Kepercayaan Publik di Era Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan TOP GPR Award 2025

Senin, 10 Nov 2025 01:56
    Bagikan  
Kepercayaan Publik di Era Digital Kemdiktisaintek Raih Penghargaan TOP GPR Award 2025
Istimewa

Kemdiktisaintek meraih tiga penghargaan dalam TOP GPR Award 2025 atas keberhasilan dalam komunikasi publik digital. Penghargaan ini menjadi bukti komitmen Kemdiktisaintek dalam membangun kepercayaan publik melalui inovasi, kolaborasi, dan transparansi.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) mencatat prestasi membanggakan dalam ajang 5th TOP Government Public Relation (GPR) Award 2025 yang diadakan oleh GPR Institute. Dengan tema “Digital Trust & Public Engagement Peran Strategis GPR di Era Disrupsi."

Kemdiktisaintek berhasil meraih GPR Championship 2025 atas keberhasilan dalam Pengelolaan Komunikasi Publik Digital, serta TOP GPR Award 2025 untuk kategori Prestasi dalam Mengelola Komunikasi Publik Digital. Selain itu, Kepala Biro Umum, Humas, dan Pengadaan Barang dan Jasa (BUHPBJ) Kemdiktisaintek, Manifes Zubayr, juga dinobatkan sebagai Top Government Public Relations Leader 2025.

Penghargaan ini diberikan atas kepemimpinan dan kontribusi dalam memperkuat tata kelola komunikasi publik pemerintah yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepercayaan publik. Pencapaian ini adalah wujud pengakuan atas upaya Kemdiktisaintek dalam mengelola komunikasi publik yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital, serta mendukung tata kelola pemerintahan yang terbuka dan partisipatif.

Kabiro BUHPBJ, Manifes Zubayr, menyampaikan bahwa Kemdiktisaintek akan terus meningkatkan penyebaran informasi program-programnya kepada masyarakat luas, khususnya di sektor pendidikan tinggi. Ia juga mengajak seluruh jajaran di Kemdiktisaintek untuk terus meningkatkan fungsi humas.

Penghargaan ini menegaskan komitmen Kemdiktisaintek dalam memperkuat tata kelola komunikasi publik pemerintah yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepercayaan masyarakat. Melalui pemanfaatan berbagai kanal digital, Kemdiktisaintek berupaya menyajikan informasi kebijakan pendidikan tinggi, sains, dan teknologi secara terbuka, jelas, dan berdampak bagi masyarakat.

Upaya ini selaras dengan kebijakan “Diktisaintek Berdampak”, yang menempatkan komunikasi publik sebagai instrumen penting dalam memperluas akses informasi, mendorong partisipasi publik, dan memperkuat ekosistem inovasi nasional.

Kemdiktisaintek terus meningkatkan kapasitas komunikasi publik dengan pendekatan berbasis data dan teknologi digital, sehingga setiap kebijakan dan program dapat diterima secara konstruktif oleh publik.

Direktur GPR Institute, Arief Munajad, menyatakan bahwa komunikasi publik pemerintah memegang peranan penting dalam membangun kepercayaan masyarakat di tengah disrupsi informasi digital. Pihaknya berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kapasitas, riset, dan pengembangan kompetensi GPR di Indonesia. Dengan kolaborasi yang solid dan komunikasi yang transparan, inklusif, serta berorientasi pada kepercayaan, komunikasi publik pemerintahan di era digital dapat diperkuat.

Ajang Top GPR Award diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah yang berhasil mengembangkan praktik Government Public Relations secara efektif dan berkelanjutan. Melalui penghargaan ini, GPR Institute mendorong penguatan komunikasi publik pemerintah agar semakin profesional, adaptif, dan terpercaya.

Penghargaan yang diterima Kemdiktisaintek menjadi motivasi untuk terus menyajikan komunikasi publik yang berdampak dan berorientasi pada kemajuan pendidikan tinggi, riset, dan teknologi di Indonesia. Sebagai kementerian yang berkomitmen terhadap inovasi dan keterbukaan, Kemdiktisaintek akan terus berupaya, memperkuat kolaborasi, dan menghadirkan tata kelola komunikasi publik yang semakin baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara
Cipta Bella Garut Ramai Pengunjung, Kenyamanan Dipuji, Namun Pengelolaan Perlu Terus Ditingkatkan
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diharapkan 28-29 Maret Masyarakat Diminta Sesuaikan Jadwal Perjalanan Kembali
Krisis Pangan Dunia Meningkat Indonesia Dorong Swasembada Lewat Deregulasi dan Modernisasi
Kebuntuan Negosiasi Gaji dan Kontrak Lebih dari 1.000 Staf ABC Lakukan Mogok Kerja 24 Jam
Celah Tenang di Sudut Barat Nusa Ceningan
Shelter Pererenan Paduan Arsitektur Tropis dan Hidangan Mediterania
Menikmati Senja dan Kolam Infinity di Timbis Beach Club
Halal Bihalal 1447 Hijriah, Kang DS Ajak ASN Perkuat Silaturahmi dan Tingkatkan Pelayanan
Nahas! Wisatawan Asal Baleendah, Terseret Ombak Pantai Cilame Garut
Antara Target dan Realita: Ketua Komisi D Cecep Suhendar Beberkan Masalah Ketenagakerjaan
Aplikasi Be My Eyes Fasilitasi Bantuan Visual Bagi Penyandang Gangguan Penglihatan Lewat Jaringan Relawan
Tak Mengindahkan Informasi Publik, UPT PJU Kabupaten Bandung Malah Bungkam dan Tutup Mata
Dongeng Anak Narasinetwork "Matahari dari Eragama"
SD Negeri Wobarek Distrik Kurulu Bukti Nyata Semangat Belajar di Papua Pegunungan
The Orient Jakarta Hadirkan Nuansa Tradisional di Jantung Bisnis Sudirman
Ekspansi Alaya Hotels dan Resorts Melalui Unit Hunian Eksklusif di Ubud
Tarya Witarsa: Sampah Tak Pernah Selesai, Antara Teknologi, Kebiasaan, dan Kesadaran