Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan

Jumat, 27 Mar 2026 20:10
    Bagikan  
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Gustav VR

Kegiatan Halal Bi Halal dan Silaturahim Idul Fitri Pemuda KNPI Kabupaten Bandung

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG 

-Momentum Idul Fitri dimanfaatkan Dewan Pengurus Daerah (DPD) KNPI Kabupaten Bandung untuk mempererat kebersamaan melalui kegiatan Halal Bihalal dan Silaturahmi yang digelar di Pondok Pesantren Sa’adatturoin, Kecamatan Solokan Jeruk. Jumat (27/3/2026). 

Berlokasi di lingkungan pesantren yang asri dan penuh nuansa religius, kegiatan ini berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para pengurus KNPI dari berbagai bidang hadir dan berbaur tanpa sekat, menciptakan suasana yang akrab dan cair.

Ketua KNPI Kabupaten Bandung, Rifki Fauzi, menegaskan bahwa halal bihalal bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang untuk memperkuat solidaritas pemuda.

“Ini bukan hanya tradisi tahunan, tapi momentum untuk menyatukan kembali semangat kebersamaan. KNPI harus tetap solid dan menjadi motor penggerak pemuda di Kabupaten Bandung,” ujarnya.

Kegiatan ini terasa semakin menarik karena tidak hanya diisi dengan silaturahmi dan ramah tamah, tetapi juga beragam aktivitas kebersamaan seperti permainan yang melibatkan seluruh peserta. Gelak tawa dan semangat kebersamaan terlihat jelas saat para peserta mengikuti permainan, mencairkan suasana sekaligus mempererat hubungan antar pengurus.

Bendahara KNPI, Humaira Zahrotun Noor, menyebut kegiatan seperti ini penting untuk menjaga komunikasi yang sehat di dalam organisasi.

“Lewat kegiatan santai seperti ini, kita bisa saling mengenal lebih dekat. Kekompakan itu tidak hanya dibangun lewat rapat formal, tapi juga dari momen kebersamaan seperti ini,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan Sekretaris Jenderal KNPI, Hamdan Nur Sidik, yang menilai bahwa suasana kebersamaan dalam kegiatan ini menjadi energi baru bagi organisasi.

“Silaturahmi ini menjadi penguat langkah kita ke depan. Dengan kebersamaan yang terjalin, KNPI akan lebih siap menghadapi tantangan dan lebih responsif terhadap isu-isu kepemudaan,” katanya.

Dengan kebersamaan dan kegiatan yang dikemas santai namun bermakna, halal bihalal KNPI Kabupaten Bandung kali ini tidak hanya menjadi ajang saling memaafkan, tetapi juga momentum membangun sinergi dan memperkuat peran pemuda dalam pembangunan daerah.

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Tags
KNPIHBH

Berita Terbaru

Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan
Nahas! Wisatawan Asal Baleendah, Terseret Ombak Pantai Cilame Garut
Antara Target dan Realita: Ketua Komisi D Cecep Suhendar Beberkan Masalah Ketenagakerjaan
Aplikasi Be My Eyes Fasilitasi Bantuan Visual Bagi Penyandang Gangguan Penglihatan Lewat Jaringan Relawan
Tak Mengindahkan Informasi Publik, UPT PJU Kabupaten Bandung Malah Bungkam dan Tutup Mata
Dongeng Anak Narasinetwork "Matahari dari Eragama"
SD Negeri Wobarek Distrik Kurulu Bukti Nyata Semangat Belajar di Papua Pegunungan
The Orient Jakarta Hadirkan Nuansa Tradisional di Jantung Bisnis Sudirman
Ekspansi Alaya Hotels dan Resorts Melalui Unit Hunian Eksklusif di Ubud
Tarya Witarsa: Sampah Tak Pernah Selesai, Antara Teknologi, Kebiasaan, dan Kesadaran