13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional

Selasa, 3 Feb 2026 20:58
    Bagikan  
13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional
Istimewa

Kementerian Komunikasi dan Digital akan terbitkan 13 seri prangko tahun 2026 sebagai rekam jejak bangsa. Tema meliputi budaya, sejarah, kerjasama internasional, dan peristiwa kebangsaan.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Komunikasi dan Digital akan menerbitkan 13 seri prangko sepanjang tahun 2026. Penerbitan ini menjadi bagian dari upaya negara untuk menjaga ingatan kolektif bangsa melalui media prangko.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan posisi prangko sebagai rekam jejak bangsa. “Prangko kami tempatkan sebagai bagian dari upaya merawat cerita Indonesia tentang budaya, sejarah, dan jati diri bangsa. Prangko juga merupakan rekam jejak dari perjalanan bangsa yang terus harus kita jaga bersama,” kata Meutya Hafid di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital, Jakarta Pusat, Senin (2/2/2026).

Ia menjelaskan, seluruh penerbitan prangko tahun 2026 disusun sebagai satu rangkaian narasi tentang Indonesia. Setiap seri yang diterbitkan diharapkan dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai berbagai aspek kehidupan bangsa.

“Melalui katalog Prangko 2026, kami menghadirkan rangkaian penerbitan Prangko yang mencerminkan kekayaan Indonesia, mulai dari warisan budaya dan keragaman hayati hingga peristiwa kebangsaan dan kerjasama internasional,” ujarnya.

E-katalog Prangko 2026 yang disiapkan Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital memuat 13 seri dengan tema yang beragam. Di antaranya adalah Seri Tahun Kuda Api, Seri Wayang Pandawa Lima, Seri Buah Buahan, Seri Artefak dan Bangunan Bersejarah Kota Palembang, Seri Anak Indonesia Hebat, serta Seri Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia masa jabatan 2024 sampai 2029.

Penerbitan tahun ini juga mencakup prangko kerja sama bilateral antara Indonesia dan Uruguay. Selain itu, terdapat pula seri yang mengabadikan partisipasi Indonesia dalam berbagai pameran filateli internasional, seperti BOSTON 2026, MACAO 2026, BANDUNG 2026, dan PHILATAIPEI 2026. Setiap pameran tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan sejarah Indonesia kepada khalayak internasional.

Di tengah arus perubahan yang terjadi di era digital, Meutya Hafid menilai bahwa prangko tetap relevan bagi seluruh lapisan generasi. Keberadaan prangko tidak tergeser oleh perkembangan teknologi, melainkan justru mampu menyesuaikan diri dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Prangko tetap memiliki peran sebagai penghubung antargenerasi dan sebagai pengingat akan identitas bangsa,” tegasnya.

Perhatian terhadap penerbitan prangko tahun 2026 menunjukkan komitmen pemerintah untuk melestarikan nilai-nilai kebangsaan. Melalui setiap desain dan tema yang dipilih, prangko diharapkan dapat menjadi media yang efektif untuk menyampaikan cerita Indonesia kepada generasi sekarang dan mendatang. Selain itu, penerbitan prangko juga diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat terhadap dunia filateli serta memperkuat peran prangko sebagai bagian dari warisan budaya bangsa.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kemenpar dan Delegasi APN Aljazair Bahas Kolaborasi Pariwisata Tingkatkan Hubungan Bilateral
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Kunjungi Kemenko Perekonomian Pelajari Kebijakan Ekonomi Nasional
Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Investor Jaga Stabilitas Sektor Keuangan
Kementerian PKP Gelar Forum Integritas Jaga Integritas untuk Program Perumahan Nasional
13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional
Rajut dengan Motif Tradisional "New Style" untuk Semua Musim
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pemerintah Pusat Daerah dalam Gerakan "Indonesia Asri"
Banana Tart Klasik Camilan Manis yang Mudah Dibuat Sendiri
Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'
Bulan Sya’ban Peristiwa Penting dan Tradisi yang Membentuk Kehidupan Beragama
Menghidupkan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban Momentum Istimewa di Bulan Sya’ban Tahun 2026
Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Presiden Prabowo Resmikan Dewan Energi Nasional Struktur Keanggotaan untuk Perumusan Kebijakan Energi
Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Embassy Empowers Young Representatives for CMUNCE 2026
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK