Indonesia Sports Summit 2025 Ikhtiar Membangun Ekosistem Olahraga Nasional

Sabtu, 8 Nov 2025 16:33
    Bagikan  
Indonesia Sports Summit 2025 Ikhtiar Membangun Ekosistem Olahraga Nasional
Istimewa

Kemenpora RI menggelar ISS 2025 sebagai wadah kolaborasi untuk membangun ekosistem olahraga nasional yang maju dan berdaya saing, dengan fokus pada inovasi, investasi, dan pengembangan SDM.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI siap menggelar Indonesia Sports Summit (ISS) 2025 pada 6-7 Desember 2025 di Indonesia Arena, GBK. Ajang ini adalah langkah strategis memperkuat industri olahraga nasional melalui kolaborasi.

Menurut Menpora Erick Thohir, ISS 2025 akan menjadi wadah bagi pelaku olahraga, pemerintah, industri, dan generasi muda untuk membangun ekosistem olahraga yang maju, inklusif, dan berdaya saing. Acara ini akan mempertemukan atlet, pemangku kebijakan, investor, entertainer, dan inovator untuk merumuskan masa depan industri olahraga yang berkelanjutan.

ISS 2025 akan menampilkan beragam agenda, termasuk forum diskusi panel tentang ekonomi olahraga dan peluang investasi, exhibition and industry pavilion sebagai ruang kolaborasi, partnership and matchmaking untuk menjembatani kerja sama pemerintah dan swasta, experience zone yang menghadirkan inovasi teknologi, serta job fair yang menyajikan peluang karier.

Pelaksanaan ISS 2025 sejalan dengan amanat Presiden Prabowo Subianto untuk menjadikan sektor olahraga sebagai penggerak ekonomi dan solusi lapangan kerja. Menpora Erick berharap ISS 2025 dapat memperluas wawasan dan mendorong pola pikir baru, serta menjadi titik temu para penggerak dan pembaharu industri olahraga dengan enam pilar utama: pemangku kebijakan, sport enthusiast, inovasi dan teknologi, entertainment, investor, dan atlet.

Fokus utama ISS 2025 adalah penguatan infrastruktur olahraga serta optimalisasi potensi olahraga sebagai pendorong ekonomi dan pembangunan sosial. Melalui kerja sama lintas kementerian, aset publik di berbagai daerah diharapkan dapat memiliki nilai tambah melalui kegiatan olahraga, sport tourism, dan event industri olahraga.

Menpora Erick menegaskan bahwa ISS 2025 bukan sekadar forum diskusi, tetapi juga pintu masuk bagi investasi, inovasi, dan pengembangan SDM yang akan memperkuat fondasi industri olahraga. Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan dapat menyukseskan masa depan olahraga yang lebih baik, dengan kehadiran tokoh olahraga dunia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
ISS 2025

Berita Terbaru

POMINDO Ekspansi Gila-Gilaan, Tembus 250 Depo di Indonesia, dari Sabang hingga Merauke
Satpol PP Kabupaten Bandung Gaspol Tertibkan Reklame, Uwais Qorni: Ini Kebijakan Pemerintah Berlanjut
Ketua KPID Jabar: Disrupsi Teknologi dan Informasi Jadi Ancaman Mental Psikologis Generasi Muda
Belajar dan Bertumbuh Bersama Yard Cermin Jiwa yang Tak Bersuara
The Evolution and Philosophy of The Dark Horse
Review Film Narasinetwork The Legend of 1900 (1998) Eksistensi Bakat Musik Otodidak
The Burbs Kembali dalam Format Serial Televisi di Bawah Naungan Fuzzy Door Productions
Sketsa Gaya Rancangan Busana Tegas dan Berkarakter Vol.5
KTT ASEAN Presiden Prabowo Tegaskan Pangan Sebagai Penentu Kedaulatan Negara
Menjelang Iduladha 1447 H Kementan Perketat Pengawasan Penyakit Zoonosis dan Keamanan Pangan
Persib Berhasil Bungkam Persija di Segiri, Maung Bandung Makin Kokoh di Puncak
Big Match Panas! Persija vs Persib Sore Ini, Duel Gengsi yang Bikin Deg-degan
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis di Trenggalek Dorong Perbaikan Gizi dan Pemberdayaan Ekonomi Desa
Giliran Warga Desa Sukowetan Trenggalek yang Mendapat Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis
Warga Ciparay Dihebohkan Oleh Penemuan Seorang Wanita Muda yang Meninggal Dunia di Kontrakan
Ketua HIPMI Kabupaten Bandung Jadi Tersangka, Polisi Ungkap Dugaan Penipuan Investasi Rp3 Miliar
Program MBG Jadi Investasi Jangka Panjang Bangun Generasi Unggul Hingga Perkuat Ekonomi Desa
Edhie Baskoro Bicara Tentang Pentingnya Program MBG untuk Membangun Masa Depan Bangsa
Pelayanan KRL Normal Kembali Jejak Duka Masih Terasa di Bekasi Timur
Sketsa Gaya 'Rancangan Busana Inklusif dan Bertekstur' Vol.4