Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara

Jumat, 27 Mar 2026 13:24
    Bagikan  
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Sastri Bakry

Sastri Bakry Ketua IMLF dan Moh Nurzen (Inyiak Wali) Penanggung jawab Festival Randai IMLF-4.

NARASINETWORK.COM - PADANG, Festival Literasi Internasional Minangkabau (IMLF) ke-4 akan digelar di Bukittinggi, Sumatera Barat, pada 3 hingga 7 Juni 2026. Acara ini akan menyelenggarakan Festival Randai Luhak Nan Tigo sekaligus pertunjukan bagi kelompok randai dari sekolah menengah atas, sekolah menengah pertama, dan nagari. Kegiatan ini dirancang untuk melestarikan seni randai dan memberikan kesempatan bagi seniman untuk tampil di hadapan delegasi dari berbagai negara.

Ketua IMLF-4, Sastri Bakry, memberikan keterangan kepada wartawan pada Jumat (27/3/2026) di Padang. Ia menjelaskan bahwa setelah tiga kali penyelenggaraan sebelumnya, tahun ini menjadi kali pertama festival randai diadakan dalam rangkaian IMLF. Sastri Bakry adalah penerima Anugerah Pelestari Budaya Nusantara yang diberikan di Melaka, Malaysia, pada Oktober 2023. “Festival Randai diharapkan menjadi daya tarik bagi delegasi untuk menyaksikan kesenian tradisional Minang yang disesuaikan dengan zaman,” ujarnya.

Penanggungjawab Festival Randai IMLF-4 dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadang adalah Moh. Nurzen, yang akrab disapa Inyiak Wali. Ia mengungkapkan bahwa festival berfokus pada kategori kontemporer dengan batasan usia peserta mulai 15 tahun. Peserta berasal dari sekolah menengah atas, sekolah menengah kejuruan, atau kelompok masyarakat dari nagari di wilayah Luhak Nan Tigo. Setiap grup harus terdiri dari 5 hingga 15 orang.

“Pertunjukan berlangsung 10 hingga 15 menit dengan pilihan tema cerita bebas yang disesuaikan dengan unsur kontemporer. Kostum harus asli dan sesuai tema. Musik dapat menggunakan alat musik tradisional Minangkabau beserta dendang, atau musik kontemporer yang sesuai konsep. Naskah harus diajukan paling lambat 30 April 2026 untuk proses seleksi,” jelas Moh. Nurzen.

Ia menambahkan bahwa semua peserta wajib mematuhi peraturan yang telah ditetapkan. Keputusan juri bersifat final dan mengikat semua pihak. Pendaftaran dilakukan secara daring dengan biaya sebesar Rp 200.000 per grup.

Hadiah disiapkan untuk tiga peringkat terbaik. Pemenang peringkat pertama menerima uang tunai Rp 3 juta, trofi, souvenir, dan sertifikat. Peringkat kedua mendapatkan uang tunai Rp 2 juta, trofi, dan sertifikat. Peringkat ketiga memperoleh uang tunai Rp 1 juta, trofi, dan sertifikat.

“Tautan pendaftaran dapat diakses melalui bit.ly/PendaftaranFestivalRandai4. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Nurzen di nomor 085264165979 atau Awa di nomor 081585844636,” pungkas Moh. Nurzen.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Nahas! Wisatawan Asal Baleendah, Terseret Ombak Pantai Cilame Garut
Antara Target dan Realita: Ketua Komisi D Cecep Suhendar Beberkan Masalah Ketenagakerjaan
Aplikasi Be My Eyes Fasilitasi Bantuan Visual Bagi Penyandang Gangguan Penglihatan Lewat Jaringan Relawan
Tak Mengindahkan Informasi Publik, UPT PJU Kabupaten Bandung Malah Bungkam dan Tutup Mata
Dongeng Anak Narasinetwork "Matahari dari Eragama"
SD Negeri Wobarek Distrik Kurulu Bukti Nyata Semangat Belajar di Papua Pegunungan
The Orient Jakarta Hadirkan Nuansa Tradisional di Jantung Bisnis Sudirman
Ekspansi Alaya Hotels dan Resorts Melalui Unit Hunian Eksklusif di Ubud
Tarya Witarsa: Sampah Tak Pernah Selesai, Antara Teknologi, Kebiasaan, dan Kesadaran
Pariwisata Jadi Harapan PAD, Komisi B Perkuat Fungsi Pengawasan
Green School Bali Terapkan Sistem Energi Terbarukan dan Kurikulum Ekologi Mandiri
Rahasia Masak Ketupat Empuk dan Tidak Cepat Basi