Membaca Gerdi WK : Mengupas "Kaum Depok" dalam Sastra Grafis di Baca Di Tebet

Selasa, 21 Oct 2025 12:22
    Bagikan  
Membaca Gerdi WK : Mengupas "Kaum Depok" dalam Sastra Grafis di Baca Di Tebet
Gerdi WK

Acara Membaca Gerdi WK di Baca Di Tebet pada 19 Oktober 2025, menampilkan komikus legendaris Gerdi WK membahas komik terbarunya, Kaum Depok. Acara ini bagian dari Jali-Jali Festival 2025, menghadirkan sejarawan JJ Rizal dan Ketua YLCC Revelino Isakh.

NARASINETWORK.COM - Hari Minggu, 19 Oktober 2025, Perpustakaan dan Ruang Temu Baca Di Tebet (BDT) di Jl. Tebet Barat Dalam Raya No. 29, Jakarta Selatan, menjadi saksi perhelatan acara "Membaca Gerdi WK", sebuah diskusi mendalam mengenai karya terbaru dari legenda komik Indonesia, Gerdi WK, yang berjudul "Kaum Depok". Acara ini berlangsung dari pukul 13.30 hingga 16.30 WIB.

Gerdi WK, yang dikenal luas melalui karyanya "Gina" dan seri cergam "Oki dan Nirmala" di majalah Bobo, hadir untuk berbagi wawasan dan inspirasi di balik komik terbarunya. "Membaca Gerdi WK" menjadi ajang bagi para penggemar dan pemerhati komik untuk mengenal lebih dekat sosok komikus legendaris ini.

KAUM DEPOK SASTRA GRAFIS Cerita dan Ilustrasi oleh Gerdi WK. Diskusi menyoroti sejarah unik Kota Depok dan upaya Gerdi WK merangkumnya dalam komik yang mudah dicerna bagi generasi kini.

Acara ini merupakan bagian dari rangkaian Jali-Jali Festival 2025 yang berlangsung dari tanggal 4 hingga 19 Oktober di Baca Di Tebet. Sesi sore itu menampilkan Gerdi WK dengan karya terbarunya, "Kaum Depok", yang diterbitkan oleh Sebermula Penerbit.

Diterbitkan oleh Sebermula, Buku ini diharapkan menjadi daya tarik untuk memperkenalkan sejarah pada khayalak ramai, khususnya generasi muda. Dengan literasi dan visual yang menarik untuk memahami perjalanan Depok

Selain Gerdi WK, sejarawan JJ Rizal turut hadir sebagai pembicara. Revelino Isakh, Ketua Yayasan Lembaga Cornelis Chastelein (YLCC) periode 2024-2029, memberikan pengantar yang menarik dan informatif.

Diskusi menyoroti Kota Depok, yang sebagian besar wilayahnya merupakan warisan dari Tuan Tanah Cornelis Chastelein pada abad ke-18 kepada 12 budaknya yang dimerdekakan. Depok dikenal sebagai daerah unik dengan sejarah panjang dan berliku, yang seringkali dipahami secara tidak utuh dan sarat kepentingan politik. Peristiwa "Gedoran" yang terjadi saat Indonesia memasuki era kemerdekaan juga menjadi salah satu topik yang dibahas.

"Kaum Depok" karya Gerdi WK berusaha merangkum sejarah panjang tersebut dalam bentuk komik artistik dengan panel-panel dinamis dan bahasa yang mudah dicerna. Tujuannya adalah agar generasi masa kini dapat memahami sejarah Depok dengan lebih mudah dan menjadikannya sebagai jembatan komunikasi sebelum mereka membaca versi sejarah yang lebih lengkap.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

BREAKING NEWS "Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur"
Geger! Seorang Pria di Jelekong Kabupaten Bandung Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terbakar Api Cemburu
Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay
Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026
Sketsa Gaya 'Gaya Skater Santai dan Nyaman' Vol.3
Industri Makanan dan Minuman Pertahankan Produksi Pemerintah Dorong Inovasi Kemasan Alternatif
Satpol PP Kabupaten Bandung dan Sejumlah Pihak Tertibkan Bangli Di Wilayah Margahayu
DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Calon Presiden RI 2029
Sketsa Gaya 'Distinguished Look Elegan Sesuai Usia' Vol.2
Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas Nasional Pemerintah
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia