"UNiTE to End Digital Violence" Kedutaan Australia Memperingati 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan

Kamis, 11 Dec 2025 12:18
    Bagikan  
"UNiTE to End Digital Violence" Kedutaan Australia Memperingati 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan
Nana Wiyono

Kedutaan Besar Australia menggelar acara memperingati 16 Hari Aktivisme Melawan Kekerasan terhadap Perempuan dengan tema “UNiTE to End Digital Violence against All Women and Girls”.

NARASINETWORK.COM - Kedutaan Besar Australia di Jakarta menggelar acara untuk memperingati 16 Hari Aktivisme Melawan Kekerasan terhadap Perempuan, yang bertema “UNiTE to End Digital Violence against All Women and Girls”pada rabu krmarin (10/12/2025).

Acara ini bertujuan untuk menyoroti masalah pelecehan daring yang dialami perempuan dan anak perempuan, serta memperkuat komitmen untuk menciptakan ruang yang aman baik secara luring maupun daring.

Selama acara, dilakukan pemutaran film pendek FOTOME yang diproduksi oleh UN Women. Film tersebut mengisahkan pengalaman dua perempuan muda yang menghadapi pelecehan daring, memberikan gambaran nyata tentang dampak kekerasan digital pada kehidupan individu.

Pemutaran film diikuti oleh diskusi panel yang diisi oleh para ahli yang juga merupakan alumni Australia yang membanggakan, antara lain sineas Vera Isnaini, Budhis Utami dari INSTITUT KAPAL Perempuan, dan Wahyu Susilo dari Migrant Care. Para pembicara berbagi wawasan mendalam tentang bentuk-bentuk kekerasan digital, tantangan dalam penanganannya, serta upaya yang dapat dilakukan untuk mencegahnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai lembaga, termasuk badan-badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), kedutaan besar lain, organisasi masyarakat sipil, dan program-program Departemen Luar Negeri dan Perdagangan Australia (DFAT). Acara ini menegaskan kembali komitmen Australia untuk mengakhiri kekerasan berbasis gender secara menyeluruh dan memastikan bahwa perempuan dan anak perempuan dapat hidup dengan aman dan terhormati di mana pun.

Kedutaan Besar Australia menyampaikan terima kasih kepada semua peserta yang bergabung dalam acara tersebut, menekankan bahwa kerja sama bersama adalah kunci untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan bebas dari kekerasan bagi semua perempuan dan anak perempuan.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Insomnia Mengapa Sulit Tidur dan Bagaimana Mengatasinya?
Museum Sastra Indonesia Resmi Beroperasi di Aia Angek Kegiatan Literasi Hadirkan Pelajar dan Sastrawan
Singapore Art Week 2026 Hadirkan Tokoh Internasional Program Seni Beragam
Kelme Asal Spanyol Jadi Mitra Apparel Timnas Indonesia dan Timnas Futsal
Australia Highlights New Colombo Plan on International Day of Education Focus on Asia Capability
Tanpa Ekspektasi Juara Alvin Nomleni dari NTT Sukses Bawa Pulang Medali Emas ASEAN Para Games
PAUD Sebagai Pondasi Pembentukan Karakter Anak Himpaudi Jakarta Pusat Gelar Rakerda Ke-II Tahun 2026
Kali Krukut Belum Diturap Tanggul Jebol Bikin Genangan
Banjir Kota Tangerang Gubernur Banten Pantau Lapangan Pemkot Siapkan Bantuan dan Posko Kesehatan
Penghargaan Sastra BRICS Pertama Anugerahkan Kepada Perwakilan Indonesia dan Mesir
ICONNET Berikan Diskon 75 Persen Untuk Pelanggan Terdampak Bencana Sumatera
Program ILLA 2026 Angkatan Pertama Promosi Bahasa dan Budaya Indonesia ke Australia
Emisi Gas Rumah Kaca Dampak pada Ekosistem Laut dan Lonjakan Kerugian Ekonomi Global
Kendaraan Listrik di Indonesia Tren Pertumbuhan dan Tantangan Pasca Insentif Tahun 2026
KUHAP Baru Berlaku 2026, Aparat Dilarang Ekspos Wajah Tersangka ke Publik
Indonesia-UK Agreements Signed as President Prabowo Completes Official Visit
Wali Kota Jakarta Utara Hadiri Pengangkatan Wakapolres Baru AKBP Rohman Yonky Dilatha
PWI Pusat Gelar Kemah Budaya di Kawasan Adat Baduy untuk HPN 2026 Rumah Baca Ceria Bekasi Ikut Berpartisipasi
Sirkuit Motocross Selapajang Kota Tangerang Siap Beroperasi Dua Kejuaraan Nasional Akan Digelar Tahun 2026
10 Pojok Literasi Masyarakat Akan Dibangun di Kota Tangerang Tahun 2026 Pemkot Fokus Perluas Akses Literasi