Pererat Hubungan Budaya "KCCSA Hadirkan Seni Hanbok dan Kerajinan Korea"

Kamis, 4 Sep 2025 12:01
    Bagikan  
Pererat Hubungan Budaya "KCCSA Hadirkan Seni Hanbok dan Kerajinan Korea"
KCCSA

Pusat Kebudayaan Korea Selatan Afrika Selatan (KCCSA) akan mengadakan lokakarya kerajinan tradisional Korea dan kuliah tentang seni Hanbok pada 8 September 2025 di Pretoria.

NARASINETWORK.COM - Pusat Kebudayaan Korea Selatan Afrika Selatan (KCCSA) akan menyelenggarakan serangkaian lokakarya kerajinan tradisional Korea dan kuliah untuk mempererat hubungan budaya antara Afrika Selatan dan Korea Selatan. Acara ini akan diadakan pada hari Senin, 8 September 2025, mulai pukul 10:30 hingga 16:00 di kantor KCCSA, yang terletak di 267 Waterkloof Rd, Brooklyn, Pretoria.

Inisiatif gratis dan terbuka untuk umum ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang warisan Korea melalui seni Hanbok dan berbagai kerajinan tradisional. Program ini akan dibagi menjadi dua bagian utama: kuliah mendalam tentang budaya Hanbok dan signifikansinya dalam drama Korea, yang akan dibawakan oleh Dr. Sunyoung Park, Direktur Kebudayaan Hanbok Busan.

Pusat Kebudayaan Korea Selatan Afrika Selatan (KCCSA) akan mengadakan lokakarya kerajinan tradisional Korea dan kuliah tentang seni Hanbok pada 8 September 2025 di Pretoria. Acara ini gratis dan bertujuan untuk mempererat hubungan budaya dan meningkatkan pemahaman tentang warisan Korea. 

Bagian kedua terdiri dari serangkaian lokakarya langsung yang mencakup pembuatan Gwi-Jumeoni (kantong tradisional Korea) yang dihiasi dengan Maedeup (ikatan simpul Korea), yang akan dipimpin oleh Dr. Youngae Lee dari Forum Kebijakan Mode Tekstil Busan dan Profesor Sun-tae Hwang dari Universitas Kookmin. Selain itu, peserta akan berkesempatan untuk belajar tentang lukisan Minhwa (seni rakyat Korea) di bawah bimbingan Dr. Jungok Um, seorang teknisi industri Hanbok bersertifikat.

Menurut juru bicara KCCSA, "Acara ini menawarkan platform unik bagi masyarakat untuk memperdalam apresiasi mereka terhadap budaya Korea yang kaya dan beragam. Kami mengundang semua yang berminat untuk bergabung dengan kami dalam merayakan keindahan Hanbok dan keterampilan tradisional Korea."

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Wali Kota Jakarta Utara Hadiri Pengangkatan Wakapolres Baru AKBP Rohman Yonky Dilatha
PWI Pusat Gelar Kemah Budaya di Kawasan Adat Baduy untuk HPN 2026 Rumah Baca Ceria Bekasi Ikut Berpartisipasi
Sirkuit Motocross Selapajang Kota Tangerang Siap Beroperasi Dua Kejuaraan Nasional Akan Digelar Tahun 2026
10 Pojok Literasi Masyarakat Akan Dibangun di Kota Tangerang Tahun 2026 Pemkot Fokus Perluas Akses Literasi
Tanah Dirampas Proyek Tol Getaci, Lima Tahun Nenek Oom Menunggu Hak yang Tak Kunjung Datang
Penguatan Pangan, Energi, dan Infrastruktur Jadi Fokus Rakernas APKASI Tahun 2026
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi IMLF-4 Jadi Bagian dari Rangkaian Perayaan Bersama SatuPena Sumbar
Komunitas Perupa Perempuan Indonesia Buka KOMPPI Art Space di Tamini Square Mall Jakarta Timur
Komppi Art Space Resmi Dibuka di Tamini Square Mall Hadirkan Art in Motion di Ruang Publik Jakarta
Dukung Peringatan HPN 2026 Narasinetwork.com Hadiri Kemah Budaya PWI ke Kawasan Adat Baduy
Kemah Budaya PWI Pusat 2026 Narasinetwork.com Ungkap Filosofi Hidup Masyarakat Baduy dalam Reportase Sketsa
Anak-anak Baduy Tanpa Sekolah Formal Pendidikan yang Tumbuh dari Bumi dan Nilai-Nilai Tradisi
Saat Libur Tahun Baru, PLN Tuntaskan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Meski Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Libur Tahun Baru, Petugas PLN Tuntaskan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Kabupaten Lebak Tuan Rumah Kemah Budaya PWI Pusat untuk HPN 2026 di Baduy
Komunitas Salihara dan ArtSociates Hadirkan Pameran Seni 'Imba Dari Abstraksi ke Abstrakisme'"
41 Wartawan dan Sastrawan Kunjungi Kampung Adat Baduy dalam Rangkaian Peringatan HPN 2026
Mentan Andi Amran Sulaiman Pastikan Dukungan Maksimal untuk Petani Terdampak Bencana di Tiga Provinsi Sumatera