Forkopimcam Ciparay Intensifkan Monitoring Malam Tahun Baru 2026, Jaga Kondusivitas Wilayah

Kamis, 1 Jan 2026 00:40
    Bagikan  
Forkopimcam Ciparay Intensifkan Monitoring Malam Tahun Baru 2026, Jaga Kondusivitas Wilayah
Gustav VR

Camat Ciparay bersama unsur stakeholder terkait

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Ciparay menginisiasi pembagian wilayah Kecamatan Ciparay ke dalam tiga zona strategis.

Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat koordinasi lintas desa sekaligus mempermudah pengendalian, pengawasan, serta pelaksanaan program di tingkat kewilayahan.

"Pembagian zona tersebut mencakup seluruh desa yang berada di Kecamatan Ciparay dan disusun berdasarkan kedekatan wilayah serta efektivitas koordinasi lapangan," kata Camat Anjar Lugiyana, Rabu (31/01/2025).

Zona 1 meliputi Desa Pakutandang, Sagaracipta, Cikoneng, Mekarlaksana, dan Babakan. Zona ini menjadi salah satu wilayah dengan karakteristik kepadatan aktivitas masyarakat yang cukup beragam, sehingga membutuhkan pola koordinasi yang terstruktur.

Sementara itu, Zona 2 mencakup Desa Manggungharja, Mekarsari, Ciparay, Sarimahi, dan Sumbersari. Wilayah ini dinilai sebagai kawasan sentral dengan dinamika pemerintahan dan sosial kemasyarakatan yang cukup tinggi.

Adapun Zona 3 terdiri dari Desa Ciheulang, Serangmekar, Bumiwangi, dan Gunungleutik. Zona ini memiliki karakter geografis yang berbeda dibanding wilayah lainnya, sehingga memerlukan pendekatan koordinasi yang lebih adaptif.

Pihak Kecamatan menilai pembagian zona ini penting untuk mempercepat respons terhadap berbagai persoalan di masyarakat, mulai dari pelayanan publik, keamanan dan ketertiban, hingga kegiatan sosial dan pembangunan desa.

Melalui sistem zonasi tersebut, Forkopimcam berharap sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, TNI, Polri, serta unsur terkait lainnya dapat berjalan lebih efektif dan terukur.

*Ke depan, pembagian zona ini diharapkan menjadi dasar dalam pelaksanaan berbagai program dan kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Ciparay," pungkasnya. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Ali Syakieb Optimistis, Pemuda Kabupaten Bandung Bisa Jadi Motor Perubahan
Warga Kabupaten Bandung Perlu Tahu: Program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan Resmi Dihentikan
Srikandi DPC PKB Kab. Bandung Dorong Muscab Jadi Momentum Konsolidasi dan Lompatan Kursi
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara