NARASINETWORK.COM - Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat Arifin mendampingi Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam acara peresmian Pasar Kombongan yang berlokasi di Jalan Bungur Besar Gang XVII, RT 001/RW 01 Kelurahan Gunung Sahari Selatan, Kecamatan Kemayoran, pada Selasa kemarin (6/1/2026).
Pasar Kombongan memiliki luas total 2.664 meter persegi dengan struktur bangunan dua lantai. Lantai atas diperuntukkan bagi 71 kios, sedangkan lantai bawah menyediakan 50 los untuk para pedagang.
Gubernur Pramono Anung menjelaskan bahwa pasar ini telah menerapkan sistem transaksi pembayaran digital melalui QRIS, yang dirancang untuk memudahkan aktivitas berbelanja, mempercepat proses transaksi, serta menjamin keamanan bagi semua pihak.
"Di pasar ini, pembayaran untuk kebutuhan belanja sudah dapat dilakukan menggunakan QRIS. Sistem ini bertujuan untuk mengurangi risiko terjadinya kejahatan, serta lebih praktis untuk dibawa ke mana saja tanpa khawatir kehilangan atau dicopet. Hal ini juga akan mempermudah pembeli untuk berbelanja dengan aman dan nyaman," ujarnya.
Selain itu, Gubernur mengimbau seluruh pedagang untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan pasar. Kebersihan yang terjaga diharapkan dapat membuat pengunjung merasa senang dan betah beraktivitas berbelanja di pasar tersebut.
Di sisi lain, Gubernur juga menyampaikan permintaan kepada Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat untuk segera menangani persoalan terkait akses jalan menuju pasar.
"Saya meminta Bapak Wali Kota bekerja sama dengan PD Pasar Jaya untuk mengatasi permasalahan akses jalan bagi kendaraan bermotor yang ingin menuju pasar. Terdapat jalur kereta api di sekitar lokasi yang tidak dapat kita ganggu, sehingga langkah yang dapat dilakukan adalah membuka dan memperbaiki akses yang ada agar saudara-saudara pembeli dapat datang ke pasar dengan lebih mudah," jelas Pramono Anung.
Ia menegaskan keyakinannya bahwa dengan terbukanya akses yang lebih baik, akan tercipta proses interaksi yang tidak hanya berdampak pada aktivitas ekonomi, tetapi juga memperkuat hubungan sosial antar masyarakat. Hal ini diharapkan dapat membuat semua kegiatan di sekitar pasar berjalan lancar dan memberikan kenyamanan bagi para pedagang maupun pembeli.
