Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?

Minggu, 14 Jun 2026 22:51
    Bagikan  
Apakah Aman Makan Telur Setiap Hari?
Istimewa

Telur adalah sumber protein dan zat gizi yang baik untuk kesehatan tubuh. Konsumsi 1–2 butir per hari umumnya aman bagi kebanyakan orang. Namun, penderita kolesterol tinggi, diabetes, atau gangguan jantung perlu membatasi bagian kuning telur.

NARASINETWORK.COMJAKARTA, Makan telur setiap hari kerap menimbulkan pertanyaan terkait kandungan kolesterol dan dampaknya bagi kesehatan. Untuk memperoleh manfaat sekaligus menjaga kondisi tubuh, penting memahami kelebihan, risiko, serta jumlah konsumsi yang sesuai.

Telur merupakan sumber protein hewani berkualitas tinggi yang mengandung berbagai zat gizi. Berikut manfaat yang dapat diperoleh jika dikonsumsi dalam jumlah wajar:

Pertama, membantu memenuhi kebutuhan protein harian. Telur memiliki kandungan protein lengkap dengan sembilan jenis asam amino esensial. Zat ini berperan membangun dan memperbaiki jaringan tubuh, seperti otot, kulit, dan organ dalam.

Kedua, memberikan rasa kenyang lebih lama. Kandungan protein pada telur dapat menekan keinginan makan berlebih, sehingga cocok dijadikan menu sarapan.

Ketiga, mendukung kesehatan mata. Telur mengandung lutein dan zeaxanthin, yaitu zat yang melindungi mata dari kerusakan akibat proses penuaan.

Keempat, menjaga fungsi otak. Bagian kuning telur mengandung kolin dan asam lemak omega-3. Kolin berperan membentuk membran sel dan zat penghantar sinyal saraf, sedangkan omega-3 mendukung kemampuan berpikir, konsentrasi, dan daya ingat.

Kelima, membantu menjaga kekuatan tulang. Kandungan vitamin D pada telur mendukung penyerapan kalsium, sehingga bermanfaat bagi kekuatan tulang dan gigi jika diimbangi dengan asupan gizi lain dan aktivitas fisik.

Banyak orang menghindari konsumsi telur setiap hari karena khawatir dengan kadar kolesterolnya. Padahal, bagi sebagian besar orang, mengonsumsi dalam jumlah wajar tidak selalu menyebabkan kenaikan kadar kolesterol jahat atau LDL secara tiba-tiba. Kadar kolesterol dalam tubuh juga dipengaruhi oleh pola makan secara keseluruhan, kebiasaan bergerak, berat badan, serta faktor keturunan. Umumnya, mengonsumsi 1 hingga 2 butir telur per hari masih dapat diterima sebagai bagian dari pola makan sehat.

Meski demikian, orang yang memiliki riwayat kolesterol tinggi, diabetes, atau gangguan jantung perlu lebih berhati-hati. Membatasi bagian kuning telur dan memperbanyak konsumsi putih telur dapat menjadi pilihan. Sebaiknya konsultasikan dengan tenaga medis untuk menentukan jumlah yang sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.

Selain manfaat, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan agar konsumsi telur tidak menimbulkan dampak buruk. Pertama, kandungan kolesterol yang lebih tinggi pada bagian kuningnya. Kedua, cara pengolahan. Telur yang digoreng atau dimasak dengan banyak lemak dapat menambah asupan kalori dan lemak harian. Ketiga, risiko infeksi bakteri. Mengonsumsi telur mentah atau kurang matang dapat menimbulkan gangguan pencernaan akibat bakteri seperti Salmonella. Keempat, kemungkinan memicu reaksi alergi pada sebagian orang, terutama anak-anak, dengan gejala berupa gatal, ruam kulit, hingga gangguan pernapasan.

Secara umum, konsumsi telur setiap hari masih aman jika dilakukan dalam batas wajar dan diimbangi dengan pola makan beragam. Jumlah yang tepat dapat berbeda antarindividu, tergantung usia, kondisi kesehatan, dan tingkat aktivitas. Bagi yang memiliki riwayat penyakit tertentu, pemeriksaan dan saran dari dokter menjadi langkah yang disarankan.

 

 

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Transcendental Lyrical Mysticism A New Philosophical Aesthetic in Literature Liauw Pauw Phing
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Tokoh Lintas Agama
Wali Kota Padang Lepas Tim Safari Puisi Empat Negara Satupena Sumbar dan Sumbar Talenta
Safari Puisi Empat Negara Resmi Digelar Satupena Sumbar, Sumbar Talenta Perkenalkan Karya Sastra di Malaysia
Arif Onelegz "Rising Beyond Limits"
Registrasi SIM Biometrik Hadirkan Bilik Khusus Pengguna Berhijab, Komdigi Pastikan Privasi Pelanggan Terjaga
Polresta Bandung Bongkar Jaringan Narkoba, Ada 105 Kasus Dalam Waktu Dua Bulan
Empat Dekade Bersastra Suriali Andi Kustomo Menata Langkah Baru Seni Kota Tegal
Satpol PP Kabupaten Bandung Perkuat Keamanan Komplek Pemerintahan
Hanna Sania dan Nurhayati dari RBC Sampaikan Pesan pada Aksi Unjuk Rasa, Unjuk Karya di TIM Melalui Puisi
narasinetwork.com Football Lab #01 "Membaca Tekanan Tinggi dan Serangan Efektif Indonesia atas Kamboja"
Hattrick Mitchell Baker Antar Timnas Indonesia Bungkam Kamboja 5-1 di Pembuka Piala AFF 2026
KOSMAK Ungkap Dugaan Korupsi Rp.26 Miliar untuk Pengembangan Tanaman Porang di Sidrap
SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara