Jalan Siliwangi Baleendah Jadi ‘Koridor Sampah’, Bau Busuk Ganggu Pengguna Jalan”

Senin, 9 Mar 2026 16:11
    Bagikan  
Jalan Siliwangi Baleendah Jadi ‘Koridor Sampah’, Bau Busuk Ganggu Pengguna Jalan”
Gustav VR

Kondisi dijalan raya Laswi Baleendah yang dihiasi tumpukan sampah dengan mengeluarkan aroma yang tak sedap bagi pengguna jalan

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Pemandangan yang seharusnya menjadi jalur lalu lintas yang bersih dan nyaman justru berubah menjadi sumber bau menyengat. Tumpukan sampah yang menggunung di pinggir Jalan Raya Siliwangi, Baleendah, Kabupaten Bandung kini semakin meresahkan para pengguna jalan.


Setiap pengendara yang melintas di kawasan tersebut terpaksa menahan napas. Bau busuk dari sampah yang menumpuk di sepanjang pinggir jalan menyebar cukup kuat, terutama ketika kendaraan melintas perlahan di area tersebut.


Ironisnya, kondisi ini bukanlah kejadian baru. Sampah disebut sudah lama menumpuk dan seolah menjadi pemandangan yang “dibiarkan” tanpa penanganan serius.


Salah seorang warga sekitar, Dede Supriyadi (47), mengaku kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum pernah benar-benar tuntas ditangani.


“Asa ku mineung eta ninggali sampah, aya emang nu ngangkut tapi teu rutin, sampah terus berserakan,” ujarnya saat diwawancarai, Senin (9/3/2026).



Menurutnya, memang ada petugas yang sesekali melakukan pengangkutan. Namun frekuensinya tidak menentu sehingga sampah terus menumpuk kembali di lokasi yang sama.

"Bau na teu kuat aduh, sangat menjijikan," katanya. 


Tumpukan sampah tersebut sulit dipastikan jenisnya, apakah organik atau non-organik. Sebagian besar sudah terbungkus dalam kantong plastik berbagai ukuran yang kemudian berserakan di sepanjang bahu jalan.


Situasi semakin parah karena saat ini masih memasuki musim penghujan. Air hujan membuat sampah menjadi basah, membusuk lebih cepat, dan menimbulkan aroma tidak sedap yang menyengat.


Selain mengganggu kenyamanan, kondisi ini juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan dan menciptakan kesan kumuh di jalur yang setiap hari dilalui masyarakat.


Warga berharap pihak terkait dapat melakukan pengangkutan sampah secara rutin dan lebih disiplin agar permasalahan ini tidak terus berulang.


Di sisi lain, warga juga menyoroti perilaku sebagian orang yang masih dengan mudah membuang sampah sembarangan. Ulah tangan jahil tersebut dinilai memperparah kondisi lingkungan dan merugikan banyak pihak.


Jika tidak segera ditangani secara serius, bukan tidak mungkin Jalan Raya Siliwangi Baleendah akan terus dikenal bukan sebagai jalur utama masyarakat, melainkan sebagai “koridor bau sampah” yang memalukan bagi wajah Kabupaten Bandung.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026