Yayasan Seni Budaya Gema Patriot (YSB-GP) Sejarah dan Perkembangan Kesenian di Jakarta Pusat

Minggu, 15 Mar 2026 05:22
    Bagikan  
Yayasan Seni Budaya Gema Patriot (YSB-GP) Sejarah dan Perkembangan Kesenian di Jakarta Pusat
Istimewa

Yayasan Seni Budaya Gema Patriot (YSB-GP) berdiri pada 19 Desember 1969 dan menjadi bagian penting dalam sejarah teater remaja Jakarta Pusat.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Yayasan Seni Budaya Gema Patriot (YSB-GP) masuk dalam catatan sejarah teater remaja di Jakarta sebagai salah satu lembaga yang mewakili semangat patriotisme dan perkembangan seni peran di Jakarta Pusat. Yayasan ini resmi berdiri pada (19/12/1969).

YSB-GP mengelola delapan Cabang Kesenian yang berbeda, masing-masing berfokus pada pengembangan bentuk seni tertentu. Cabang Kesenian tersebut adalah :

1. Seni Teater (dengan nama kelompok Teater Patria)

2. Seni Tari

3. Angklung

4. Kolintang

5. Vokal Group (dengan nama Uro-uro)

6. Paduan Suara (dengan nama Pasupati)

7. Seni Lukis

8. Puisi, Sastra, penulisan buku, penulisan naskah teater dan Jurnalistik

Pada Jumat (13/3/2026), acara bertajuk "Aku Berlari-Lari Kecil Menuju-Mu" diadakan di kawasan sekitar Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini Jakarta Pusat. Acara tersebut menghadirkan berbagai narasumber, termasuk ustadz, penyair, dan deklamator merah putih yang membawakan karya-karya dengan tema kebangsaan. Dalam suasana acara yang hangat, penulis berkesempatan bertemu dengan dua tokoh yang pernah aktif dalam yayasan pada masa lalu, Sri Nuntari Farida dan Erbia Cholifah.

Sri Nuntari Farida saat ini tetap aktif dalam kegiatan pelestarian budaya melalui seni angklung. Bersama Erbia Cholifah, keduanya berbagi informasi tentang pengalaman mereka selama menjadi bagian dari YSB-GP. Mereka mengingat masa ketika aktif dalam kelompok Teater Assemble Gema Patriot, yang merupakan bagian dari Cabang Kesenian Seni Teater yayasan.

Kedua perempuan tersebut menceritakan berbagai kegiatan yang pernah mereka lakukan, termasuk serangkaian pertunjukan teater yang dilakukan di berbagai lokasi. Kegiatan tersebut berlangsung selama puluhan tahun silam dan menjadi bagian penting dalam perkembangan teater remaja di Jakarta Pusat. Acara pertemuan ini menjadi kesempatan untuk mengingat kembali periode sejarah yang pernah diisi dengan kegiatan seni yang mengedepankan semangat cinta tanah air.

Yayasan Seni Budaya Gema Patriot awalnya memiliki sanggar di Jalan Salemba Raya No 73 Jakarta Pusat. Lokasi tersebut digunakan hingga tahun 1983. Setelah itu, yayasan berpindah dan kini berlokasi di Jalan Salemba Tengah 3 Baru No. C.142.A, Jakarta Pusat.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Terobosan Baru Susi Pudjiastuti, Ambil Alih Warga Terlilit Pinjol jadi Nasabah Bank BJB
BREAKING NEWS "Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur"
Geger! Seorang Pria di Jelekong Kabupaten Bandung Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terbakar Api Cemburu
Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay
Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026
Sketsa Gaya 'Gaya Skater Santai dan Nyaman' Vol.3
Industri Makanan dan Minuman Pertahankan Produksi Pemerintah Dorong Inovasi Kemasan Alternatif
Satpol PP Kabupaten Bandung dan Sejumlah Pihak Tertibkan Bangli Di Wilayah Margahayu
DPP Partai Cinta Negeri Deklarasikan Samsuri sebagai Calon Presiden RI 2029
Sketsa Gaya 'Distinguished Look Elegan Sesuai Usia' Vol.2
Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas Nasional Pemerintah
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian