Kabupaten Bandung Luncurkan Aplikasi Sipikat 2.0 untuk Efisiensi Tata Kelola Perumahan dan Pertanahan

Kamis, 11 Dec 2025 15:20
    Bagikan  
Kabupaten Bandung Luncurkan Aplikasi Sipikat 2.0 untuk Efisiensi Tata Kelola Perumahan dan Pertanahan
Istimewa

Diskominfo dan Disperkimtan Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Pemerintah Kabupaten Bandung terus berinovasi dalam memajukan tata kelola data dengan meluncurkan aplikasi Sipikat 2.0 (Sistem Informasi Perumahan, PSU, Kawasan, dan Tanah) di Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Taman (Disperkimtan) pada Rabu, 10 Desember 2025. Aplikasi ini merupakan hasil kolaborasi antara Disperkimtan dan Diskominfo Kabupaten Bandung untuk mendukung kebijakan strategis dalam pengelolaan data yang terintegrasi, mulai dari perencanaan hingga pengelolaan aset terkait perumahan dan pertanahan.


Kepala Disperkimtan Kabupaten Bandung, Enjang Wahyudin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kerja keras tim Sipikat dalam menciptakan aplikasi ini. Ia berharap aplikasi ini dapat menjadi dasar big data untuk pengambilan kebijakan yang lebih tepat dan terukur.


"Saya bersyukur kepada Allah SWT dan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya untuk tim Sipikat yang sudah bekerja keras menyelesaikan sebuah aplikasi yang menjadi dasar big data bagi Disperkimtan Kabupaten Bandung," ujar Enjang.


Aplikasi Sipikat 2.0 kini telah terintegrasi ke dalam dashboard pimpinan sehingga memungkinkan Bupati Bandung, Sekda, serta pejabat lainnya untuk memantau secara langsung apa yang telah dilakukan oleh Disperkimtan dalam pengelolaan perumahan dan pertanahan di Kabupaten Bandung. Dengan tersedianya data yang lebih terstruktur, aplikasi ini juga akan menjadi dasar yang penting dalam pengambilan kebijakan di bidang perumahan dan kawasan permukiman.


"Dengan adanya aplikasi Sipikat 2.0, kami berharap bisa mempercepat proses pelayanan dan pengawasan di bidang perumahan, kawasan, dan pertanahan. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan kami dalam pengelolaan data, tetapi juga memberikan transparansi kepada masyarakat tentang apa yang telah dilakukan pemerintah Kabupaten Bandung," tambah Enjang.


Melalui peluncuran aplikasi ini, Pemerintah Kabupaten Bandung semakin menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan efisiensi tata kelola data dan pelayanan publik yang berbasis teknologi. Ke depan, Sipikat 2.0 diharapkan dapat lebih mempermudah masyarakat dalam mengakses informasi terkait perumahan dan pertanahan, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan kawasan permukiman di Kabupaten Bandung.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sektor Pertanian Indonesia Ditingkatkan Melalui Kolaborasi dan Dukungan Kebijakan Pemerintah
Platform Informasi Mudik Lebaran 2026 dari Kementerian PU Siap Bantu Masyarakat Rencanakan Perjalanan
Military Sleep Method Teknik Militer untuk Bantu Tertidur Lebih Cepat
Kendaraan Dinas Kemenag Tidak Boleh Digunakan untuk Mudik Lebaran
Libur Lebaran Waktu yang Tepat untuk Kurangi Ketergantungan Anak pada Media Sosial
Manggala Agni Siapkan Langkah Dini Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau El Nino
“Di Depan Kantor Pemda Saja Semrawut”: Kabel Menjuntai di Kabupaten Bandung Dinilai Membahayakan Warga
PKL Pasar Banjaran Bersiap Ditertibkan, Satpol PP Jadwalkan Operasi Setelah Lebaran
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Pusaka Super Apps Siap Bantu Pemudik Cari Masjid Terdekat Selama Perjalanan
Ekspedisi Masjid Indonesia Berangkat 'Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 1447 H'
Indonesia Hadirkan Produk Kerajinan Unggulan di Pameran Home InStyle 2026 Hongkong
Wartawan Dilarang Liput Acara Buka Bersama Bank BJB Soreang dan OPD Pemkab Bandung
Dishub Kabupaten Bandung Siagakan 259 Personel di 12 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Hari Kopi Nasional "Peran Kopi dalam Budaya dan Perekonomian Indonesia"
Pemulihan Pendidikan Pascabencana Mendikdasmen Buka RKD di SMK Negeri 1 Peusangan
Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H
Teori Ibnu Khaldun: Mengapa Peradaban Besar Selalu Mengalami Siklus Kejayaan dan Keruntuhan
Kue Lebaran dari Dapur Sendiri Kendali Bahan, Hemat Biaya, dan Sarana Ekspresi Kreatif
Dari Nastar hingga Kue Kacang Kue Kering Klasik yang Jadi Sajian Utama Ramadan