Pemerintah Kabupaten Bandung Perkuat Kaderisasi Ulama Berbasis Desa untuk Pemulasaraan Jenazah

Rabu, 31 Dec 2025 13:38
    Bagikan  
Pemerintah Kabupaten Bandung Perkuat Kaderisasi Ulama Berbasis Desa untuk Pemulasaraan Jenazah
Istimewa

Bupati kang DS dan para ulama

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Pemerintah Kabupaten Bandung kembali mempertegas komitmennya dalam penguatan kapasitas ulama dan masyarakat melalui program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa.

Program ini diadakan di Pondok Pesantren Al Huda, Cicalengka, Selasa (30/12/2025) dan dihadiri oleh Bupati Bandung, Dadang Supriatna (Kang DS), Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana, Camat Cicalengka, serta Ketua MUI Kabupaten Bandung.


Kegiatan ini mengutamakan pelatihan pemulasaraan jenazah yang bertujuan untuk memastikan agar setiap desa di Kabupaten Bandung memiliki kader yang terlatih dalam mengurus jenazah warganya. Hal ini menjadi sangat penting mengingat pemulasaraan jenazah adalah kebutuhan mendasar yang pasti dibutuhkan oleh seluruh penduduk, baik laki-laki maupun perempuan.


Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Cakra Amiyana menjelaskan bahwa pemahaman tentang pemulasaraan jenazah ini telah menjadi kebutuhan yang sangat mendesak di Kabupaten Bandung.


"Berdasarkan data, dalam 1.000 jiwa populasi rata-rata ada 3-4 orang yang meninggal per tahun. Jika di sebuah desa yang memiliki populasi sekitar 10.000 jiwa maka ada sekitar 30 hingga 40 jenazah yang harus dipulasara setiap tahunnya, sedangkan kader yang memiliki kompetensi untuk melakukan pemulasaraan jenazah sangat terbatas. Tentu ini akan menjadi masalah besar. Oleh sebab itu, MUI Desa memainkan peran penting dalam memastikan pelatihan ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat," ujarnya.


Sejalan dengan hal tersebut, Bupati Bandung, Kang DS menyampaikan bahwa program ini berakar dari pengalaman pribadinya ketika menjabat sebagai kepala desa.

Saat itu, ia menyaksikan langsung sebuah tragedi ketika seorang warganya meninggal dunia dan tidak memiliki kemampuan finansial untuk membeli kain kafan. Insiden ini menjadi titik balik yang mengilhami Kang DS agar memastikan bahwa kejadian serupa tidak terulang di masa depan dengan menyediakan kader terlatih di setiap desa.


“Kejadian itu membuat saya bertekad untuk memastikan bahwa setiap desa memiliki kader yang mampu mengurus jenazah. Ini bukan hanya urusan bapak-bapak, tapi juga ibu-ibu karena pemulasaraan jenazah adalah kebutuhan bersama yang harus dipenuhi," jelas Kang DS


Sejak diluncurkan pada November lalu, program Kaderisasi Ulama Berbasis Desa ini telah melibatkan 4.886 peserta yang tersebar di berbagai desa di Kabupaten Bandung.

Pelatihan ini bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan praktis dalam pemulasaraan jenazah sesuai syariat Islam, sekaligus memperkuat pengetahuan keagamaan setiap kader agar dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Kang DS juga menegaskan bahwa Pemkab Bandung akan terus berkomitmen untuk mendukung program ini meskipun anggaran daerah mengalami penurunan.


“Kami berkomitmen agar dukungan pemerintah untuk insentif guru ngaji dan kegiatan keagamaan tidak akan berkurang meskipun tahun depan dana transfer ke daerah (TKD) kita berkurang hampir 1 triliun, tapi doakan juga agar pendapatan asli daerah (PAD) kita tahun depan bisa naik sebab alokasi dana kegiatan tersebut dibiayai sepenuhnya oleh PAD Kabupaten Bandung,” jelas Kang DS.


Kang DS juga mengajak masyarakat untuk mengisi malam pergantian tahun dengan doa bersama di masjid-masjid dan menghindari perayaan yang hanya bersifat hura-hura.


"Lebih baik kita mengisi malam tahun baru dengan doa bersama dan ceramah yang menyejukkan, daripada kegiatan yang tidak bermanfaat," pungkasnya.


Kegiatan roadshow Kaderisasi Ulama Berbasis Desa ini merupakan tindak lanjut dari program serupa yang telah dilaksanakan di beberapa wilayah sebelumnya, termasuk di Gedung Ormas Islam dan Pesantren Al Ihsan Baleendah.

Acara di Cicalengka ini juga menjadi bukti keseriusan Pemkab Bandung dan MUI dalam membekali kader ulama di tingkat desa, memastikan bahwa setiap warga Kabupaten Bandung dapat menerima pemulasaraan jenazah yang layak sesuai dengan ajaran Islam.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026