Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal

Sabtu, 28 Mar 2026 13:35
    Bagikan  
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Istimewa

Seogwipo menyelenggarakan Seogwipo Canola Flower International Walking Festival dan festival sakura di Daeryun-dong pada akhir Maret. 

NARASINETWORK.COM - JEJU, Kawasan Seogwipo di sisi selatan Pulau Jeju menjadi pusat perhatian wisatawan seiring mekarnya bunga canola pada akhir Maret. Fenomena alam ini ditandai dengan hamparan warna kuning yang menyelimuti ladang serta pinggir jalan di seluruh kota. Pemandangan tersebut menjadi latar utama bagi penyelenggaraan Seogwipo Canola Flower International Walking Festival yang menarik partisipan dari berbagai negara.

Acara jalan santai ini menawarkan rute yang bervariasi sesuai kemampuan fisik peserta, mulai dari jalur pendek lima kilometer hingga rute dua puluh kilometer. Jalur yang dilalui meliputi area pesisir hingga kawasan perbukitan yang menawarkan sudut pandang berbeda dari bentang alam vulkanik pulau tersebut. Di sepanjang rute tersedia titik istirahat serta hiburan lokal untuk menyemangati para pejalan kaki.
Kemeriahan musim semi berlanjut ke kawasan Daeryun-dong yang menyelenggarakan festival bunga sakura secara bersamaan. Lokasi ini memiliki barisan pohon yang bunganya mekar berdampingan dengan canola, sehingga menciptakan perpaduan warna merah muda dan kuning yang khas. Wisatawan dapat berjalan kaki di bawah jajaran pohon yang tumbuh rapi di sepanjang jalan utama sambil menikmati udara pegunungan.
Sektor kuliner turut memeriahkan suasana dengan berbagai hidangan khas musim semi yang tersedia di sekitar lokasi festival. Salah satu menu yang populer adalah bubur abalon atau jeonbokjuk yang sering dipilih sebagai sarapan karena teksturnya lembut. Selain itu, terdapat mi daging atau gogi guksu yang disajikan dengan kuah kaldu hangat, sangat cocok dinikmati saat udara pagi masih terasa dingin.
Pilihan makanan lain yang tersedia meliputi ikan makarel bakar serta olahan jeruk hallabong yang menjadi produk unggulan daerah Seogwipo. Wisatawan dapat mencicipi jus segar atau kue beras rasa jeruk sebagai penyegar setelah menempuh perjalanan jauh. Bagi penyuka makanan laut, sashimi ikan ekor kuning juga masih dapat ditemukan dengan kualitas yang baik di pasar tradisional setempat.
Pemerintah daerah menyediakan fasilitas transportasi tambahan guna memudahkan mobilitas pengunjung menuju pusat acara. Bus pengumpan beroperasi secara rutin dari Terminal Bus Seogwipo dan Stadion Piala Dunia Jeju menuju lokasi utama di Gasi-ri. Penggunaan kartu transportasi elektronik sangat disarankan untuk mempercepat proses pembayaran saat berpindah antar moda bus selama masa festival berlangsung.
Bagi pelancong yang memerlukan penginapan, area Seogwipo baru di sekitar stadion menawarkan banyak pilihan hotel bisnis dengan akses yang mudah. Wisatawan disarankan untuk memantau prakiraan cuaca harian dan menyiapkan pakaian yang dapat menahan angin laut. Pemesanan tempat menginap serta kendaraan sewa sebaiknya dilakukan lebih awal mengingat tingginya minat kunjungan wisatawan pada periode ini.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sketsa Gaya 'Distinguished Look Elegan Sesuai Usia' Vol.2
Pendidikan Vokasi Jadi Prioritas Nasional Pemerintah
Percepatan Indonesia Financial Center Tarik Investasi Global
Kemenpora Dukung Upaya Tingkatkan Kepercayaan Publik terhadap Imunisasi
Kartini di Era Digital Menjaga Nilai Tata Krama di Tengah Kemajuan Zaman
Gizi Kuat, Bangsa Hebat: Nurhadi Gaungkan Program Makan Gratis di Kediri
Borobudur Sebagai Living Heritage dalam Kirab Pusaka Nusantara
Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar