Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Depok Dorong Kesadaran Gizi Masyarakat

Minggu, 19 Oct 2025 20:37
    Bagikan  
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Depok Dorong Kesadaran Gizi Masyarakat
Dok. Tim MBG

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Depok Dorong Kesadaran Gizi Masyarakat

NARASINETWORK.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diimplementasikan DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) ke seluruh wilayah di Indonesia. MBG merupakan langkah nyata pemerintah untuk memberikan akses gizi bagi masyarakat, upaya ini menjadi fondasi kuat menuju generasi emas Indonesia ditahun 2045.

Kegiatan sosialisasi dengan mengangkat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini berlangsung di Gedung Serbaguna Cipayung, Kota Depok, Rabu (15/10). Acara sosialisasi dibuka oleh Anggota Komisi IX DPR RI Ranny Fahd Arafiq, turut hadir juga Tenaga Ahli DPR RI Fadhly, Tenaga Ahli Direktorat Promosi dan Edukasi Badan Gizi Nasional (BGN) Ande Citra Restiawan, serta masyarakat setempat.

Baca juga: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Rokan Hilir Dorong Manfaat Keberlanjutan

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Ranny Fahd Arafiq menegaskan bahwa Program MBG merupakan wujud nyata dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Program ini bukan sekadar menyediakan makanan gratis, tapi sebuah investasi besar untuk masa depan bangsa. Kita ingin memastikan bahwa setiap anak Indonesia tumbuh sehat, kuat, dan cerdas,” ujar Ranny Fahd.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar pelaksanaan program dapat berjalan optimal. Menurutnya, pelibatan pemerintah daerah, sekolah, pelaku usaha pangan, hingga masyarakat menjadi kunci keberhasilan MBG. “Kita perlu memastikan makanan yang diberikan benar-benar bergizi, aman, dan sesuai kebutuhan anak-anak di setiap daerah,” tambahnya.

Baca juga: Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Rokan Hilir Dorong Manfaat Keberlanjutan

 

Kemudian, Tenaga Ahli DPR RI, Fadhly menjelaskan bahwa Program MBG merupakan inisiatif strategis Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk menekan angka stunting dan malnutrisi.

“Tujuannya jelas, yaitu memastikan anak-anak Indonesia mendapatkan asupan gizi seimbang agar tumbuh dengan optimal dan mampu berprestasi di sekolah. Program ini juga memiliki dampak ekonomi karena memberdayakan sektor pangan lokal,” ungkapnya.

Menambahkan, Ande Citra Restiawan dari BGN menjelaskan pelaksanaan MBG mengacu pada empat prinsip utama yakni kecukupan kalori, keseimbangan gizi, higienitas, dan keamanan pangan. Menurut Ande, menu dalam program MBG ini disusun berdasarkan kebutuhan gizi anak dengan memperhatikan kearifan lokal.

Baca juga: Sosialisasi Program MBG di Rokan Hilir Dorong Peningkatan Gizi dan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

“Kami ingin memastikan bahwa setiap makanan yang disajikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi juga menyehatkan. Dengan begitu, kita bisa mewujudkan generasi emas Indonesia 2045,” terang Ande.

Melalui sosialisasi MBG ini, para narasumber berharap masyarakat semakin memahami pentingnya gizi seimbang serta ikut berperan aktif dalam mendukung keberhasilan program. Program MBG di Depok diharapkan menjadi contoh pelaksanaan yang efektif, transparan, dan tepat sasaran untuk membentuk generasi sehat dan berdaya saing tinggi.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Manggala Agni Siapkan Langkah Dini Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau El Nino
“Di Depan Kantor Pemda Saja Semrawut”: Kabel Menjuntai di Kabupaten Bandung Dinilai Membahayakan Warga
PKL Pasar Banjaran Bersiap Ditertibkan, Satpol PP Jadwalkan Operasi Setelah Lebaran
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Pusaka Super Apps Siap Bantu Pemudik Cari Masjid Terdekat Selama Perjalanan
Ekspedisi Masjid Indonesia Berangkat 'Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 1447 H'
Indonesia Hadirkan Produk Kerajinan Unggulan di Pameran Home InStyle 2026 Hongkong
Wartawan Dilarang Liput Acara Buka Bersama Bank BJB Soreang dan OPD Pemkab Bandung
Dishub Kabupaten Bandung Siagakan 259 Personel di 12 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Hari Kopi Nasional "Peran Kopi dalam Budaya dan Perekonomian Indonesia"
Pemulihan Pendidikan Pascabencana Mendikdasmen Buka RKD di SMK Negeri 1 Peusangan
Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H
Teori Ibnu Khaldun: Mengapa Peradaban Besar Selalu Mengalami Siklus Kejayaan dan Keruntuhan
Kue Lebaran dari Dapur Sendiri Kendali Bahan, Hemat Biaya, dan Sarana Ekspresi Kreatif
Dari Nastar hingga Kue Kacang Kue Kering Klasik yang Jadi Sajian Utama Ramadan
Konflik di Timur Tengah 32 WNI dari Iran Dievakuasi Sebagian Sudah Tiba di Indonesia
Ekraf dan Mahir Digital Hadirkan KURMA 2.0 Ajang Belajar Digital Marketing dan Kewirausahaan
Kerja Sama Ekraf dan Kebudayaan MoU Ditandai untuk Pelindungan dan Pemanfaatan Kebudayaan Secara Optimal
Indonesia Siap Hadapi Revalidasi UGGp Kemenpar Tekankan Pentingnya Sinergi
Tragedi Longsor Sampah di Bantargebang, WALHI: Alarm Keras Kegagalan Sistem Pengelolaan Sampah