3 Generasi Menjaga Warisan Kopi Bis Kota di Toko Jaya Saksi Sejarah Jakarta

Jumat, 26 Dec 2025 22:59
    Bagikan  
3 Generasi Menjaga Warisan Kopi Bis Kota di Toko Jaya Saksi Sejarah Jakarta
Istimewa

Di kawasan Jatinegara, Pintu Timur Pasar Mester Jakarta Timur, terdapat Toko Jaya kedai kopi legendaris sejak 1943 yang memproduksi kopi merek Bis Kota. Dioperasikan oleh 3 generasi.

NARASINETWORK.COM - Di balik keriuhan kawasan Jatinegara, terselip sebuah aroma yang seolah mampu menghentikan waktu di Pintu Timur Pasar Mester, Jakarta Timur. Wangi semerbak biji kopi sangrai yang memikat berasal dari Toko Jaya, sebuah kedai kopi legendaris yang menjadi saksi bisu denyut nadi kota Jakarta sejak tahun 1943.

Bagi para pencinta kopi sejati di Jakarta, merek ‘Bis Kota’ bukan sekadar nama yang biasa didengar, melainkan jaminan rasa yang konsisten melintasi zaman. Meskipun dunia kopi terus berkembang, cita rasa yang ditawarkan oleh Bis Kota tetap menjadi acuan bagi banyak orang.

Siauw Sumiati (75), perempuan paruh baya yang kini menjadi nakhoda generasi kedua Toko Jaya, mengisahkan bagaimana toko ini mampu bertahan selama lebih dari delapan dekade. Bersama sang anak yang merupakan generasi ketiga, Siauw dengan tekun menjaga warisan keluarga agar tidak lekang oleh waktu dan tetap mempertahankan ciri khasnya.

“Mungkin toko kopi ini salah satu yang terlama di kawasan ini. Sudah tiga generasi kami berjalan di sini, dan kami memutuskan untuk tidak membuka cabang di mana pun. Cuma satu toko, tepat di sini saja,” ujar Siauw dengan nada yang penuh bangga.

Kesetiaan pada satu titik lokasi ini justru menjadi magnet yang kuat bagi para pelanggan setia. Mereka datang dari berbagai penjuru Jakarta bahkan daerah sekitarnya, semata-mata untuk mendapatkan bungkus kertas cokelat ikonik yang bergambar bus kuno – ciri khas yang tak tertukar dari Kopi Bis Kota.

Hal yang paling mengagumkan dari Toko Jaya bukanlah dekorasi modern atau interior yang kekinian, melainkan deretan tiga mesin giling antik yang dibuat pada tahun 1943. Meski usianya sudah lebih dari delapan dekade, mesin-mesin ini tetap perkasa dan mampu menghaluskan biji kopi dengan kualitas yang konsisten. Bahkan, dalam waktu satu jam saja, mesin-mesin ini dapat menghaluskan ratusan kilo biji kopi tanpa masalah.

Toko Jaya menyediakan beragam pilihan biji kopi berkualitas yang didatangkan langsung dari daerah penghasil kopi terbaik di Indonesia, seperti Sumatra, Jawa Barat, hingga Sulawesi. Di sini juga tersedia Kopi WB, sebuah racikan rahasia khas Bis Kota yang sulit ditemukan di tempat lain dan menjadi favorit banyak pelanggan.

Soal harga, kopi Bis Kota masih memasang harga yang standar dan terjangkau oleh banyak kalangan. Untuk jenis Arabika, harganya berkisar pada Rp230.000 per kilogram, sementara jenis Robusta dibanderol sebesar Rp150.000 per kilogram.

Meski tren kedai kopi kekinian dengan konsep yang beragam menjamur di setiap sudut Jakarta, Toko Jaya tetap berdiri tegak dan tidak tergeser. Siauw mengaku bahwa omzet saat ini memang tidak menentu dan tidak sefantastis masa lalu, namun baginya, usaha ini lebih dari sekadar angka di atas kertas.

“Ya, pelanggan tetap berdatangan dengan antusiasme yang sama. Kami terus berjalan dan akan terus melayani dengan sepenuh hati,” pungkasnya dengan kata-kata yang sederhana namun penuh makna.

Di tengah dunia yang bergerak serba cepat dan selalu mengikuti tren baru, Kopi Bis Kota menjadi pengingat bahwa dedikasi yang tulus, kemasan kertas cokelat yang bersahaja, dan aroma kopi yang jujur dan otentik akan selalu memiliki tempat khusus di hati orang banyak.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses Ala Ketua DPRD Kabupaten Bandung Hj. Reni Rahayu Fauzi Bersama Konstituen
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026