan untuk merealisasikan kebutuhan masyarakat jika sifatnya mendesak,” jelasnya.


Bagi Renie, reses merupakan salah satu cara memastikan suara masyarakat tidak berhenti pada forum pertemuan, tetapi dapat menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan daerah.


Ia pun menegaskan bahwa masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan kebutuhan di wilayah masing-masing, sementara DPRD akan melihat dan mengawal aspirasi tersebut sesuai kewenangan serta tingkat urgensinya.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026