Negara Bergerak Cepat Tangani Bencana Prabowo Umumkan 200 Helikopter Tambahan

Sabtu, 6 Dec 2025 19:15
    Bagikan  
Negara Bergerak Cepat Tangani Bencana Prabowo Umumkan 200 Helikopter Tambahan
Istimewa

Pada acara Doa Bersama HUT Partai Golkar di Istora Senayan, Jumat (5/12/2025), Presiden Prabowo menyatakan Indonesia adalah bangsa kuat yang mampu menghadapi cobaan termasuk bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

NARASINETWORK.COM - Presiden Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan mampu menghadapi berbagai cobaan, termasuk bencana alam yang saat ini menimpa Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pernyataan tersebut disampaikan Kepala Negara dalam sambutannya pada acara Doa Bersama rangka Hari Ulang Tahun ke-61 Partai Golkar di Istora Senayan, Jakarta.

“Kita berkumpul di saat sebagian saudara kita di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat sedang mengalami musibah. Musibah ini sesuatu yang membuat kita merasakan penderitaan, kesulitan, dan tantangan yang dialami saudara-saudara kita di situ,” ujar Presiden Prabowo.

“Namun, kita juga menyadari bahwa bangsa dan negara kita ternyata besar dan kuat. Kita mengalami cobaan, badai, dan bencana, tapi bangsa kita tetap kuat, utuh, dan mampu mengatasi semua cobaan yang dihadapi,” lanjutnya.

Kepala Negara juga menegaskan bahwa pemerintah bereaksi cepat dalam penanganan bencana di berbagai daerah, dan kehadiran negara dapat langsung dirasakan oleh masyarakat sejak awal terjadinya musibah. “Kita buktikan kepada rakyat bahwa reaksi pemerintah cepat dan mampu mengatasi masalah. Saat ini, rakyat melihat bahwa ada musibah di bagian tanah air, tapi alat-alat negara segera hadir. Beberapa bulan atau tahun yang lalu, tidak ada yang bisa memperkirakan bahwa negara kita mampu mengerahkan 50 helikopter – yang sekarang sedang beroperasi di daerah musibah,” imbuhnya.

Selain itu, Presiden Prabowo mengumumkan bahwa pemerintah telah memutuskan untuk memperkuat armada udara guna penanganan bencana dan kebutuhan pertahanan negara. Mulai Januari tahun depan, pemerintah akan mendatangkan 200 helikopter tambahan untuk meningkatkan kesiapsiagaan nasional. “Minggu ini, lima helikopter baru telah tiba dan akan terus berdatangan. Saya sudah perintahkan bahwa mulai Januari tahun depan, kita akan mendatangkan 200 helikopter di seluruh Republik Indonesia. Beberapa bulan yang lalu, kita juga mendatangkan 5 pesawat Hercules terbaru C-130J, dan beberapa minggu lalu tiba juga pesawat Airbus A400,” ucapnya.

Presiden Prabowo menekankan bahwa investasi pada alutsista bukan hanya untuk kebutuhan pertahanan, melainkan juga elemen penting dalam penanganan bencana nasional. Menurutnya, negara harus siap menghadapi skenario terburuk, termasuk ketika bencana besar atau konflik terjadi. “Bangsa kita berada di lingkaran api (the ring of fire), sehingga bencana alam adalah bagian dari kenyataan yang harus kita hadapi. Untuk itu, kita harus siap menghadapi keadaan paling jelek pun. Kita tidak bisa hanya datang ke toko untuk membeli helikopter ketika ada bencana, musibah, atau bahkan perang – itu tidak mungkin,” pungkasnya.

 

 

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Wawancara Tokoh : Nuyang Jaimee "Sastra Menyuarakan Perlindungan Perempuan dan Anak"
Goa Garunggang Bogor Tawarkan Wisata Alam Unik dengan Formasi Bebatuan dan Labirin Alami
Ketua APPMBGI Jawa Barat Hadiri Audiensi dan Jajaki Kolaborasi dengan PT Migas Utama Jabar
Wawancara Tokoh : Budi Santoso "PSAI Bogor to Host 5th National Amputee Football Competition"
Anna Ruswan Latuconsina Gelar Diskusi Buku “Arung Jeram Pernikahan” Bahas Perlindungan Perempuan
PSAI Kabupaten Bogor Gelar Latihan Mandiri untuk Persiapan Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Edisi V
“Narasinetwork.com Hadirkan Edisi Kompilasi Empat Dongeng Anak ‘Pulau Imaji’”
TVRI Perluas Akses Penyiaran Lewat Uji Coba 5G Broadcast Tanpa Kuota Internet
Pengelolaan Informasi Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan pada Ajang IDEAS 2026
Kemendikdasmen Gelar Bintang Sobat SMP 2026 Dorong Murid Jadi Penggerak Budaya Digital Positif
Wamenhaj Dorong Ormas Islam Kelola Bimbingan Haji dan Umrah untuk Perkuat Perlindungan Jemaah
Prabowo Resmikan Mandatori Biodiesel B50 Pemerintah Targetkan Hentikan Impor Solar pada 2026
Digital Detox Jadi Pilihan Saat Informasi Terus Membanjiri Ruang Digital
Kemkomdigi Ajak Generasi Muda Kembangkan Satelit Buatan Indonesia
INNOPROM 2026 Jadi Momentum Industri Agro Indonesia Perluas Pasar ke Kawasan Eurasia
Dari Batik hingga Drone Produk Manufaktur Indonesia Dipromosikan ke Pasar Eurasia melalui INNOPROM 2026
Indonesia Perluas Kemitraan Industri dengan Rusia melalui Tujuh MoU di INNOPROM 2026
Pertemuan Bilateral di INNOPROM 2026 Indonesia dan Armenia Bahas Perluasan Kerja Sama Industri
Wonogiri Kukuhkan Identitas sebagai Ibu Kota Mi Ayam Bakso
Sempat Hilang Kontak Sepekan, Mahasiswi Telkom University Nadira Az-Zahra Ditemukan Selamat