NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG
-Pemandangan kabel listrik dan kabel jaringan yang menjuntai semrawut kini menjadi fenomena yang semakin sering terlihat di berbagai wilayah Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Ironisnya, kondisi tersebut tidak hanya terjadi di daerah pelosok, tetapi juga di pusat pemerintahan daerah.
Di kawasan Soreang yang merupakan ibu kota Kabupaten Bandung, kabel-kabel tampak menggantung tidak beraturan di sejumlah titik jalan. Kondisi itu dinilai merusak estetika kota sekaligus berpotensi membahayakan masyarakat.
Salah seorang warga, Yunus Solehudin (38), mengaku prihatin melihat kondisi tersebut. Menurutnya, kabel yang saling bertumpuk dan menjuntai terlihat bahkan di sekitar kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Bandung.
“Ini di dekat kantor Pemda saja bisa dicek, kabel sana-sini penuh. Tak sedap dipandang,” ujar Yunus saat ditemui di sekitar kawasan Pemda Kabupaten Bandung, Kamis (12/3/2026).
Warga lainnya menyebut pihak terkait tidak boleh membiarkan begitu saja. Apalagi sampai tidak ada tindakan yang dilakukan.
"Negara berhak melayani, melindungi dan menjaga rakyatnya. Ini kabel berbahaya, ugal-ugalan pemasangan nya, diatas genteng rumah, toko, banyak juga, apa solusinya supaya tertib terutama tidak membahayakan," ucap Cecep Darmawan (55).
Selain mengganggu pemandangan, masyarakat juga menilai kabel yang menggantung rendah berpotensi menimbulkan risiko keselamatan, terutama jika terjadi kerusakan instalasi atau saat cuaca ekstrem seperti hujan dan angin kencang.
Fenomena kabel semrawut ini tidak hanya terjadi di Soreang. Kondisi serupa juga banyak ditemukan di sejumlah wilayah lain di Kabupaten Bandung, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Beberapa wilayah yang kerap dihiasi kabel tidak tertata di antaranya Ciparay, Baleendah, Kertasari, Pangalengan, Cimenyan, Pacet, Ciwidey, Rancabali dan beberapa daerah lainnya.
Warga berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap persoalan tersebut. Mereka menilai perlu adanya evaluasi dan penataan jaringan kabel secara serius bersama pihak perusahaan penyedia layanan listrik maupun telekomunikasi.
Penataan kabel dinilai penting tidak hanya untuk memperbaiki tata kota, tetapi juga untuk memastikan keamanan masyarakat dari potensi bahaya instalasi listrik dan jaringan yang tidak tertata dengan baik.
Jika kondisi ini terus dibiarkan, masyarakat khawatir wajah Kabupaten Bandung sebagai daerah berkembang justru tercoreng oleh infrastruktur jaringan yang semrawut dan tidak tertata.
Kini publik menunggu langkah konkret pemerintah daerah bersama para penyedia jaringan untuk menertibkan kabel-kabel yang menjuntai tersebut, sebelum menimbulkan risiko yang lebih besar bagi masyarakat.
**
