Armada Helikopter Dikerahkan untuk Distribusi Logistik dan Pemantauan Dampak Bencana

Minggu, 30 Nov 2025 18:23
    Bagikan  
Armada Helikopter Dikerahkan untuk Distribusi Logistik dan Pemantauan Dampak Bencana
Istimewa

Sebanyak 11 helikopter dikerahkan dari Jakarta untuk mendukung penanganan bencana, dengan prioritas pada distribusi logistik dan pemantauan dampak, demi mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

NARASINETWORK.COM -  Pemerintah menunjukkan keseriusan dalam mempercepat penanganan bencana di wilayah-wilayah terdampak melalui peningkatan dukungan logistik dan pemantauan dari udara. Sebagai langkah konkret, sebanyak 11 helikopter telah dikerahkan secara bertahap dari Jakarta menuju lokasi-lokasi yang paling membutuhkan bantuan.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan informasi ini melalui keterangan tertulis pada hari Sabtu kemarin (29/11/2025), yang merinci komitmen pemerintah dalam merespons cepat dan efektif terhadap situasi darurat. "Hingga hari ini, pemerintah telah mengirimkan total 11 helikopter yang berasal dari TNI dan Basarnas, langsung dari Jakarta menuju daerah-daerah yang terdampak bencana," ungkap Seskab.

Seskab menjelaskan lebih lanjut bahwa sebagian besar armada udara ini telah berada di lapangan sejak tanggal 26 November 2025. Sembilan helikopter pertama yang tiba segera dioptimalkan untuk dua fungsi utama: distribusi bantuan kemanusiaan dan pemantauan komprehensif terhadap dampak bencana. Operasi ini dirancang untuk memastikan bahwa bantuan mencapai mereka yang paling membutuhkan secepat mungkin, sambil memberikan informasi visual yang akurat kepada tim penanggulangan bencana di darat.

"Sembilan helikopter telah aktif di lokasi sejak 26 November 2025, dan dua helikopter tambahan diberangkatkan ke Aceh dari Jakarta pada pagi hari ini," tambahnya. Penambahan armada udara ini menunjukkan respons yang dinamis dan adaptif terhadap kebutuhan yang berkembang di lapangan.

Fokus utama dari seluruh helikopter yang dikerahkan adalah untuk memastikan distribusi logistik yang berkelanjutan dan efisien. Prioritas diberikan kepada wilayah-wilayah yang paling sulit dijangkau, terutama daerah-daerah terpencil dan kawasan yang akses daratnya terputus akibat kerusakan infrastruktur. Dalam kondisi seperti ini, helikopter menjadi satu-satunya cara yang memungkinkan untuk mengirimkan bantuan vital seperti makanan, air bersih, obat-obatan, dan perlengkapan darurat lainnya.

Seskab juga menekankan bahwa seluruh operasi udara dilaksanakan dengan standar keselamatan yang ketat. Kondisi cuaca menjadi faktor penentu dalam setiap penerbangan, dan keputusan untuk terbang atau tidak selalu didasarkan pada evaluasi risiko yang cermat. "Helikopter-helikopter ini beroperasi di sekitar lokasi bencana untuk terus mendistribusikan logistik, khususnya di daerah-daerah terpencil dan wilayah yang akses daratnya terputus. 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Armada Helikopter Dikerahkan untuk Distribusi Logistik dan Pemantauan Dampak Bencana
Forum OECD 2025 Indonesia Tekankan Pentingnya Pendidikan di Masa Karier dan Pemanfaatan Teknologi
AI dan Cloud: Kunci Daya Saing Industri Otomotif di Era Digital
Wayang Kulit "Pulung Ratu" Guncang Tangerang Kisah Kepemimpinan Dipentaskan dengan Meriah
Jaga Jakarta Penuh Warna Cara Asyik Merawat Kota Jakarta
Benda Fair 2025 Wadah Promosi UMKM dan Pendorong Ekonomi Kota Tangerang
Pemkab Bandung All Out Dukung Pordasi, Perkuat Latihan Menuju Forprov Jawa Barat 2026
PPKGBK Pastikan Kualitas Lapangan SUGBK Sesuai Standar FIFA
Presiden Prabowo Apresiasi Peran BI dalam Menjaga Stabilitas Ekonomi di PTBI 2025
BNPB Tingkatkan Upaya Penanganan Bencana di Aceh, Sumut, Sumbar, Operasi Modifikasi Cuaca Diterapkan
Tekan Stunting, Kang DS Luncurkan Program Geber Tuntas dan Gekksor
Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Penguatan Program Makan Bergizi Gratis di Jakarta
Khutbah Jum'at: Ajak Umat Jaga Ukhuwah dan Persatuan
Cegah Judi Online Jakarta Barat Edukasi Pelajar tentang Internet Sehat
Jakarta Pusat Optimalkan Peran Serta Masyarakat dalam Penanggulangan TBC Melalui Kampung Siaga
Gubernur Jabar Singgung Ada Sosok yang Berpengaruh Dibalik Polemik Kebun Teh Malabar Pangalengan
Para Petani Teh Malabar Mengamuk, Saung Dibakar dan Tanaman Dicabut: Protes Buntut Alih Fungsi Lahan
UI Halal Expo 2025 Sukses Literasi Halal Generasi Muda Meningkat Berkat Booth JPH Kemenag
Kementerian Agama Apresiasi Platform Digital Liga Dunia Islam sebagai Langkah Strategis Dakwah
Peningkatan Produktivitas Pertanian Jadi Fokus Utama Pemerintah untuk Kesejahteraan Petani