Aksi Lingkungan Gemabudhi 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai Jelentreng Resmi Catat Rekor MURI

Selasa, 10 Mar 2026 14:48
    Bagikan  
Aksi Lingkungan Gemabudhi 10.000 Liter Eco Enzyme di Sungai Jelentreng Resmi Catat Rekor MURI
Istimewa

Dalam rangka HUT ke-40 Gemabudhi dan pemulihan Sungai Cisadane tercatat sebagai Rekor MURI untuk penuangan eco enzyme terbanyak di sungai. Produksi eco enzyme memerlukan waktu fermentasi minimal tiga bulan dan melibatkan banyak komunitas serta relawan.

NARASINETWORK.COM - Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi) bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) menuangkan 10.000 liter eco enzyme ke Sungai Jelentreng, Taman Kota 2 BSD, Kota Tangerang Selatan pada pagi hari Minggu (8/3/2026). Aksi ini tercatat dalam Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai penuangan eco enzyme terbanyak di sungai.

Kegiatan dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-40 Gemabudhi sekaligus upaya membantu pemulihan kualitas lingkungan Sungai Cisadane.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengatakan, penuangan eco enzyme merupakan bentuk kepedulian terhadap pemulihan ekosistem sungai, terutama setelah insiden pencemaran beberapa waktu lalu.

Eco enzyme adalah cairan hasil fermentasi bahan organik yang membutuhkan waktu minimal tiga bulan untuk diproduksi. Penuangan 10.000 liter eco enzyme di Sungai Cisadane mendapatkan pengakuan MURI karena proses produksi yang kompleks dan memerlukan waktu lama. Produksi mencapai jumlah tersebut melibatkan banyak komunitas dan relawan.

Direktur Operasional MURI, Jusuf Ngadri, menyatakan, “Hari ini MURI menjadi saksi aksi anak-anak Buddhis Indonesia dalam menyambut 40 tahun usia Gemabudhi. Penggunaan eco enzyme menjadi cara alami untuk membantu memperbaiki kualitas air yang tercemar.”

Ketua Umum Gemabudhi Bambang Patijaya menjelaskan, aksi penuangan eco enzyme melibatkan berbagai komunitas dan relawan yang peduli terhadap lingkungan, termasuk mahasiswa. Bambang menyatakan jumlah eco enzyme yang digunakan bisa melebihi 10.000 liter, karena banyak komunitas dan relawan yang membawa tambahan secara mandiri.

Bambang berharap aksi ini memberikan manfaat bagi pemulihan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan sungai.

Sementara itu, Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Supriyadi menyebut kegiatan ini merupakan bentuk kerja sama antara Kementerian Agama, Kementerian Lingkungan Hidup, dan lembaga keagamaan dalam menjaga lingkungan.

“Aksi ini merupakan praktik ekoteologi yang digaungkan Kementerian Agama untuk mendorong umat menjaga alam. Mudah-mudahan kita akan terus bergerak,” tandasnya.

Ajaran Buddha menekankan pentingnya menjaga alam sebagai bagian dari kehidupan manusia. Ajaran tersebut mendorong hidup selaras dengan alam, termasuk merawat hutan dan lingkungan, karena alam semesta menjadi sumber kehidupan bagi manusia.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Reses Ketua Dprd Kab Bandung  Dalami SetiapnDapinyav
Lampu Jalan Mati di Dekat Kantor PLN Baleendah, Keselamatan Pengendara Dipertaruhkan
Asep Ikhsan di Dikpol Demokrat Jabar: "Wakil Rakyat Tidak Cukup Hanya Hadir di Sidang!"
Perkuat Silaturahmi, Jajaran Fraksi Partai Demokrat Kabupaten Bandung Gelar Lomba Rakyat yang Meriah
BBWS CimanCis Beri Santunan dan Bantuan Pendidikan untuk Keluarga Korban Pohon Tumbang di Cirebon
Reses Faisal Radi: Warga Soroti Bukti Nyata Pembangunan di Cangkuang
WOW! Ribuan ASN Pemkab Bandung Terindikasi Judi Online, Depo Sampai Miliaran Rupiah
Hari Ini Terakhir, Adira Experience Day Fasilitasi Test Drive hingga Promo Pembiayaan Berhadiah Kulkas 2 Pintu
Kebersamaan Makin Solid! Keseruan Gathering AxI Adira Finance Cabang Madiun
Adira Finance Kembali Gelar Program HARCILNAS 2026 dengan Hadiah Pelunasan Cicilan, Begini Caranya
Reses di Ciparay: Warga Bicara, H. Asep Ikhsan Siap Kawal Aspirasi sampai Jadi Program Nyata
SATRIA 2026 IKIP Siliwangi: Pengenalan Kampus dengan Pendekatan Humanis dan Berbasis Karakter
Mau Hadiah Langsung Kulkas 2 Pintu? Yuk, Hadiri Adira Experience Day 2026, Catat Tanggalnya
855 Warga Binaan Rutan Kelas I Bandung Terima Remisi HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Program Pentahelix Tetap Berjalan, Sungai Cisungalah Harus Ada Pelebaran
Erick Thohir Sampaikan Pesan Prabowo pada Hari Pramuka ke-65, Dorong Peran Pemuda Hadapi Tantangan Zaman
Pemerintah Percepat Penanganan Pascagempa di Sejumlah Wilayah NTT
Harga Emas Dunia dan Antam Proyeksi Harga, Faktor Penggerak, dan Strategi Pembelian
A Mother’s Final Embrace "Woman Found Holding Her Baby Beneath the Rubble After Flores Earthquake"
Urban Raga Tampilkan Eksperimen Tari dan Teks pada SIPFest 2026