Gerai Obat KDKMP Diluncurkan di Depok Wawalkot Chandra Sebut Perkuat Akses Kesehatan

Selasa, 30 Dec 2025 19:47
    Bagikan  
Gerai Obat KDKMP Diluncurkan di Depok Wawalkot Chandra Sebut Perkuat Akses Kesehatan
Istimewa

Wawalkot Depok Chandra Rahmansyah apresiasi peluncuran Gerai Obat KDKMP di Kelurahan Abadijaya. Ia menyebut ini langkah strategis perkuat peran koperasi dan akses kesehatan.

NARASINETWORK.COM - Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah menyampaikan apresiasi resmi atas peluncuran Gerai Obat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang dilaksanakan di Kelurahan Abadijaya, Kecamatan Sukmajaya, pada Selasa (30/12/2025).

Kegiatan peluncuran yang dihadiri oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menjadi momentum penting dalam memperkuat peran koperasi sebagai bagian dari struktur perekonomian rakyat dan meningkatkan akses layanan kesehatan bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Chandra Rahmansyah menyatakan bahwa kehadiran gerai obat berbasis koperasi ini merupakan langkah yang tepat dalam mengembangkan peran koperasi di tingkat lokal. Menurutnya, koperasi memiliki peran sentral sebagai pilar utama dalam membangun perekonomian yang berbasis pada kepentingan bersama masyarakat.

“Kami mengapresiasi launching gerai obat yang berlangsung di Abadijaya. Ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat peran koperasi dan mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan kesehatan,” ungkapnya.

Selain memperkuat peran ekonomi, gerai obat KDKMP juga berfungsi untuk mendekatkan akses layanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat secara lebih merata dan terjangkau. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memastikan bahwa setiap warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh fasilitas kesehatan dasar.

Kehadiran Menteri Koperasi Ferry Juliantono di Kota Depok pada acara peluncuran tersebut menjadi titik penting dalam pengembangan cakupan KDKMP yang telah ada di wilayah Depok. Chandra menyampaikan bahwa kunjungan Menkop menunjukkan komitmen pemerintah pusat dalam mendukung perkembangan koperasi sebagai sarana penyedia layanan dasar bagi masyarakat.

“Tentunya kami menyambut baik langkah pemerintah pusat yang hari ini menunjukkan tekad kuat dalam menyediakan akses layanan dasar bagi masyarakat melalui koperasi,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa keberadaan KDKMP tidak hanya bermanfaat bagi Kota Depok semata, melainkan dapat menjadi contoh bagi seluruh bangsa Indonesia dalam memanfaatkan potensi koperasi untuk menyediakan akses obat dan layanan kesehatan yang adil serta merata di seluruh wilayah.

Dalam paparannya, Chandra Rahmansyah mengungkapkan bahwa perkembangan koperasi di Kota Depok telah menunjukkan kemajuan yang baik. Saat ini, terdapat sebanyak 63 koperasi kelurahan yang seluruhnya telah beroperasi dan menjalankan berbagai program untuk kesejahteraan anggotanya.

Untuk mendukung keberlangsungan dan penguatan kelembagaan koperasi tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah mengalokasikan dana hibah sebesar Rp1,8 miliar. Dana tersebut diberikan sebagai stimulan awal untuk membantu pengembangan infrastruktur, sistem manajemen, serta program kerja yang dijalankan oleh setiap KDKMP di Kota Depok.

Dana hibah ini digunakan untuk berbagai keperluan penting, antara lain pembelian peralatan, pengadaan stok obat dasar, pelatihan bagi pengurus koperasi, serta pengembangan sistem administrasi yang lebih baik. Semua upaya ini bertujuan untuk memastikan bahwa koperasi dapat beroperasi secara efektif dan memberikan manfaat maksimal bagi anggota serta masyarakat luas.

Lebih lanjut, Chandra menegaskan bahwa kekuatan utama dari setiap koperasi terletak pada jumlah dan kualitas keanggotaannya. Tanpa dukungan dari anggota yang banyak, koperasi akan sulit untuk menjalankan perannya sebagai lembaga ekonomi rakyat yang kuat dan mandiri.

Oleh karena itu, pihaknya aktif mendorong agar setiap koperasi di Kota Depok dapat meningkatkan jumlah anggotanya secara signifikan. Target yang diinginkan adalah mencapai cakupan keanggotaan hingga 90 persen bahkan 100 persen dari seluruh masyarakat di wilayah masing-masing koperasi.

“Dengan cakupan keanggotaan yang besar, kami yakin dapat mewujudkan perekonomian yang adil dan merata bagi masyarakat,” pungkasnya.

Acara peluncuran Gerai Obat KDKMP di Kelurahan Abadijaya juga dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain pengurus koperasi dari seluruh Kota Depok, perwakilan Dinas Koperasi dan UKM Kota Depok, serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kota Depok.

Para peserta acara juga mendapatkan penjelasan tentang program-program KDKMP yang akan dijalankan serta cara masyarakat dapat menjadi anggota dan memanfaatkan layanan yang disediakan.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania