Panen dilakukan Secara Mandiri: Bentuk Keseriusan Masyarakat dalam Menjaga Keberlanjutan Sektora Pertanian

Minggu, 28 Dec 2025 22:35
    Bagikan  
Panen dilakukan Secara Mandiri: Bentuk Keseriusan Masyarakat dalam Menjaga Keberlanjutan Sektora Pertanian
Istimewa

H. ali Nurdin tokoh masyarakat Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Di tengah gencarnya wacana ketahanan pangan nasional, sebuah panen raya mandiri di Desa Cikoneng, Kecamatan Bojongsoang, Kabupaten Bandung, justru menjadi bukti nyata bahwa kemandirian pangan bukan sekadar slogan.

Ketua Forum Keluarga Berkualitas (KB) Kabupaten Bandung, H. Ali Nurdin, melaksanakan panen raya padi secara mandiri.

Kegiatan ini berlangsung di lahan pertanian yang selama ini dikelola secara konsisten dan berkelanjutan oleh masyarakat setempat.

Panen raya tersebut turut dihadiri berbagai unsur, mulai dari Kodim 0624/Kabupaten Bandung, sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bandung, tokoh masyarakat, hingga warga sekitar.

Kehadiran lintas sektor ini menandakan bahwa kegiatan tersebut bukan hanya agenda seremonial, melainkan bagian dari upaya kolektif memperkuat ketahanan pangan daerah.

H. Ali Nurdin menegaskan, panen raya ini merupakan langkah konkret dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, kemandirian pangan harus dimulai dari tingkat paling dasar, yakni desa.

“Dengan rasa syukur, alhamdulillah hari ini kami kembali melaksanakan panen raya yang rutin dilakukan setiap musim. Ini bukan hal baru, tapi komitmen yang terus kami jaga,” ujar H. Ali Nurdin usai panen.

Ia menjelaskan, panen dilakukan secara mandiri sebagai bentuk keseriusan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan sektor pertanian.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana transparansi sekaligus ekspos hasil kerja para petani kepada pemerintah dan aparat terkait.

“Kami sengaja mengundang unsur pemerintah Kabupaten Bandung dan TNI agar mereka bisa melihat langsung. Ketahanan pangan tidak bisa hanya dibahas di ruang rapat, tapi harus hadir di sawah dan ladang,” tambahnya.

Pria yang dikenal aktif di Kecamatan Bojongsoang ini menilai, panen raya mandiri merupakan bentuk langkah nyata dalam menyukseskan program pemerintah, khususnya di tingkat daerah.

Ia berharap, praktik serupa dapat direplikasi di wilayah lain sebagai solusi menghadapi tantangan krisis pangan global.

Panen raya ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa ketika kebijakan masih dirumuskan, masyarakat di akar rumput sudah lebih dulu bergerak.

Ketahanan pangan, pada akhirnya, bukan hanya soal program, melainkan keberanian untuk bertindak dan konsistensi menjaga hasil bumi sendiri.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat
Bhinneka Run 2026 Diikuti 3.500 Peserta, Menpora Apresiasi Partisipasi Pelari Disabilitas
SRMA 10 Jakarta Selatan Tampilkan Program Pembinaan Siswa pada Open House 2026
Program “Liburan ke Kampung Main” Dorong Wisata Edukasi Anak Selama Liburan Sekolah
Rute Internasional Muscat–Medan Resmi Beroperasi Dorong Pertumbuhan Wisata Sumatra Utara
Kemdiktisaintek Dorong Peninjauan UKT bagi Calon Mahasiswa yang Terkendala Registrasi Ulang
Kemdiktisaintek Bekali 54 Pendidik SMA Unggul Garuda Jelang Tahun Ajaran Baru
Gerakan Penanaman Mangrove di Brebes Perkuat Perlindungan Pesisir dan Dukung Target Nasional
Menteri Lingkungan Hidup Pimpin Gerakan Brebes ASRI dan Penanaman Mangrove di Pantai Randusanga
Kasus Kekerasan Seksual Anak Gegerkan Ciparay Kabupaten Bandung,.Polisi Tetapkan Tiga Tersangka
Pengusulan STA Sebagai Pahlawan Nasional Wujud Ikhtiar Merawat Warisan Bahasa Menuju Indonesia Emas 2045
Kemenperin Perkuat Kebijakan Industri di Tengah Penurunan PMI Manufaktur Juni 2026
Pelantikan Tiga Pejabat Baru Lengkapi Jajaran Eselon I Kementerian Keuangan
Ólafur Arnalds Konsisten Kembangkan Musik Neo Klasik Melalui Komposisi dan Teknologi
Presiden Prabowo Tegaskan Peran Polri dalam Menjaga Keamanan dan Mendukung Program Nasional
Bimtek Rp963,6 Juta di DLH Kabupaten Bandung Tuai Sorotan, Publik Pertanyakan Urgensi Anggarannya
Disorot Soal Layanan Pengaduan dan Informasi, Dewan Pengawas Tirta Raharja Akui Kritik Publik Jadi Masukan
TPS3R Manggungharja Diduga Tak Berfungsi Maksimal, Sampah Berakhir Dibakar, Ini Kata Pengelola
Lebaran Yatim Kebersamaan dan Pelestarian Budaya di Kabupaten Bekasi
Sesmenpora Pimpin Upacara Harganas Ke-33 Ajak Perkuat Peran Keluarga untuk SDM Berkualitas