Dilantik Jadi Kepala BRIN Arif Satria Riset Pilar Utama Pembangunan

Selasa, 11 Nov 2025 17:33
    Bagikan  
Dilantik Jadi Kepala BRIN Arif Satria Riset Pilar Utama Pembangunan
Istimewa

Arif Satria dilantik sebagai Kepala BRIN oleh Presiden Prabowo, menekankan komitmennya untuk memperkuat riset nasional sesuai program prioritas presiden.

NARASINETWORK.COM - Arif Satria secara resmi menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, pada Senin (10/11/2025). Usai pelantikan, Arif menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan dan menegaskan komitmennya untuk memperkuat riset nasional yang sejalan dengan program prioritas Presiden Prabowo.

"Hari ini ada penugasan untuk saya, dan bidang yang ditugaskan sesuai dengan bidang yang selama ini saya tekuni," kata Arif kepada media usai upacara pelantikan.

Arif menuturkan bahwa dirinya telah berdiskusi dengan Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan, termasuk pertemuan dengan rektor, pimpinan organisasi masyarakat, dan kegiatan Kementerian Pertahanan. Dari interaksi tersebut, Arif memahami betul betapa pentingnya riset dan inovasi sebagai penggerak kemajuan ekonomi Indonesia.

"Saya banyak menangkap pesan-pesan beliau terkait arah Indonesia ke depan. Insyaallah BRIN akan mengawal program-program prioritas dari Bapak Presiden terkait dengan soal pangan, energi, dan air. Saya kira tiga bidang itulah yang perlu didukung oleh riset dan inovasi yang baik," terangnya.

Arif menegaskan bahwa riset dan inovasi adalah landasan kemajuan ekonomi. Negara-negara dengan indeks inovasi yang tinggi umumnya memiliki tingkat kesejahteraan yang lebih baik.

"Riset dan inovasi ini akan menjadi tumpuan. Negara yang memiliki kekuatan riset dan inovasi akan berkorelasi positif dengan kemajuan ekonomi. Semakin tinggi global innovation index, hampir pasti GDP per kapitanya juga akan tinggi, sehingga kita harus mendorong bidang R&D dan inovasi ini," tegasnya.

Konsolidasi nasional di bidang riset dan inovasi menjadi langkah strategis yang akan diupayakan BRIN. Arif menekankan perlunya kolaborasi, baik antarlembaga maupun dengan pemerintah daerah.

"Saatnya kita segera melakukan konsolidasi nasional di bidang riset dan inovasi. Konsolidasi ini penting untuk memperkuat ekosistem riset yang selama ini sudah ada, baik secara horizontal maupun secara vertikal," tuturnya.

Penguatan riset di tingkat daerah menjadi fokus utama BRIN. Arif menilai setiap provinsi memiliki potensi dan masalah unik yang dapat dioptimalkan melalui riset berbasis kebutuhan wilayah.

"Langkah konkret yang harus kita lakukan adalah bagaimana mempercepat pengembangan dan penguatan sains technopark di setiap daerah. Jika setiap daerah memiliki sains technopark, itu akan menjadi pilar bagi ekonomi daerah karena sains technopark menjembatani dunia riset dengan dunia industri," jelas Arif.

Sebagai lembaga yang merupakan gabungan berbagai badan litbang, BRIN akan berfokus pada riset yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan kebijakan publik. Arif menegaskan komitmen Presiden Prabowo untuk menjadikan riset dan inovasi sebagai pilar utama pembangunan ekonomi nasional.

"Bapak Presiden memiliki komitmen yang sangat kuat untuk menempatkan R&D sebagai salah satu pilar penting dalam kemajuan ekonomi. Hal itu yang kemudian harus kita terjemahkan dalam berbagai langkah strategis maupun taktis," pungkas Arif Satria.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan