Sketsa Gaya Rancangan Busana Tegas dan Berkarakter Vol.5

Senin, 11 May 2026 23:09
    Bagikan  
Sketsa Gaya Rancangan Busana Tegas dan Berkarakter Vol.5
Nana Wiyono

Rancangan kemeja batik formal untuk Bapak Bagas, dikenakan saat wisuda. Mengusung motif Kawung Geometris dan Parang sederhana tanpa unsur feminim, paduan warna cokelat tua dan hitam.

NARASINETWORK.COM - JAKARTA, Memilih busana untuk berbagai acara membutuhkan ketepatan pada model, bahan, dan warna. Rubrik Sketsa Gaya NarasiNetwork Menjawab menghadirkan jawaban atas pertanyaan seputar gaya berpakaian melalui sketsa ilustrasi desain, sebagai referensi penampilan yang rapi dan sopan.

Pertanyaan :

“Halo NarasiNetwork, saya Bagas, 48 tahun, berdomisili di Tambun. Saat ini saya membutuhkan rancangan busana batik yang pantas dikenakan untuk menghadiri acara wisuda putra saya. Saya menginginkan desain yang berkesan formal, tidak berlebihan, namun tetap memiliki ciri khas budaya Indonesia.

Saya juga berharap motif yang digunakan tidak berunsurkan feminim, agar tampilan terlihat tegas dan cocok untuk usia saya. Warna yang disukai adalah kombinasi cokelat tua dan hitam, dengan pola garis geometris atau unsur alam lain seperti awan atau parang yang disusun sederhana.

Bahan yang dipilih sebaiknya berjenis katun prima atau sutra, agar nyaman dipakai saat acara berlangsung cukup lama. Potongan kemeja disarankan model lengan panjang dengan kerah tegak, sesuai aturan berpakaian pada acara resmi.

Terima kasih.

Jawaban :

Kesederhanaan dalam berbusana sejatinya adalah bentuk kebijaksanaan. Ia mengajarkan bahwa nilai diri tidak diukur dari kemewahan yang ditampilkan, melainkan dari keselarasan dan ketepatan dalam bertindak.

Tampil berkelas dapat dicapai melalui langkah sederhana ; memilih bentuk yang tepat, warna yang serasi, dan menjaga kerapian dalam setiap kesempatan.

Pemilihan motif menggunakan pola Kawung Geometris yang disederhanakan, dipadukan dengan unsur Parang sederhana. Bentuk ini tidak memiliki unsur feminim sebagaimana permintaan. Garis yang tegas dan simetris memberikan kesan berwibawa dan elegan.

Motif ini merupakan bagian warisan budaya Jawa yang bermakna ketertiban dan kemajuan, sangat sesuai dikenakan orang tua pada momen istimewa seperti wisuda.

Komposisi warna menerapkan paduan cokelat tua dan hitam. Warna cokelat tua memberikan kesan tenang dan berkarakter, sedangkan unsur hitam menambah kesan rapi dan tegas. Pencampuran warna dilakukan dengan cara pewarnaan klasik sehingga tampilan menyatu dan tidak mencolok.

Untuk bahan, disiapkan dua jenis pilihan. Katun prima memiliki tekstur halus, daya serap tinggi, dan kuat, sehingga nyaman dipakai dalam waktu lama. Sementara bahan sutra memberikan kesan lembut dan rapi, dengan jatuh kain yang baik dan tampilan berkelas namun tetap sopan.

Model busana dibuat berupa kemeja lengan panjang dengan kerah tegak, memenuhi standar pakaian resmi. Potongan disesuaikan agar pas di badan, tidak ketat maupun longgar berlebih, sehingga penampilan tetap teratur. Terdapat saku dada kiri dengan jahitan rapi pada setiap sambungan. Busana ini dapat dipakai dengan cara dimasukkan maupun dikeluarkan, keduanya tetap pantas untuk suasana acara.

Sebagai pelengkap, disarankan memadukan dengan celana bahan berwarna krem atau cokelat muda polos. Tambahan aksesori berupa ikat pinggang kulit cokelat tua, sepatu kulit tertutup senada, serta tas tangan kecil akan melengkapi penampilan secara utuh.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Konferprov PWI Jawa Barat 2026: Dua Kandidat Berebut Kursi Ketua, Persaingan Menghangat
Bapenda Kabupaten Bandung Perkuat Akurasi Penerimaan Retribusi Daerah
Kebakaran Gunung Bromo Meluas 176 Hektare Lahan Terbakar dan Wisata Ditutup
Google Pixel 11 Dijadwalkan Meluncur 12 Agustus 2026 Ini Bocoran Harga dan Spesifikasinya
1.245 Tersangka Diciduk! Polda Jabar Sita Jutaan Obat Terlarang hingga 21 Ribu Botol Miras
Erwan Kusuma Hermawan Didapuk Jadi Ketua KODRAT Kabupaten Bandung, Persiapkan Target Besar
Kekeringan Mulai Menghantam Arjasari, 5.558 Warga Terima Bantuan Air Bersih
BPBD Kabupaten Bandung Sebut Armada dan Operasional Masih Tidak Optimal, 7 Mobil Tangki Air Diajukan ke BNPB
Bapenda Kabupaten Bandung Rekonsiliasi Pajak Makan dan Minum SKPD, Pastikan Data Penerimaan Akurat
Kuota TPA Sari Mukti Habis, Pengangkutan Sampah di Wilayah 4 Kabupaten Bandung Terhenti, Ancaman Penumpukan
BPBD Kabupaten Bandung Percepat Distribusi Air Bersih, Gandeng PMI hingga PDAM Tangani Dampak Kekeringan
DPD APPSI Kabupaten Bandung Periode 2026-2031 Resmi Dikukuhkan, Berikut Nama-nama Pengurusnya
Dalam Rangka HUT RI, PDAM Tirta Raharja Luncurkan Program Subsidi Untuk Warga Masyarakat
'Viralkan, Saya Kasih Hadiah!' Dedi Mulyadi Tantang Warga Bongkar Penjual Tramadol dan Miras Ilegal di Jabar
Riani Pemulung "A Mother from Tegal Turning a Simple Hut into a Place of Learning"
Bakso Abang-Abang Kuliner Sederhana dengan Rasa yang Sulit Dilupakan
Indonesian Stars Agnez Mo and Anggun C. Sasmi Join Reacher Season 4 as Powerful Antagonists
PLKI UPQ Ciawi Bogor Menyusuri Sejarah Percetakan Al-Qur’an Indonesia
Muharam Islamic Literacy Festival 1448 H, Hadirkan Literasi, Layanan Sosial, dan Wisata Edukasi Al-Qur'an
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Awali Rangkaian Peringatan HUT Ke-81 RI, Perkuat Persatuan dan Akhlak Bangsa