NARASINETWORK.COM - BOGOR, Pergelaran seni bertajuk Tribute to Tongkonan Toraya digelar pada Minggu (15/3/2026) di Nyawang Alas Restaurant, Puncak, Jawa Barat. Kegiatan ini menghadirkan pertunjukan tari, musik tradisi, sastra, dan live painting, sekaligus berperan sebagai pengenalan awal untuk The 4th Toraja in Art and Culture Festival yang akan diselenggarakan 28-29 April 2026 di Amphitheater Buntu Sarira, Tana Toraja, Sulawesi Selatan.
Festival pada bulan April mendatang dirancang untuk merayakan Hari Tari Dunia, dengan tujuan memperkenalkan budaya Toraja serta menghubungkan budaya lokal dengan skala nasional.
Pertunjukan kolaboratif ini melibatkan pelaku seni dari berbagai etnis dan genre seni, dengan fokus pada tari atau gellu dalam bahasa Toraja. Hesti Nona Pala’langan menjelaskan bahwa tongkonan merupakan representasi dari berbagai produk kearifan lokal suku Toraja.
Nyawang Alas Kopi & Ingkung merupakan restoran lokal dengan cita rasa khas Jawa, khususnya tradisi Bantul-Yogyakarta. Uniknya, arsitektur tempat ini menyertakan bangunan tongkonan Toraja. Lokasi restoran mudah dijangkau karena berada di sisi jalan raya Puncak, sebelah Kopi Nako Cibogo Puncak.
Selain menyajikan makanan, restoran juga menawarkan beragam kopi dan minuman non-kopi seperti teh serta wedang. Harga yang ditawarkan terjangkau dan rasa makanan serta minuman yang disajikan berkualitas.
Acara yang dimulai pukul 14.30 WIB di Nyawang Alas Mega Mendung, Bogor, menghadirkan rangkaian kegiatan meliputi tari kontemporer oleh Hesti Nona Pala'langan yang dikolaborasikan dengan live painting oleh Rotua Magdalena dan Dhany Swara, musik tradisional Sunda dari Layung Jagat, tari topeng Klana Priangan oleh Galaxi Production, workshop tari Pa'gellu Tua beserta penampilan hasilnya, pembacaan puisi oleh Erna Winarsih Wiyono dan Rachmayanti, narasi budaya, buka bersama, serta diskusi budaya.
Kegiatan ini digagas oleh komunitas Gellu Toraya, Seba, Saung Jurasep, serta komunitas lain seperti Layang Jagad, Rumah Galeri Cinta Damai, dan Studio Lukis Daun. Acara yang berlangsung meriah juga menyuarakan kepedulian terkait penghancuran beberapa tongkonan di Toraja baru-baru ini.
