Kemenkes Gandeng Teknologi Genomik untuk Efisiensi Anggaran Kesehatan

Rabu, 18 Feb 2026 15:36
    Bagikan  
Kemenkes Gandeng Teknologi Genomik untuk Efisiensi Anggaran Kesehatan
Istimewa

Kementerian Kesehatan RI mempercepat implementasi kedokteran presisi melalui BGSI untuk mengatasi peningkatan biaya kesehatan akibat penyakit kronis.

NARASINETWORK.COM - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mempercepat implementasi kedokteran presisi sebagai solusi untuk mengatasi peningkatan biaya kesehatan akibat penyakit kronis. Melalui Biomedical and Genome Science Initiative (BGSI), pengobatan diarahkan pada pendekatan berdasarkan profil genetik individu, yang memberikan akurasi dan efisiensi.

Menteri Kesehatan Budi G. Sadikin menjelaskan bahwa teknologi genomik yang dikelola Balai Besar Biomedis dan Genomika Kesehatan (BB Binomika) memungkinkan pemeriksaan kesehatan disesuaikan dengan kondisi setiap orang. Pendekatan ini mengubah cara sebelumnya yang menerapkan prinsip "satu obat untuk semua".

"Pemeriksaan kesehatan akan menjadi lebih akurat dan personal. Pengobatan pun dapat lebih tepat sasaran serta efektif dalam proses penyembuhan," ujar Menteri Kesehatan dalam Forum Komunikasi Strategis Nasional bertajuk “BGSI Ecosystem Roadshow” di Auditorium Leimena, Kementerian Kesehatan, Jakarta, pada Kamis lalu (12/2/2026)

Hingga awal tahun 2026, program BGSI telah merekrut lebih dari 20.000 partisipan dan menghasilkan 16.000 data whole genome sequence manusia (pengurutan nukleotida DNA dari genom organisme). Capaian ini menjadi basis data untuk menekan pemborosan anggaran kesehatan.

Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Wakil Kepala Bappenas, Febrian Alphyanto Ruddyard, menyoroti hubungan antara genomik dan ketahanan fiskal negara. Terapi yang tepat sasaran akan mengurangi biaya pengobatan yang berlangsung lama akibat diagnosis yang kurang akurat.

"Jika terapi tepat, pemborosan biaya pengobatan dapat dihindari. Keuangan negara di sektor kesehatan akan lebih efektif," kata Febrian.

Febrian menyampaikan bahwa proyek ini membutuhkan konsistensi dan komitmen jangka panjang.

Dukungan juga datang dari Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Panjaitan. Ia mendorong agar inisiatif genomik diperluas untuk mengelola keanekaragaman hayati di seluruh Indonesia, tidak hanya terbatas pada aspek medis.

Pengelolaan sumber daya genetik nasional secara optimal menjadi kunci bagi ketahanan kesehatan, pangan, serta ekonomi nasional. "Potensi sumber daya genetik harus dikelola dengan baik," tegasnya.

Saat ini, implementasi BGSI didukung oleh 10 rumah sakit yang berperan sebagai pusat jejaring. Integrasi data genomik diharapkan menjadi pilar utama bagi sistem kesehatan nasional yang tangguh dan mandiri.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Ali Syakieb Optimistis, Pemuda Kabupaten Bandung Bisa Jadi Motor Perubahan
Warga Kabupaten Bandung Perlu Tahu: Program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan Resmi Dihentikan
Srikandi DPC PKB Kab. Bandung Dorong Muscab Jadi Momentum Konsolidasi dan Lompatan Kursi
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara