Revitalisasi Tambak Andalan KKP Tingkatkan Produksi Perikanan

Senin, 10 Nov 2025 17:07
    Bagikan  
Revitalisasi Tambak Andalan KKP Tingkatkan Produksi Perikanan
Istimewa

KKP berupaya mengoptimalkan potensi blue food Indonesia melalui pengembangan budidaya modern dan revitalisasi tambak, dengan tujuan meningkatkan produksi perikanan berkelanjutan dan memenuhi permintaan pasar global.

NARASINETWORK.COM - Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Sakti Wahyu Trenggono, menyampaikan potensi blue food Indonesia dalam mendukung ketahanan pangan dunia. Hal ini disampaikan sebagai pembicara utama dalam kuliah umum "Transformasi Tata Kelola Maritim" di Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta (7/11/2025).

Dalam forum tersebut, Menteri Trenggono menjelaskan bahwa blue food, yang meliputi hasil perikanan tangkap dan budidaya di Indonesia, mencapai produksi 24 juta ton per tahun, termasuk rumput laut. KKP menargetkan peningkatan produksi berkelanjutan, dengan fokus pada pengembangan perikanan budidaya untuk menjaga keberlanjutan populasi perikanan.

Saat ini, produksi perikanan budidaya Indonesia rata-rata 5,6 juta ton per tahun. Padahal, Indonesia memiliki potensi lahan budidaya yang luas, mencakup darat, laut, dan pesisir, dengan total hampir 18 juta hektare. Pemanfaatan lahan budidaya saat ini baru sekitar 1,2 juta hektare atau 6,8 persen dari potensi yang tersedia.

“Budidaya adalah masa depan sektor kelautan dan perikanan. Kami mengembangkan berbagai modeling budidaya modern untuk komoditas unggulan, salah satunya nila salin yang berhasil dikembangkan di Karawang. Keberhasilan ini menjadi dasar program revitalisasi tambak yang lebih besar, dengan fokus pada budidaya nila salin, yang pada tahap awal mencakup 20 ribu hektare di Jawa Barat,” ungkap Menteri Trenggono.

Konsep revitalisasi tambak di Pantura Jawa tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mengintegrasikan pengembangan ekosistem mangrove sebagai penjaga keseimbangan lingkungan. Selain itu, setiap tambak yang direvitalisasi dilengkapi instalasi pengelolaan air limbah (IPAL) yang modern.

“Pengelolaan budidaya yang baik harus mencakup pengelolaan limbah yang efektif dan sesuai standar lingkungan. Hal ini menjadi perhatian utama tidak hanya dalam budidaya, tetapi juga di kawasan permukiman kampung nelayan. Untuk itu, kami menyiapkan program Kampung Nelayan Merah Putih untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat pesisir,” jelasnya.

Program revitalisasi 20 ribu hektare tambak di Jawa Barat diproyeksikan menghasilkan 1,56 juta ton nila salin per tahun. Hal ini akan meningkatkan produksi perikanan budidaya nasional. Peningkatan didukung oleh penerapan metode budidaya ikan yang baik dan pemanfaatan teknologi produksi modern, yang diharapkan meningkatkan produktivitas menjadi 130 ton per hektare per siklus, dibandingkan sebelumnya yang hanya 0,6 ton per hektare per tahun.

Mengenai potensi pasar, Menteri Trenggono yakin bahwa kebutuhan protein dunia terus meningkat setiap tahun, termasuk protein dari produk perikanan. Timur Tengah menjadi pasar potensial karena preferensi masyarakatnya terhadap ikan nila, serta banyaknya WNI yang bekerja, belajar, atau beribadah di sana.

FAO memperkirakan bahwa populasi dunia akan tumbuh lebih dari 30 persen hingga tahun 2050, yang akan menyebabkan peningkatan kebutuhan protein dunia hingga 70 persen. Proyeksi nilai ekonomi blue food pada tahun 2030 diperkirakan mencapai USD 419,09 miliar.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026