Yokosuka Naval Base Jadi Simbol Kerja Sama Indonesia-Jepang dalam Menjaga Stabilitas Indo-Pasifik

Rabu, 19 Nov 2025 14:08
    Bagikan  
Yokosuka Naval Base Jadi Simbol Kerja Sama Indonesia-Jepang dalam Menjaga Stabilitas Indo-Pasifik
Istimewa

Menhan Sjafrie mengunjungi Yokosuka Naval Base di Jepang, memperkuat komitmen Indonesia dan Jepang dalam menjaga keamanan maritim dan stabilitas Indo-Pasifik.

NARASINETWORK.COM - Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Yokosuka Naval Base, pangkalan strategis Japan Maritime Self-Defense Force (JMSDF), pada Senin (17/11/2025). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian Pertemuan 2+2 Menhan–Menlu Indonesia–Jepang.

Selama di Yokosuka Naval Base, Menhan RI, didampingi pejabat senior Kementerian Pertahanan Jepang, meninjau kapal perang FFM Kumano (Mogami-class) yang memiliki kemampuan multi-misi, teknologi siluman, serta kemampuan peperangan di berbagai permukaan.

Menhan Sjafrie mengapresiasi perkembangan teknologi maritim Jepang dan membuka peluang penguatan interoperabilitas TNI AL – JMSDF, termasuk pertukaran informasi dan latihan gabungan, peningkatan maritime domain awareness (MDA), serta eksplorasi kerja sama industri pertahanan di bidang kapal permukaan dan sistem persenjataan modern.

Menhan Sjafrie juga mengunjungi kapal selam JS Jingei, generasi terbaru penerus Sōryū-class yang memiliki kinerja senyap dan efisiensi energi tinggi. Selanjutnya, Menhan meninjau Destroyer DD-151 Asagiri, kapal perusak serbaguna JMSDF dengan kapabilitas peperangan anti-kapal selam, anti-kapal permukaan, serta pertahanan udara.

Dalam dialog dengan pejabat senior Kementerian Pertahanan Jepang, Menhan RI menegaskan komitmen Indonesia dan Jepang untuk menjaga Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, damai, dan stabil, sesuai hukum internasional termasuk UNCLOS 1982.

“Indonesia memandang Jepang sebagai mitra strategis dalam memperkuat keamanan maritim regional. Kunjungan ke Yokosuka Naval Base hari ini mencerminkan komitmen bersama untuk membangun stabilitas Indo-Pasifik melalui kolaborasi konkret, interoperabilitas, dan peningkatan kapabilitas pertahanan kedua negara,” ujar Menhan Sjafrie.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Premier League Rilis Lini Masa Musim Baru Pascapiala Dunia 2026
Komunitas Salihara Gelar Pameran ke-18 Goenawan Mohamad Teks, Gambar, Kitab
Sederet Teror Pocong yang Bikin Heboh Warga Masyarakat Indonesia, Apa Maksudnya?
Cetak Rekor Tiga Kali Beruntun Persib Bandung Raih Gelar Juara Hattrick Liga Nasional
Persib Juara Liga Ribuan Pendukung Padati Kawasan Tugu Kujang Bogor Hingga Jalur Penghubung
Mengatur Posisi dan Jenis Bantal Mencegah Cedera Tulang Belakang Saat Tidur
Pengalaman Magang Human Resources Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya di Perusahaan Nasional
Pemerintah Siapkan Stimulus Fiskal dan Pajak Impor Guna Redam Pelemahan Kurs Rupiah
Satupena dan Polda Sumbar Bersama Jaga Alam Lewat Penanaman Pohon IMLF-4
Hutan Tarik dan Kepemimpinan Adipati Pertama Tuban "Ronggolawe"
Pelayanan RSUD Majalaya Tuai Apresiasi dari Keluarga hingga Pasien, Begini Katanya
Monumen Makam Mayor Jenderal Johan Jacob Perie di Batavia
Hilirisasi Inovasi Sains Dukung Program MBG Berkelanjutan di Semarang
Menilik Kemewahan dan Fasilitas Bisnis Premium di Vasa Hotel Surabaya
Mahkamah Konstitusi Tolak Uji Materi Jakarta Tetap Sah Jadi Ibu Kota Negara
Orbit Bulan Perlahan Menjauh Kecepatan Rotasi Bumi Terdeteksi Melambat
Pasar Elektronik China Mengetat Samsung Resmi Tarik Lini Produk Rumah Tangga
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Destinasi Makan Siang Pengisi Tenaga di Sisi Jalur Rel
POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 251 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke