Ekraf dan Mahir Digital Hadirkan KURMA 2.0 Ajang Belajar Digital Marketing dan Kewirausahaan

Selasa, 10 Mar 2026 22:18
    Bagikan  
Ekraf dan Mahir Digital Hadirkan KURMA 2.0 Ajang Belajar Digital Marketing dan Kewirausahaan
Istimewa

Kementerian Ekraf dan Mahir Digital menyelenggarakan KURMA 2.0 pada 8 Maret 2026 di Jakarta, sebagai ajang pembelajaran dan silaturahmi bagi hampir 250 peserta industri kreatif digital.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kementerian Ekraf) bekerja sama dengan Mahir Digital menyelenggarakan Kuliah Ramadan Mahir Digital 2.0 (KURMA 2.0). Kegiatan ini berfungsi sebagai ruang pembelajaran dan sumber inspirasi bagi generasi muda untuk memanfaatkan peluang ekonomi serta melakukan inovasi di era teknologi.

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar menyatakan bahwa momen Ramadan menjadi kesempatan tepat untuk mengembangkan ilmu yang bermanfaat sekaligus berbagi kebaikan melalui edukasi dan literasi digital yang mendukung kenyamanan bersama.

“Indonesia memiliki pasar terbesar di Asia Tenggara dengan jumlah penduduk lebih dari 280 juta jiwa. Melalui platform Mahir Digital, pelaku ekonomi kreatif dapat menjangkau pasar global yang lebih luas. Oleh karena itu, penting untuk mengenal platform yang sesuai untuk mempelajari aset digital dan memahami karakter pasar yang dituju. KURMA 2.0 menunjukkan bahwa kolaborasi dan adaptasi dengan memanfaatkan teknologi dapat meningkatkan kapasitas diri pada bulan Ramadan,” ujar Wamen Ekraf Irene dalam paparannya di Menara 165, Cilandak, Jakarta.

Acara KURMA 2.0 berperan sebagai ajang silaturahmi dan diskusi yang menghadirkan hampir 250 profesional serta perwakilan komunitas dari industri kreatif dengan fokus pada pemasaran digital. Sebagian peserta sudah menjadi anggota Platform Mahir Digital yang memberikan bimbingan secara rutin, termasuk kelas offline, kelas online, konsultasi harian, serta kurikulum terstruktur yang terdiri dari 14 bab dan lebih dari 70 konten video pembelajaran. Materi pembelajaran mencakup topik pola pikir, riset produk, lalu lintas digital, persiapan iklan digital, serta berbagai materi bisnis digital lainnya.

Wamen Ekraf Irene menjelaskan bahwa Platform Mahir Digital sejalan dengan Program Gen Matic yang diinisiasi Kementerian Ekraf. Program tersebut merupakan program unggulan yang bertujuan meningkatkan kompetensi generasi muda dalam memanfaatkan peluang ekonomi digital sebagai affiliator dan kreator konten profesional melalui pelatihan berbasis industri kreatif.

“KURMA 2.0 berfokus pada penguatan literasi digital, pengembangan kewirausahaan digital, serta pemberdayaan komunitas melalui pemanfaatan teknologi. Ketiga aspek tersebut relevan dengan upaya membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif dan inovatif, sehingga membuka kesempatan luas di era digital,” tambah Wamen Ekraf Irene.

Wamen Ekraf Irene juga menyatakan bahwa generasi muda yang memahami teknologi dapat menghasilkan pendapatan dari rumah selama tetap produktif. Era digital tidak hanya bergantung pada lama waktu seseorang terlibat dalam bisnis, tetapi juga pada keyakinan untuk belajar dan beradaptasi dengan teknologi yang ada.

“Ketika seseorang mampu menciptakan aset digital, karya tersebut dapat dibeli berkali-kali oleh banyak orang dan berpotensi menghasilkan pendapatan pasif,” jelas Wamen Ekraf Irene.

Potensi kolaborasi antara Mahir Digital dan Program Gen Matic dapat dilakukan dalam bentuk pelatihan bersama, pendampingan bisnis, serta mentoring bagi peserta program. Dengan jaringan luas dan keahlian yang dimiliki, kolaborasi tersebut diharapkan menciptakan dampak yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

“Kuliah Ramadan Mahir Digital merupakan kelas offline khusus Mahir Digital di bulan Ramadan. Kegiatan ini berbeda karena terbuka untuk umum, tidak hanya bagi anggota. Dalam KURMA 2.0 tidak hanya dilakukan pembelajaran, tetapi juga menyelenggarakan buka puasa dan tarawih bersama bagi peserta dengan minat yang sama. Kegiatan ini menjadi tempat untuk belajar dari ahli serta praktisi bisnis dan pemasaran digital,” ujar Fahmi Auditya selaku Pendiri Mahir Digital.

Kuliah Ramadan Mahir Digital diharapkan tidak hanya menjadi acara formal, tetapi juga melahirkan komunitas yang terus berkembang dan saling mendukung dalam membangun usaha di era digital. Para peserta didorong untuk berani memulai, melakukan eksperimen, serta memanfaatkan momentum Ramadan untuk merenungkan tujuan hidup dan menciptakan karya yang berdampak bagi masyarakat.

“Keunggulan lain dari KURMA 2.0 tidak hanya memperoleh materi dan wawasan baru, tetapi juga mendapatkan semangat dari anggota Mahir Digital yang telah berhasil menghasilkan pendapatan ratusan juta rupiah selama belajar di platform tersebut. Bagi mereka yang baru ingin belajar pemasaran digital atau berjualan secara daring, ini adalah kesempatan tepat untuk mempelajari strategi keberhasilan dari praktisi dan ahli digital berpengalaman,” lanjut Fahmi Auditya.

Acara KURMA 2.0 semakin lengkap dengan rangkaian kegiatan yang bermanfaat, seperti sesi berbagi pengalaman yang membahas mentalitas bisnis, kekuatan pemasaran organik, serta penguatan keyakinan sebelum melakukan penjualan. Agenda lainnya juga menyediakan wawasan strategis untuk mendukung inovasi dan kolaborasi di bidang ekonomi digital.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kupang–Dili Perjalanan Darat Menembus Perbatasan Motaain dan Batugade
Dili 2026 Menata Perekonomian di Tengah Integrasi ASEAN
Hidangan Khas Malam Satu Suro dan Jejak Tradisi Tahun Baru Jawa
Malam Satu Suro 2026 Sejarah Penetapan Kalender Jawa, Makna Peringatan, dan Tradisi yang Masih Dilestarikan
Indonesia-Qatar Siapkan Peringatan 50 Tahun Hubungan Diplomatik
Garuda Muda U-12 dan U-14 Wakili Indonesia pada AFC Vietnam Hanoi International 2026
RSUD Majalaya Menggelar Review Standar Pelayanan Lama dan Sosialisasi Standar Pelayanan Baru Bedah Saraf
Kopaja dalam Lintasan Sejarah Transportasi Jakarta
Direktorat Kebudayaan UI Peringati Malam 1 Suro melalui Ritual Budaya dan Refleksi Diri
Kisruh PCMB SPMB 2026 di Jabar, Fortusis Minta Investigasi Menyeluruh dan Evaluasi Sistem
Tahun Baru Islam 1448 H Menteri Agama Dorong Penguatan Dialog dan Kepedulian Sosial
Menjaga Nyala di Balik Kedaton Transisi Kebudayaan Ternate di Tangan Sultan ke-49
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Peran Media Partner Dorong Keberhasilan Penyelenggaraan IMLF-4
Ananda Sukarlan Padukan Musik Portugal dan Tanah Airku untuk Film Dokumenter Rainha Boki Raja
PP TUNAS Mengatur Akses Digital Anak Demi Keamanan dan Pertumbuhan
Kisah Rainha Boki Raja Pemutaran Film dan Diskusi Sejarah di Galeri Nasional Indonesia
Lepas Bapenda Bedas Run, KDS Ajak Warga Tingkatkan Kepatuhan Pajak
PCMB SPMB Jabar 2026 Diumumkan, Sistem Dikeluhkan Eror dan Sulit Diakses
DMDI Tiongkok Usulkan Aksara Jawi untuk Ikon Kota Bukittinggi