Art for Peace and a Better Future : "Seni sebagai Jembatan Perdamaian dan Harapan"

Kamis, 4 Sep 2025 10:55
    Bagikan  
Art for Peace and a Better Future : "Seni sebagai Jembatan Perdamaian dan Harapan"
SBY Art Community

Pameran Art for Peace and a Better Future di Jakarta, yang diselenggarakan oleh SBY Art Community, Kementerian Kebudayaan, dan EKRAF.

NARASINETWORK.COM - Pada tanggal 6 September 2025, Jakarta menjadi lokasi dibukanya pameran seni bertajuk "Art for Peace and a Better Future" di SPAC8, Ashta District 8. Inisiatif kolaboratif antara SBY Art Community, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, dan EKRAF ini bertujuan untuk menyebarkan pesan perdamaian dan harapan melalui kekuatan seni.

Pameran ini memamerkan karya-karya dari sejumlah seniman ternama lintas disiplin, termasuk Prof. Dr. H. Susilo Bambang Yudhoyono, Agung Fitriana, Agus TBR, Akbar Linggaprana, Bambang Sugiarto, Catur Nugroho, Dr. Cia Syamsiar, S.Pd., M.Sn., Dr. I Gede Arya Sucitra, S.Sn., M.A., Dr. Willy Himawan, M.Sn., Flavia Giulietta, Guntur Wibowo, M.Sn., Koelo Maryam, La OD3, Masdibyo, M. Imam Bawon, M. Rizky Romansyah, MSR, Naufal Abshar, Ricki Roganda Sitepu, Tjokorda Bagus Wiratmaja, dan Zusfa Roihan, M.Sn. Keberagaman latar belakang seniman menjanjikan pengalaman visual yang kaya dan menggugah bagi setiap pengunjung.

Pameran ini terbuka untuk umum mulai 7 September hingga 5 Oktober 2025, dengan jam operasional galeri dari pukul 10.00 hingga 22.00 WIB setiap harinya. Kesempatan ini terbuka lebar bagi seluruh lapisan masyarakat untuk menikmati dan merenungkan pesan-pesan mendalam yang disampaikan melalui karya-karya seni yang dipamerkan.

Diharapkan, "Art for Peace and a Better Future" akan menjadi wadah bagi para seniman untuk menyuarakan aspirasi mereka, serta menginspirasi masyarakat untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan dunia yang lebih damai dan sejahtera. Melalui seni, diharapkan pesan-pesan positif ini dapat menyentuh hati dan pikiran setiap individu.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Transcendental Lyrical Mysticism A New Philosophical Aesthetic in Literature Liauw Pauw Phing
Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas Hadirkan Habib Syech bin Abdul Qodir Assegaf dan Tokoh Lintas Agama
Wali Kota Padang Lepas Tim Safari Puisi Empat Negara Satupena Sumbar dan Sumbar Talenta
Safari Puisi Empat Negara Resmi Digelar Satupena Sumbar, Sumbar Talenta Perkenalkan Karya Sastra di Malaysia
Arif Onelegz "Rising Beyond Limits"
Registrasi SIM Biometrik Hadirkan Bilik Khusus Pengguna Berhijab, Komdigi Pastikan Privasi Pelanggan Terjaga
Polresta Bandung Bongkar Jaringan Narkoba, Ada 105 Kasus Dalam Waktu Dua Bulan
Empat Dekade Bersastra Suriali Andi Kustomo Menata Langkah Baru Seni Kota Tegal
Satpol PP Kabupaten Bandung Perkuat Keamanan Komplek Pemerintahan
Hanna Sania dan Nurhayati dari RBC Sampaikan Pesan pada Aksi Unjuk Rasa, Unjuk Karya di TIM Melalui Puisi
narasinetwork.com Football Lab #01 "Membaca Tekanan Tinggi dan Serangan Efektif Indonesia atas Kamboja"
Hattrick Mitchell Baker Antar Timnas Indonesia Bungkam Kamboja 5-1 di Pembuka Piala AFF 2026
KOSMAK Ungkap Dugaan Korupsi Rp.26 Miliar untuk Pengembangan Tanaman Porang di Sidrap
SatuPena dan IMLF Audiensi dengan Kapolda Sumbar Bahas Sinergi Literasi Budaya untuk Mendukung Kamtibmas
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi V Persaid Jember Hadapi Persakabo Bogor pada Laga Pembuka
Peringati Hari Anak, Begini Pesan Ketua KPID Jawabarat
Komunitas Salihara Gelar SIPFest 2026 Bertema "asiaria", Hadirkan Seniman Asia dan Diaspora Asia
Kompetisi Nasional Sepak Bola Amputasi Indonesia Edisi V Digelar di Bogor Seleksi Tim Nasional Dimulai
“Sepak Bola Indonesia Menuju Era Baru Antara Kebangkitan Tim Nasional, Pembenahan Liga, dan Ujian Konsistensi"
Dewi Sri Dari Kisah Padi, Tradisi Agraris, hingga Ragam Seni Nusantara