PP TUNAS Jadi Benteng Menkomdigi Ajak Orang Tua Kawal Anak di Dunia Maya

Jumat, 21 Nov 2025 22:22
    Bagikan  
PP TUNAS Jadi Benteng Menkomdigi Ajak Orang Tua Kawal Anak di Dunia Maya
Istimewa

Menkomdigi Meutya Hafid menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam melindungi anak-anak dari bahaya di ruang digital.

NARASINETWORK.COM - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyoroti krusialnya peran keluarga dan pendampingan orang tua dalam melindungi anak-anak di era digital. Penegasan ini disampaikan dalam Festival Hari Anak Sedunia 2025 yang berlangsung di Hotel Lumire, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (20/11/2025).

Meutya mengungkapkan keprihatinannya atas banyaknya anak yang "berlayar sendirian" di lautan digital yang penuh tantangan tanpa pengawasan memadai. Data dari survei UNICEF tahun 2023 mengungkap bahwa rata-rata anak Indonesia menghabiskan 5,4 jam sehari di internet, dengan lebih dari separuh terpapar konten dewasa dan hampir separuhnya mengalami perundungan siber.

Sebagai contoh, Menkomdigi mengisahkan MW, seorang siswa sekolah dasar yang tanpa sengaja menemukan konten dewasa dalam permainan daring, serta Denta, yang menjadi sasaran perundungan di media sosial setelah mengampanyekan gaya hidup anti rokok.

Kasus-kasus ini menggambarkan betapa pentingnya keterlibatan aktif orang tua dalam mendampingi anak-anak berinteraksi di dunia maya. "Kita berharap orang tua tidak hanya membuatkan akun untuk anak-anak, tetapi juga mendampingi mereka dalam menjelajahi dunia maya," ujar Meutya.

Pemerintah turut memperkuat perlindungan anak di ranah digital melalui Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik Dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS). Regulasi ini mewajibkan platform digital untuk menerapkan penundaan akses bagi anak-anak yang belum memenuhi batasan usia. Meutya menambahkan bahwa beberapa platform, seperti Roblox, telah mulai menerapkan sistem verifikasi usia anak melalui penggunaan kamera.

Menkomdigi berharap upaya-upaya ini dapat menjamin pertumbuhan anak-anak yang aman dan percaya diri di ruang digital. Dalam acara tersebut, Meutya Hafid didampingi oleh Dirjen Pengawasan Ruang Digital Kementerian Komdigi Alexander Sabar, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi, serta sejumlah tokoh dari komunitas pemerhati anak.

Festival Hari Anak Sedunia 2025, dengan tema "Listen to the Future", mengajak seluruh elemen masyarakat untuk benar-benar mendengarkan aspirasi anak-anak dan memastikan ketangguhan mereka dalam menghadapi tantangan digital, krisis iklim, serta pemenuhan hak-hak mereka menuju Indonesia Emas 2045.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Mengapa Kita Mengantuk Setelah Makan ?
Hari Bahasa Ibu Internasional 2026 Momentum Jaga Warisan Linguistik
Daegu Marathon 2026 "Daegu Siap Sambut Pelari dari Seluruh Dunia"
PON 2028 NTT-NTB Provinsi Penyangga untuk Efisiensi Fasilitas Olahraga
Zona Integritas Kunci Kepercayaan Publik pada KLH/BPLH
Menemukan Harta Karun Literasi di Perpustakaan Kota Daegu
Perjalanan Imersif Menjelajahi Peradaban Korea di Museum Nasional Daegu
Fokus pada 3T Pemerintah Perkuat Pendidikan di Wilayah Terpencil
Uji Pengetahuan PPG Guru PAI Angkatan 4 Digelar Kemenag
TVS Motor Indonesia Capai Produksi 1 Juta Unit Kendaraan
Industri Otomotif Nasional Siap Penuhi Kebutuhan Pick-up
Khutbah Jumat Meraih Kemuliaan Ramadan dengan Kejujuran dan Amanah
Dongeng Anak Narasinetwork "Adit dan Medali Pahlawan Puasa"
Gebrakan Besar di Jombang! Makan Bergizi Gratis Digelontorkan, Warga Berbondong-bondong Hadir
Peran Krusial Masyarakat dalam Kelancaran Program Makan Siang Gratis di Jombang
Esensi Ramadan Dari Balik Dapur Sederhana
Anti Ribet dan Stylish Memilih Overall Denim Jeans untuk Anak Aktif
Standar Hidup di Media Sosial Antara Impian dan Tekanan Nyata
Algoritma Baru Media Sosial Fokus pada Kualitas dan Dampak Bukan Hanya Viralitas
Strategi Media Sosial 2026 Fokus pada Video, Otomatisasi, dan Pengalaman Pelanggan