Ini kata warga Desa Citereup dan Lamajang Usai di Bronjong

Jumat, 24 Oct 2025 11:27
    Bagikan  
Ini kata warga Desa Citereup dan Lamajang Usai di Bronjong
Istimewa

Pembangunan Bronjong di wilayah Dayeuhkolot yang sering terkena banjir

NARASINETWORK.COM - KAB. BANDUNG

-Warga masyarakat Kp Lamajang Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung, merasa lega dengan adanya Pembangunan Pintu Lamajang. 

"Meski terjadi hujan deras Kp. Lamajang saat ini terbebas dari genangan air. Alhamdulillah air posisi di Cikapundung besar disekitar kampung kami tidak banjir adapun genangan sedikit itupun dikarnakan kondisi pintu Air sedang ditutup," ujar salah seorang Warga Kp. Lamajang Kecamatan Dayeuhkolot Kab. Bandung pada Jumat (24/10/2025)

Dikatakan bahwa tidak ada back water dari sungai dikampung, ucapan terimakasih kepada Tri Rahmanto dan Bupati Bandung HM. Dadang Supriatna yang sudah memperhatikan warga.

"Kami selaku warga Lamajang dengan dibangunnya percepatan pembangunan pintu air," ucapnya.


Selain itu, oleh rekan-rekan PRIMA dibangun pula benteng pembatas sungai yang kini sangat terasa sekali dampak manfaatnya.

"Tidak banjir lagi kalau dahulu sebelum ada pembangunan tersebut hujan sedikit atau tidak hujan diwilayah kami tapi hujan dikota bandung diwilayah kami selalu banjir," jelas Warga. 


Sementara itu, Ibu Irma salah seorang warga Citeureup RW 17 menuturkan setelah bronjong, Ia merasa tenang tidak khawatir meskipun air meluap juga.

"Beda dengan kemarin, waktu belum dipasang bronjong, kalau air meluap selalu waswas bahkan selalu mantau dipinggir sungai untuk melihat kondisi air, takut menggenagi kediaman kami," ungkapnya. 

Hal senada diungkapkan Tatang Ketua RW 17, Ia mengucapkan terimakasih pada salah seorang tokoh yang sudah memperjuangkan Kampung Lamajang dan Citeureup agar terbebas dari luapan air, serta Kades Citeureup dan Bapak Bupati Bandung Kang DS. 

"Alhamdulillah saat ini kami merasa tenang dan tidak waswas lagi Meski air dari Kota Bandung besar," tutupnya. 

**

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Sektor Pertanian Indonesia Ditingkatkan Melalui Kolaborasi dan Dukungan Kebijakan Pemerintah
Platform Informasi Mudik Lebaran 2026 dari Kementerian PU Siap Bantu Masyarakat Rencanakan Perjalanan
Military Sleep Method Teknik Militer untuk Bantu Tertidur Lebih Cepat
Kendaraan Dinas Kemenag Tidak Boleh Digunakan untuk Mudik Lebaran
Libur Lebaran Waktu yang Tepat untuk Kurangi Ketergantungan Anak pada Media Sosial
Manggala Agni Siapkan Langkah Dini Antisipasi Karhutla Jelang Musim Kemarau El Nino
“Di Depan Kantor Pemda Saja Semrawut”: Kabel Menjuntai di Kabupaten Bandung Dinilai Membahayakan Warga
PKL Pasar Banjaran Bersiap Ditertibkan, Satpol PP Jadwalkan Operasi Setelah Lebaran
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Pusaka Super Apps Siap Bantu Pemudik Cari Masjid Terdekat Selama Perjalanan
Ekspedisi Masjid Indonesia Berangkat 'Masjid Jadi Tempat Singgah Pemudik Lebaran 1447 H'
Indonesia Hadirkan Produk Kerajinan Unggulan di Pameran Home InStyle 2026 Hongkong
Wartawan Dilarang Liput Acara Buka Bersama Bank BJB Soreang dan OPD Pemkab Bandung
Dishub Kabupaten Bandung Siagakan 259 Personel di 12 Pos Pengamanan Mudik Lebaran 2026
Hari Kopi Nasional "Peran Kopi dalam Budaya dan Perekonomian Indonesia"
Pemulihan Pendidikan Pascabencana Mendikdasmen Buka RKD di SMK Negeri 1 Peusangan
Presiden Prabowo Soroti Korupsi Sebagai Ancaman Bagi Negara dalam Peringatan Nuzulul Qur’an 1447 H
Teori Ibnu Khaldun: Mengapa Peradaban Besar Selalu Mengalami Siklus Kejayaan dan Keruntuhan
Kue Lebaran dari Dapur Sendiri Kendali Bahan, Hemat Biaya, dan Sarana Ekspresi Kreatif
Dari Nastar hingga Kue Kacang Kue Kering Klasik yang Jadi Sajian Utama Ramadan