462 Peserta Lomba Menulis Surat di Sumatera Barat Lolos Seleksi Awal

Selasa, 24 Jun 2025 10:47
    Bagikan  
462 Peserta Lomba Menulis Surat di Sumatera Barat Lolos Seleksi Awal
Satupena Sumbar

Lomba Menulis Surat bagi Guru dan Siswa di Sumatera Barat telah menyeleksi 462 peserta (300 siswa, 162 guru) untuk tahap selanjutnya. Dewan juri akan memilih 50 nominasi (25 guru, 25 siswa) yang akan mempresentasikan karya mereka di bulan Agustus.

NARASINETWORK.COM - Padang, Lomba Menulis Surat bagi Guru dan Siswa di Sumatera Barat, yang diselenggarakan oleh DPD Satu Pena Sumatera Barat, telah memasuki tahap seleksi juri. Sebanyak 462 peserta, terdiri dari 300 siswa dan 162 guru, berhasil lolos seleksi awal dan akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari akademisi, wartawan, dan penulis.

Seleksi awal telah dilakukan di masing-masing sekolah. Ketua DPD Satu Pena Sumatera Barat, Sastri Bakry, menjelaskan dalam rapat dewan juri di Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat pada Senin, 23 Juni 2025. Rapat dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Kabid Layanan, Otomasi dan Kerja Perpustakaan, Fajri Rahmad Ersya, S.STP, M.Si; Ketua Dewan Juri, Drs. Andria Catri Tamsin, M.Pd; Sekretaris Satupena Sumbar, Armaidi Tanjung; dan perwakilan dari Himpunan Tjinta Teman (HTT).

Lomba ini bertujuan untuk menggerakkan literasi menulis di Sumatera Barat, khususnya Padang, serta untuk mengetahui perspektif guru dan siswa di era digitalisasi. Sastri Bakry menekankan pentingnya lomba ini dalam mengungkap permasalahan sekolah yang mungkin tidak terdeteksi melalui jalur formal. Kegiatan ini difasilitasi oleh Pokir Anggota DPRD Sumatera Barat, Albert Hendra Lukman, dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Sumbar.

Sastri Bakry memperkirakan ribuan surat telah masuk sebelum seleksi awal di sekolah. Tahap selanjutnya akan menyeleksi 150 surat terbaik, sebelum akhirnya menetapkan 50 nominasi (25 guru dan 25 siswa) pada minggu pertama Juli. Nominasi pemenang akan mempresentasikan karya mereka pada acara Merah Putih yang digelar HTT di bulan Agustus. Armaidi Tanjung menambahkan bahwa penghargaan khusus akan diberikan kepada guru penggerak literasi yang telah mendorong siswa mereka untuk berpartisipasi.

Proses penjurian akan dilakukan secara bertahap. Dewan juri, yang terdiri dari tiga orang, akan memilih 150 surat terbaik dari keseluruhan peserta. Setelah itu, mereka akan memilih 50 nominasi yang akan diundang untuk presentasi. Dari presentasi tersebut, akan dipilih pemenang utama, juara kedua, juara ketiga, dan lima juara harapan dari masing-masing kategori (guru dan siswa).

Kabid Layanan, Otomasi dan Kerja Perpustakaan, Fajri Rahman Esra, M.Si, menyatakan dukungan penuh terhadap lomba ini dan berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi di kalangan guru dan siswa. Armaidi Tanjung menambahkan bahwa pengumuman nominasi 50 besar akan dilakukan pada minggu pertama Juli melalui media dan pesan pribadi kepada peserta yang terpilih. Ia juga mengakui tantangan yang dihadapi dewan juri dalam menilai jumlah surat yang signifikan.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal