Jelang Nataru 2026 Pemerintah Depok Antisipasi Perubahan Harga Bahan Pokok Pasar Sukatani

Sabtu, 13 Dec 2025 00:38
    Bagikan  
Jelang Nataru 2026 Pemerintah Depok Antisipasi Perubahan Harga Bahan Pokok Pasar Sukatani
Istimewa

Menjelang akhir tahun 2025 (Jumat, 12/12/2025) Pasar Sukatani Depok mengalami perubahan harga bahan pokok cabai, minyak goreng kemasan, daging ayam, telur ayam, dan ikan segar naik harga 5-10%.

NARASINETWORK.COM - Menjelang akhir tahun 2025, Pasar Sukatani salah satu pasar grosir dan eceran utama di wilayah Depok mengalami perubahan harga pada sejumlah jenis bahan pokok, seperti yang diamati pada Jumat kemarin (12/12/2025).

Perubahan harga ini terkait erat dengan kedatangan momen liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, yang meningkatkan permintaan masyarakat terhadap kebutuhan sehari-hari.

Dari pengamatan di lapangan, sejumlah bahan pokok yang menjadi kebutuhan utama masyarakat mengalami kenaikan harga rata-rata antara 5 hingga 10 persen. Jenis bahan pokok yang mengalami kenaikan tersebut meliputi cabai (baik cabai rawit maupun cabai merah), minyak goreng kemasan, daging ayam, telur ayam, dan ikan segar.

Kenaikan harga ini didorong oleh peningkatan permintaan yang terjadi menjelang liburan, di mana masyarakat biasanya menyiapkan stok bahan makanan untuk perayaan atau perjalanan. Selain itu, faktor lain seperti perubahan kondisi pasokan (seperti gangguan distribusi akibat mobilitas yang meningkat jelang Nataru) juga turut berkontribusi pada perubahan harga ini.

Sebaliknya, jenis bahan pokok lain yakni daging sapi cenderung mengalami penurunan harga di Pasar Sukatani. Penurunan ini dikaitkan dengan ketersediaan stok yang cukup di pasar, serta permintaan yang tidak mengalami kenaikan dibandingkan jenis bahan pokok lain. Beberapa pedagang di Pasar Sukatani menyampaikan bahwa stok daging sapi yang masuk ke pasar selama beberapa hari terakhir cukup melimpah, sehingga tidak terjadi tekanan permintaan yang mendorong kenaikan harga.

Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah, yang mengunjungi Pasar Sukatani pada hari yang sama, menyampaikan tanggapan terkait perubahan harga bahan pokok tersebut. Menurutnya, pihak Pemerintah Kota Depok akan segera berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) untuk mengantisipasi potensi kenaikan inflasi jelang tutup tahun. "Kita tidak ingin masyarakat mengalami kesulitan akibat kenaikan harga bahan pokok menjelang liburan. Oleh karena itu, koordinasi dengan TPID akan segera dilaksanakan untuk menyiapkan langkah-langkah yang tepat," ujarnya.

Langkah-langkah yang akan dipersiapkan oleh pihak Pemerintah Kota Depok bersama TPID meliputi beberapa hal. Pertama, pengawasan terhadap harga bahan pokok di pasar-pasar wilayah Depok, termasuk Pasar Sukatani, untuk memastikan tidak ada praktik harga yang tidak wajar atau peningkatan harga yang tidak sesuai dengan kondisi pasokan. Kedua, penyediaan stok bahan pokok cadangan yang dapat diterbitkan jika terjadi kelangkaan atau kenaikan harga yang terlalu tinggi. Ketiga, sosialisasi kepada masyarakat tentang informasi harga bahan pokok yang wajar, sehingga masyarakat dapat memilih pembelian yang sesuai dan menghindari penipuan harga.

Selain itu, pihak Pemerintah Kota Depok juga akan berkoordinasi dengan pedagang di Pasar Sukatani untuk memastikan ketersediaan stok bahan pokok tetap terjaga. Beberapa pedagang yang diwawancarai menyatakan dukungan terhadap upaya stabilisasi harga tersebut, dan siap bekerja sama dengan pihak pemerintah untuk menjamin kelancaran pasokan bahan pokok menjelang Nataru 2026.

Pengamatan selanjutnya terhadap perubahan harga bahan pokok di Pasar Sukatani akan terus dilakukan oleh pihak Pemerintah Kota Depok dan TPID selama periode jelang liburan Nataru. Tujuan utama dari upaya ini adalah memastikan masyarakat dapat merayakan akhir tahun dengan tenang, tanpa terbebani oleh kenaikan harga bahan pokok yang tidak terkontrol.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Pelayanan KRL Normal Kembali Jejak Duka Masih Terasa di Bekasi Timur
Sketsa Gaya 'Rancangan Busana Inklusif dan Bertekstur' Vol.4
Wabup Ali Syakieb Audiensi dengan Wamenpora Taufik Hidayat, Ini yang Dibahas
Produksi Beras Capai 19,31 Juta Ton BPS Catat Kenaikan Tipis
Tata Kelola Migas dan Inovasi Teknologi dalam Menghadapi Tantangan Global
Waisak 2570 BE "Penghormatan dan Doa untuk Para Pejuang"
Riset Universitas Sebelas Maret Surakarta Ungkap Peran Adiwiyata dalam Membentuk Karakter
Mahasiswa Prodi Sosant UNS Teliti Penerapan Nilai Adiwiyata di Tiga Tingkatan Sekolah di Surakarta
Iyut Fitra Penyair yang Memeluk Kata Hingga Napas Terakhir
WOW! Rp. 220 Miliar Dianggarkan Untuk Pembangunan Danau, Retensi hingga Normalisasi Sungai di Kawasan Banjir
Dorong Prestasi dan Partisipasi, Raperda Keolahragaan Daerah Disetujui di Paripurna
KDS: Rekomendasi DPRD Jadi Acuan Perbaikan Kinerja Pemkab Bandung
KDS Tegaskan Komitmen Pembenahan Data Lahan di Rakor LP2B ATR/BPN
Heru Tjahjono: Program Makan Bergizi Gratis Jadi Fondasi Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas 2045
Terobosan Baru Susi Pudjiastuti, Ambil Alih Warga Terlilit Pinjol jadi Nasabah Bank BJB
BREAKING NEWS "Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur"
Geger! Seorang Pria di Jelekong Kabupaten Bandung Tewas Bersimbah Darah, Diduga Terbakar Api Cemburu
IMLF-4 Fadli Zon Dijadwalkan Tandatangani Sampul Peringatan Seabad Jam Gadang
Keluhan Pelanggan Meningkat, Layanan PDAM Tirta Raharja Jadi Sorotan di Ciparay
Ridwan Ginanjar Serukan Pemuda Jawa Barat Ambil Peran Solusi Berbasis Komunitas di 2026