HUT ke-498 Kota Jakarta: PSI Soroti Masalah Dasar, Dorong Arah Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan

Rabu, 25 Jun 2025 10:12
    Bagikan  
HUT ke-498 Kota Jakarta: PSI Soroti Masalah Dasar, Dorong Arah Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Dok. PSI Jakarta

HUT ke-498 Kota Jakarta: PSI Soroti Masalah Dasar, Dorong Arah Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan

NARASINETWORK.COM - Menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-498 Kota Jakarta, Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta, khususnya dari Komisi A yang membidangi pemerintahan, menyampaikan catatan kritis terhadap berbagai persoalan mendasar yang masih dihadapi warga Jakarta serta harapan ke depannya agar Jakarta bisa menjadi kota yang lebih inklusif, setara, dan berpihak kepada rakyat.

“Jakarta boleh menjadi kota megapolitan, tapi bila masih ada warganya yang kesulitan mengurus KTP, atau pelayanan publik di kelurahan belum ramah dan responsif, maka masih banyak PR yang harus dituntaskan,” ujar Kevin Wu, anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI.

Dalam momen perayaan HUT kali ini, Kevin mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk memperbaiki berbagai aspek dalam pemerintahannya, mulai dari perluasan akses administrasi kependudukan, mengatasi masalah ketertiban umum, sampai dengan reformasi pelayanan publik di tingkat kelurahan.

"Kami masih mendapati adanya kelompok-kelompok rentan seperti para lansia, warga miskin kota, dan penyintas-penyintas sosial yang kesulitan mengakaes dokumen kependudukan. Pemprov DKI harus memberikan pelayanan yang proaktif dengan semangat menjemput bola," ujarnya.

"Kemudian, praktik-praktik pungli, premanisme, dan pelanggaran peraturan-peraturan yang masiu marak terjadi juga perlu menjadi atensi. Dalam hal ini Satpol PP sebagai kesatuan penegak hukum harus diperkuat dengan mengedepankan pendekatan yang humanis," lanjutnya.

Kevin juga mempersoalkan pengelolaan aset daerah yang belum optimal. Ia meminta agar Pemprov DKI Jakarta melakukan digitalisaai dan meningkatkan transparansi pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD).

Ia berharap agar permasalahan-permasalahan tersebut bisa diatasi secara tuntas, sehingga Jakarta menjadi kota yang lebih inklusif, transparan, bebas dari korupsi, dan kolaboratif lagi ke depannya.

“Kami di PSI akan terus hadir sebagai kekuatan yang bersuara untuk mereka yang tidak bisa bersuara. HUT Jakarta ini bukan sekadar selebrasi, tapi momentum untuk memperkuat komitmen bahwa kota ini milik semua, dan harus berpihak pada yang paling lemah,” katanya.

"Harapannya, Jakarta menjadi lebih inklusif dan ramah bagi semua penduduknya tanpa terkecuali. Kemudian, pemerintahannya profesional, berkelanjutan, dan transparan. Sehingga, seluruh elemen yang ada di dalamnya bisa berkolaborasi untuk membangun Jakarta jadi kota Global dalam menyambut masa depan," pungkas Kevin.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kunjungan Chit Ko Ko Oo Perkuat Silaturahmi dan Sebarkan Nilai Positif di MAN 2 Padang
Melestarikan Nilai Adat Perempuan Kei di Antara Tradisi dan Kehidupan Perkotaan
Menstruasi dan Keterbatasan Ekonomi Tantangan yang Belum Sepenuhnya Terjawab
Inovasi dari Situasi Darurat Bagaimana Pembalut Sekali Pakai Mulai Dikenal Masyarakat
Musik sebagai Medium Pemikiran Menafsirkan Pergulatan Batin dalam Komposisi Yekeshish
Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Opsih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH, Disdagin dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4