Indonesia dan Uni Eropa Bahas Peluang Ekspor di Pasar Eropa

Minggu, 16 Nov 2025 00:23
    Bagikan  
Indonesia dan Uni Eropa Bahas Peluang Ekspor di Pasar Eropa
Istimewa

Kementerian Luar Negeri RI dan KADIN Indonesia mengadakan diskusi strategis mengenai Indonesia-EU CEPA untuk meningkatkan ekspor Indonesia ke Eropa.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI menggandeng Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menggelar Diskusi Strategis bertajuk "Unlocking Opportunities: Indonesia-EU CEPA and the Future of Indonesian Exports to Europe".

Acara di Ruang Nusantara, Kemlu RI ini, menjadi wadah penting mempererat dialog pemerintah dan sektor bisnis. Kerjasama erat antara pemerintah, industri, dan masyarakat jadi kunci sukses implementasi Indonesia–EU CEPA serta optimalisasi ekspor Indonesia ke Eropa.

Forum dibuka oleh Menteri Luar Negeri RI dan Wakil Ketua Umum Hubungan Internasional KADIN Indonesia. Hadir pula Plt. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kemlu RI, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia dan Brunei Darussalam, para Duta Besar negara Eropa di Jakarta, serta perwakilan asosiasi industri unggulan dan pelaku bisnis ekspor.

Menteri Luar Negeri RI, Sugiono, lewat pesan video, menyatakan Indonesia-EU CEPA menunjukkan posisi strategis Indonesia dalam ekonomi global abad ke-21, mencerminkan kepercayaan diri, keterlibatan aktif, serta komitmen pada kemakmuran inklusif dan berkelanjutan.

“Sebagai mitra setara, Indonesia berkomitmen bekerja sama dengan Uni Eropa menegakkan ekonomi yang terbuka, adil, inklusif, dan berlandaskan aturan,” kata Menlu Sugiono.

Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Internasional KADIN Indonesia, Bernadino Vega, menyampaikan, “Indonesia dan Eropa harus mempererat kemitraan berbasis trust, dengan semangat kolaborasi dan thinking outside the box.” KADIN Indonesia siap mendukung penguatan kehadiran produk Indonesia di Eropa.

Plt. Direktur Jenderal Amerika dan Eropa menjelaskan bahwa Indonesia-EU CEPA bukan hanya instrumen dagang, melainkan kemitraan yang memperkuat ketahanan rantai pasok, transisi hijau, dan konektivitas. CEPA ini memberi manfaat bagi Indonesia dalam memperluas pasar ekspor, dan bagi Uni Eropa dalam membuka akses ke pasar Asia Tenggara dengan lebih dari 280 juta konsumen.

Sesi diskusi melibatkan partisipasi aktif asosiasi industri yang menyampaikan aspirasi, kesiapan, serta tantangan memasuki pasar Eropa. Wakil Ketua Umum Bidang Perdagangan dan Perjanjian Luar Negeri KADIN Indonesia, Pahala Mansury, menutup diskusi dengan menekankan pentingnya Indonesia-EU CEPA agar Indonesia terus menjadi bagian dari rantai pasok Uni Eropa, terutama dalam kerangka green economy.

Pemerintah Indonesia menargetkan penandatanganan Indonesia-EU CEPA pada semester pertama 2026, dengan implementasi mulai Januari 2027. Pemerintah berharap proses ratifikasi lancar di kedua pihak, sehingga manfaat CEPA segera dirasakan dunia usaha.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Premier League Rilis Lini Masa Musim Baru Pascapiala Dunia 2026
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Hilirisasi Inovasi Sains Dukung Program MBG Berkelanjutan di Semarang
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke