Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara

Selasa, 12 May 2026 02:05
    Bagikan  
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara
Nana Wiyono

Di balik kokohnya punggung kuda, tersimpan pelajaran berharga tentang cara melepas ketakutan, mengambil alih kendali hidup, dan menemukan kekuatan dalam keselarasan batin.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Saat pertama kali berhadapan, hal yang paling membekas adalah tatapan matanya. Sepasang mata itu menatap lurus ke arah saya, seolah telah saling mengenal jauh sebelum hari itu. Tidak ada rasa asing atau canggung yang muncul, padahal ini adalah kali pertama kami bertemu secara nyata.

"Saya tidak mampu memiliki kuda sendiri, namun kesempatan itu datang melalui paket pelatihan berkuda yang mempertemukan saya dengan Yard pada Mei 2026. Saat kami dipasangkan, tatapan matanya terasa begitu akrab meskipun itu adalah pertemuan pertama kami secara nyata.

Ada getaran energi yang muncul seolah kami pernah saling mengenal di masa lampau. Segala rasa tidak percaya diri yang selama ini saya rasakan seketika luruh saat duduk di atas punggungnya yang kokoh."

Setiap jiwa memiliki perjalanan yang unik dalam mencari rasa aman dan keberanian. Terkadang, kekuatan itu ditemukan kembali melalui kehadiran sederhana yang memberikan rasa nyaman tanpa banyak kata. Menyadari bahwa kita berhak untuk merasa tenang dan didukung adalah langkah awal menuju kebebasan batin yang sesungguhnya dalam menentukan masa depan.

Selama ini, perasaan tidak percaya diri menjadi beban yang kerap menghambat langkah saya. Segala keraguan dan ketakutan itu perlahan luruh sepenuhnya saat duduk di punggung Yard.

Tubuhnya yang kokoh, Kekuatan yang dimilikinya seolah berpindah, menutupi sisi lemah yang selama ini saya rasakan. Hal ini melahirkan keyakinan baru, bahwa saya mampu mengendalikan arah dan menentukan tujuan dengan baik.

Bagi seorang wanita, kegiatan menunggangi kuda memiliki arti yang melampaui sekadar gerakan fisik semata. Ia menjadi lambang kemampuan untuk berdiri teguh sendiri, serta memegang kendali atas arah dan tujuan hidup. Di atas punggung Yard yang besar dan kuat ini, tersimpan pesan bahwa kebebasan dan ketegasan adalah hal yang dapat dibangun oleh siapa saja.

Dalam perjalanan saya, Yard hadir menjadi bagian penting dari pemahaman tersebut. Ia tidak hanya berfungsi sebagai sarana saat berlatih, melainkan seolah cermin yang memantulkan ketenangan hati. Saat duduk di pelana dan mengikuti irama langkahnya, segala kegelisahan yang kerap hadir perlahan menghilang. Tubuhnya yang kokoh memberikan rasa aman, seolah mengingatkan bahwa kekuatan sejati tumbuh saat kita mampu menyeimbangkan diri dengan keadaan sekitar.

Hubungan yang terjalin mengajarkan bahwa memimpin tidak berarti menguasai. Saya tidak memaksa Yard bergerak, melainkan berusaha saling paham dan bergerak serempak. Hal ini menjadi pelajaran berharga untuk diterapkan dalam keseharian. Bahwa menjadi mandiri bukan berarti berjalan sendirian, melainkan mampu membangun rasa percaya bersama pihak lain.

Sering kali kita mencari jalan keluar atau perubahan besar melalui cara yang telah direncanakan. Namun pengalaman bersama Yard membuktikan hal sebaliknya. Perbaikan keadaan diri dan bertumbuh menjadi pribadi yang lebih baik, ternyata bisa ditemukan lewat kesempatan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Pertemuan ini hadir sebagai gerbang baru, membuka ruang bagi perubahan positif yang menyentuh sisi batin.

Hubungan yang terjalin dengan Yard menunjukkan satu hal penting ikatan antar makhluk hidup memiliki jalur sendiri untuk bersambung. Tidak butuh kata-kata untuk saling mengerti. Kehadiran Yard saja sudah cukup menjadi bukti nyata, bahwa rasa percaya dan koneksi dapat tumbuh melampaui perbedaan bentuk.


 

 


 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

KNPI Baleendah Diharapkan Jadi Rumah Besar Pemuda, Camat Tekankan Kolaborasi
Rizki Haerul Fadli, Nahkodai Ketua PK KNPI Baleendah, Begini Katanya
Kapolda Sumbar Apresiasi Keberhasilan IMLF‑4 dan Dukung Perluasan Gerakan Literasi ke Seluruh Wilayah
Budi Santoso Pimpin PSAI Kabupaten Bogor dalam Pembinaan Atlet dan Persiapan Piala Kemenpora 2026
Bogor Jadi Tuan Rumah Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V yang Diikuti 224 Atlet dari 11 Klub
Rakor SPPG Ciparay Perkuat Sinergi, Pastikan Makan Bergizi Gratis Tepat Sasaran
Masih Bingung Mau Lanjut Sekolah ke Mana? SMK Wirakarya 2 Ciparay Bisa Jadi Pilihan
Camat Ciparay Monitoring dan Evaluasi SPPG Se Kecamatan Ciparay, Ini Penjelasan nya
Tumpukan Sampah di Pasar Ciparay Jadi Sorotan, Pengangkutan Terjadwal
Sanggar Wicara Tajurhalang Bogor Hadirkan Metode Transisi Belajar bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Kasus Pembunuhan Berantai Influencer Taipei Terungkap dalam "Million-Follower Detective"
HUT ke-499 Jakarta Pemprov Berlakukan Tarif Transportasi Rp. 1,- dan Wisata Gratis
Basarnas Ambon Usulkan Penghentian Operasi Pencarian Korban Speedboat Tenggelam di Perairan Pulau Dai
Satpol PP dan DPRD Matangkan Raperda Trantibum, Sesuaikan dengan KUHP Baru
Normalisasi Sungai Cisungalah Tuntas 100 Persen, Harapan Baru Kurangi Banjir di Solokanjeruk
Camat Bojongsoang Tegaskan Status Lapang Bojongsari Sudah Jelas, Milik Bersama Desa se-Kecamatan
Gonjang Ganjing Nasib 4.000 Buruh PT Fengtay Pemasok Merk NIKE Terancam PHK
Bea Cukai Tegaskan Penumpukan Kontainer Wuling Bukan Masalah Kepabeanan
Pengelolaan Sampah Jadi Prioritas KLH/BPLH pada 2027
Yenny Wahid Apresiasi Dukungan Presiden terhadap Pelatnas Jangka Panjang