Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya

Jumat, 15 May 2026 00:00
    Bagikan  
Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya
Dok. Mahasiswa Universitas Brawijaya

Mengasah Kompetensi Psikologi di Akademi Militer:  Pengalaman Magang Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya

NARASINETWORK.COM - Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya, Ferlya Wahyu Hartanta, telah menyelesaikan kegiatan magang di Satuan Psikologi Akademi Militer selama kurang lebih tiga bulan, terhitung sejak 2 Februari hingga 11 Mei 2026. Kegiatan ini menjadi bentuk implementasi pembelajaran berbasis praktik yang memberikan pengalaman langsung di lingkungan kerja profesional, khususnya dalam bidang asesmen psikologi.

Pada tahap awal, kegiatan magang diawali dengan proses adaptasi terhadap lingkungan kerja di Akademi Militer. Mahasiswa melakukan observasi terhadap sistem kerja, memahami alur pelaksanaan psikotes, serta mempelajari berbagai alat tes psikologi yang digunakan, seperti IST, CFIT, FRT, Pauli, DAM, hingga SSCT. Selain itu, mahasiswa mulai terlibat dalam kegiatan skoring hasil tes serta memahami prosedur teknis dalam pelaksanaan asesmen psikologi.

Seiring berjalannya waktu, mahasiswa menunjukkan peningkatan keterlibatan dalam kegiatan praktik. Tidak hanya mengamati, mahasiswa mulai berperan aktif dalam pelaksanaan psikotes dengan memberikan instruksi kepada peserta secara langsung. Beberapa alat tes yang diinstruksikan antara lain FRT, IST, DAM, hingga tes Mengarang. Pengalaman ini menjadi sarana penting dalam melatih keterampilan komunikasi, ketelitian, serta kemampuan menyampaikan instruksi secara sistematis.

Mahasiswa juga berperan dalam proses administrasi dan pengolahan data hasil psikotes. Kegiatan yang dilakukan meliputi penginputan data, penjilidan berkas, pemberian kode hasil tes, serta penyusunan laporan. Hal ini memberikan pemahaman menyeluruh mengenai pentingnya akurasi dan ketelitian dalam pengelolaan data psikologi sebagai dasar pengambilan keputusan.

Dalam mendukung tugas akademik, mahasiswa melakukan analisis organisasi melalui penyebaran kuesioner dan wawancara kepada pekerja di lingkungan Akademi Militer. Kegiatan ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan di lingkungan kerja serta merancang intervensi yang relevan, khususnya dalam konteks Psikologi Industri dan Organisasi (PIO).

Tidak hanya berfokus pada kegiatan di dalam ruangan, mahasiswa juga terlibat dalam kegiatan psikologi lapangan yang bekerja sama dengan pihak eksternal. Dalam kegiatan ini, mahasiswa berperan sebagai fasilitator dan person in charge (PIC) dalam beberapa pos kegiatan, seperti permainan“Jumping Ball” dan “Spider Web”. Selain itu, mahasiswa melakukan observasi terhadap dinamika kelompok, termasuk mengidentifikasi peserta yang aktif maupun pasif dalam kegiatan.

Pengalaman magang juga diperkaya dengan keterlibatan dalam berbagai kegiatan non-teknis yang menjadi bagian dari budaya kerja di lingkungan militer, seperti kegiatan korve (kerja bakti), olahraga bersama, serta persiapan kegiatan institusional. Kegiatan tersebut memberikan pembelajaran mengenai kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya kerja sama tim dalam lingkungan kerja yang terstruktur.

Selama proses magang, mahasiswa secara rutin melakukan bimbingan dengan dosen pembimbing dan supervisor lapangan guna memastikan kegiatan yang dilakukan tetap selaras dengan tujuan pembelajaran akademik. Proses ini juga menjadi sarana refleksi dalam mengembangkan kompetensi diri secara berkelanjutan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan magang, mahasiswa melaksanakan laporan akhir kepada pihak Akademi Militer pada 11 Mei 2026, yang dilanjutkan dengan penyerahan kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi atas kesempatan, bimbingan, dan pengalaman yang telah diberikan selama masa magang.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh keterampilan teknis dalam bidang asesmen psikologi, tetapi juga mengembangkan soft skills seperti komunikasi, adaptasi, manajemen waktu, serta profesionalisme dalam bekerja. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja yang kompeten dan berintegritas.

Universitas Brawijaya melalui program magang ini terus berkomitmen untuk menjembatani mahasiswa dengan dunia profesional, sehingga mampu mencetak lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkontribusi secara nyata di masyarakat.

Kontak Penulis:
Ferlya Wahyu Hartanta
Mahasiswa Psikologi Universitas Brawijaya

[email protected]

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Rizki Fauzi Terpilih Secara Aklamasi Pimpin KNPI Kecamatan Ciparay
LIPSUS; Tower BTS Sudah Berdiri, Pemilik Lahan Terdampak Mengaku Tak Pernah Memberi Persetujuan
Rumah Aspirasi H. Asep Romy Romaya Resmi Dibuka, Cak Imin dan Bupati Bandung Hadir, Warga Nikmati Layanan
Situasi Musyawarah Kecamatan (Muscam) KNPI Kecamatan Ciparay berlangsung cukup panas
Geger! Mayat Perempuan Bertato Ditemukan Telanjang di Sungai Pacet, Polisi Masih Selidiki Identitas Korban
KNPI Baleendah Diharapkan Jadi Rumah Besar Pemuda, Camat Tekankan Kolaborasi
Rizki Haerul Fadli, Nahkodai Ketua PK KNPI Baleendah, Begini Katanya
Kapolda Sumbar Apresiasi Keberhasilan IMLF‑4 dan Dukung Perluasan Gerakan Literasi ke Seluruh Wilayah
Budi Santoso Pimpin PSAI Kabupaten Bogor dalam Pembinaan Atlet dan Persiapan Piala Kemenpora 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Rakor SPPG Ciparay Perkuat Sinergi, Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Masih Bingung Mau Lanjut Sekolah ke Mana? SMK Wirakarya 2 Ciparay Bisa Jadi Pilihan
Camat Ciparay Monitoring dan Evaluasi SPPG Se Kecamatan Ciparay, Ini Penjelasan nya
Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk