Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Digelar Wali Kota Arifin Dorong Kolaborasi Pemkot dan BPS

Rabu, 24 Dec 2025 13:46
    Bagikan  
Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 Digelar Wali Kota Arifin Dorong Kolaborasi Pemkot dan BPS
Istimewa

Pada Selasa (23/12/2025) Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin menjadi pembicara dalam sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan BPS Kota Jakarta Pusat di kantornya, Jalan Dr. Wahidin, Pasar Baru.

NARASINETWORK.COM - Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, menjadi pembicara dalam kegiatan Sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Jakarta Pusat. Kegiatan ini berlangsung di Kantor BPS Kota Jakarta Pusat, Jalan Dr. Wahidin, Pasar Baru, Kecamatan Sawah Besar, pada hari Selasa kemarin (23/12/2025).

Kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kolaborasi antara Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat dan BPS dalam menyelenggarakan Sensus Ekonomi Kelima yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Kegiatan tersebut akan mengumpulkan data komprehensif mengenai perekonomian di wilayah Jakarta Pusat, mulai dari sektor rumah tangga hingga berbagai jenis usaha yang beroperasi di daerah tersebut.

Arifin menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 yang digagas oleh BPS. Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini akan melakukan rekrutmen tenaga surveyor yang akan langsung berinteraksi dengan masyarakat melalui metodologi pendataan yang telah ditetapkan secara resmi.

"Melalui program ini, penyebaran informasi dapat dilakukan kepada seluruh jajaran wilayah, mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, hingga tokoh masyarakat seperti pengurus RT dan RW agar terlibat aktif dalam proses pelaksanaan," kata Arifin.

"Saya berharap pada tahun 2026, seluruh pihak dapat mengantisipasi berbagai kendala yang mungkin muncul dan mencari solusi yang tepat, sehingga hasil sensus dapat dijamin validitasnya dan dapat dipertanggungjawabkan secara penuh," imbuhnya.

Arifin menambahkan bahwa data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi memiliki nilai penting bagi perencanaan pembangunan, namun aspek yang lebih utama adalah proses perolehan data tersebut. Data merupakan simbol, angka, dan fakta yang harus diperoleh dari sumber yang akurat dan dapat dipercaya.

"Responden diharapkan dapat menyampaikan informasi dengan kejujuran penuh. Jika informasi yang diberikan tidak jujur, maka data yang diterima tidak akan memiliki nilai valid dan hal ini akan menjadi masalah bagi seluruh proses analisis selanjutnya. Kunci keberhasilan terletak pada bagaimana petugas pendata dapat memasuki lingkungan masyarakat dan diterima dengan baik, sehingga informasi yang diberikan benar dan dapat diolah lebih lanjut untuk keperluan pembangunan," bebernya.

Sementara itu, di tempat yang sama, Kepala BPS Kota Jakarta Pusat, Undich Sadewo Sunu, mengungkapkan bahwa untuk wilayah Jakarta Pusat pada tahun 2025 saja telah dilakukan lebih dari 70 jenis survei ekonomi. Survei tersebut mencakup survei terhadap rumah tangga serta survei terhadap berbagai jenis usaha, dengan proporsi yang lebih banyak difokuskan pada responden yang merupakan pelaku usaha.

"Ini merupakan bagian dari upaya untuk mendukung Jakarta dalam rangka menjadi Kota Global. Peran strategis perekonomian Jakarta tidak hanya berdampak pada skala nasional, tetapi juga memiliki kontribusi yang penting dari sisi perspektif internasional," pungkasnya.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026
Pameran tunggal Ireng Halimun  “My Artistic Soul”, digelar di Koi Kemang, Jakarta, pada 11–31 Agustus 2026
Gempa M 7,7 Guncang NTT, 38 Orang Meninggal dan Lebih dari 2.000 Warga Mengungsi
Gathering Nasabah Adira Finance Cabang Madiun Pererat Silaturahmi dan Kedekatan dengan Nasabah
KUNTARI’s Mutu Beton: Unorthodox Sounds at Galeri Salihara
KUNTARI Presents Mutu Beton at Galeri Salihara as Part of SIPFest 2026
Dari 10 Kata Siswa SMP Daarul Ma’arif Semper Timur Belajar Menulis Puisi
Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya