Pemkab Bogor Pacu Penataan Kawasan Puncak, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Prioritas

Jumat, 7 Nov 2025 09:20
    Bagikan  
Pemkab Bogor Pacu Penataan Kawasan Puncak, Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Prioritas
Istimewa

Pemkab Bogor terus berkomitmen mempercepat penataan kawasan Puncak melalui langkah kolaboratif lintas sektor. Bupati Bogor, Rudy Susmanto, menekankan pentingnya penataan yang mencakup aspek infrastruktur, sosial, ekonomi, dan lingkungan.

NARASINETWORK.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor semakin gencar dalam upaya mempercepat penataan kawasan Puncak. Komitmen ini ditegaskan kembali oleh Bupati Bogor, Rudy Susmanto, saat memimpin Rapat Koordinasi Penataan Kawasan Puncak yang berlangsung di Pendopo Bupati Bogor pada Kamis (6/11/2025) Kehadiran berbagai pihak, mulai dari jajaran perangkat daerah hingga representasi sektor swasta, mencerminkan keseriusan Pemkab Bogor dalam mewujudkan visi Puncak yang lebih tertata dan berdaya saing.

Dalam sambutannya, Bupati Rudy Susmanto menekankan bahwa Puncak bukan hanya sekadar jalur penghubung antar wilayah, melainkan juga merupakan ikon pariwisata yang memiliki kontribusi signifikan terhadap perekonomian Kabupaten Bogor. Oleh karena itu, penataan kawasan Puncak harus dilakukan secara komprehensif, mencakup berbagai aspek seperti infrastruktur, sosial, ekonomi, dan kelestarian lingkungan.

"Penataan Puncak ini bukan semata-mata tentang pembangunan fisik, tetapi juga tentang bagaimana kita menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi lokal, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan pelestarian lingkungan," ujar Bupati Rudy.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan bahwa Pemkab Bogor telah merancang serangkaian langkah strategis untuk mempercepat proses penataan kawasan Puncak. Salah satu fokus utama adalah peningkatan koordinasi dan sinergi antar berbagai sektor terkait.

"Kita tidak bisa bekerja secara silo. Kolaborasi yang solid antar semua pihak sangat penting untuk memastikan penataan Puncak berjalan efektif dan mencapai hasil yang optimal," tegasnya.

Pembangunan skala besar di kawasan Puncak direncanakan akan dimulai pada tahun 2026. Namun, berbagai persiapan telah dilakukan sejak tahun 2025, termasuk penataan aspek administratif, peningkatan kapasitas teknis, dan implementasi program-program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

Selain itu, Pemkab Bogor juga berupaya untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal di sepanjang jalur Puncak. Upaya ini dilakukan melalui penataan kawasan ekonomi yang lebih terintegrasi dan pemberian dukungan kepada pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

"Kita ingin menjadikan Puncak sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal," kata Bupati Rudy.

Dalam mendukung penataan kawasan Puncak, Pemkab Bogor juga menggandeng sektor swasta melalui program Corporate Social Responsibility (CSR). Dana CSR tersebut akan dialokasikan untuk membiayai berbagai proyek prioritas, seperti peningkatan kualitas jalan, perbaikan sistem drainase, dan pembenahan fasilitas publik.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari sektor swasta. Kemitraan yang kuat antara pemerintah dan swasta adalah kunci untuk mewujudkan Puncak yang lebih baik," ungkapnya.

Selain fokus pada pembangunan infrastruktur, Pemkab Bogor juga berupaya untuk meningkatkan kesiapsiagaan di kawasan wisata Puncak, terutama pada saat-saat puncak kunjungan seperti akhir pekan dan musim liburan. Dinas Pariwisata, Satpol PP, dan DLH diinstruksikan untuk meningkatkan koordinasi dan intensitas patroli.

Dengan berbagai upaya yang telah dan akan terus dilakukan, Pemkab Bogor optimis dapat mewujudkan kawasan Puncak yang indah, tertib, dan maju. Puncak diharapkan dapat menjadi kebanggaan masyarakat Bogor dan Indonesia, serta menjadi model bagi pengelolaan kawasan wisata yang berkelanjutan di daerah lain.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Respon WALHI Terkait Fenomena Macan Tutul Turun Gunung: Alarm Kerusakan Habitat di Jawa Barat
PLN Icon Plus Perkuat Budaya K3 Nasional melalui Apel Bulan K3 di Jawa Bagian Tengah
Kang DS dan Wabup Bandung Hadiri Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah, Dukung Program Prioritas Presiden
Longsor Pangalengan Telan 2 Korban Jiwa, Kang DS Gercep ke Rumah Duka dan Evakuasi Warga Terdampak
Kemenpar dan Delegasi APN Aljazair Bahas Kolaborasi Pariwisata Tingkatkan Hubungan Bilateral
SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Kunjungi Kemenko Perekonomian Pelajari Kebijakan Ekonomi Nasional
Pemerintah Perkuat Komunikasi dengan Investor Jaga Stabilitas Sektor Keuangan
Kementerian PKP Gelar Forum Integritas Jaga Integritas untuk Program Perumahan Nasional
13 Seri Prangko 2026 Mengenang Budaya, Sejarah, dan Kerjasama Internasional
Rajut dengan Motif Tradisional "New Style" untuk Semua Musim
Presiden Prabowo Dorong Sinergi Pemerintah Pusat Daerah dalam Gerakan "Indonesia Asri"
Banana Tart Klasik Camilan Manis yang Mudah Dibuat Sendiri
Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'
Bulan Sya’ban Peristiwa Penting dan Tradisi yang Membentuk Kehidupan Beragama
Menghidupkan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban Momentum Istimewa di Bulan Sya’ban Tahun 2026
Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Presiden Prabowo Resmikan Dewan Energi Nasional Struktur Keanggotaan untuk Perumusan Kebijakan Energi
Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi