Ramadan 1447 H Momentum Refleksi dan Aksi Sosial untuk Kebangsaan

Rabu, 18 Feb 2026 14:42
    Bagikan  
Ramadan 1447 H Momentum Refleksi dan Aksi Sosial untuk Kebangsaan
Istimewa

Menteri Agama mengajak umat Islam menjadikan Ramadan 1447 H sebagai momentum memperkuat kesalehan sosial dan solidaritas kebangsaan.

NARASINETWORK.COM - Menteri Agama, Nasaruddin Umar, mengajak seluruh umat Islam untuk menjadikan Ramadan 1447 H/2026 M sebagai momentum untuk memperkuat kesalehan sosial dan mempererat hubungan antarwarga bangsa. Beliau menekankan bahwa bulan puasa seharusnya tidak hanya berdampak pada individu, tetapi juga memperkuat tali persaudaraan di tengah masyarakat.

Pernyataan ini disampaikan oleh Menteri Agama di Jakarta pada Rabu (18/2/2026) Menurutnya, Ramadan lebih dari sekadar ibadah pribadi; ini adalah kesempatan untuk menumbuhkan kepedulian, memahami kondisi orang lain, dan mempraktikkan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat Indonesia.

Menteri Agama menekankan bahwa ibadah puasa mengajarkan pengendalian diri dan gaya hidup seimbang. Nilai-nilai ini sangat penting dalam membangun struktur sosial yang adil, menghindari eksploitasi, dan memelihara hubungan baik antarindividu serta dengan lingkungan sekitar.

"Ramadan mengajarkan kita bahwa hidup tidak hanya tentang memenuhi keinginan pribadi, tetapi juga tentang menjalani hari-hari dengan proporsi yang tepat. Kemampuan mengendalikan diri adalah fondasi bagi bangsa yang bermartabat," ujarnya.

Terkait perbedaan waktu pelaksanaan puasa Ramadan tahun ini, Menteri Agama mengajak seluruh masyarakat untuk menghadapinya dengan kedewasaan dan semangat kekeluargaan. Beliau menegaskan bahwa perbedaan dalam tradisi dan perhitungan adalah bagian dari keragaman yang menjadi ciri khas Indonesia.

"Perbedaan harus dilihat sebagai berkah, bukan sebagai penghalang. Jangan biarkan perbedaan dalam penentuan awal puasa mengurangi kedekatan antarwarga. Toleransi antarumat beragama dan antarwarga bangsa akan diuji dan ditingkatkan saat kita menghadapi perbedaan," pesannya.

Menteri Agama juga mengingatkan agar bulan puasa dimanfaatkan untuk memperkuat semangat gotong royong dan saling membantu. Semua lapisan masyarakat harus merasakan manfaat dan kebaikan yang hadir bersama Ramadan.

Harapannya, Ramadan tahun ini akan menghasilkan individu-individu yang tidak hanya berkualitas secara pribadi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat serta pembangunan bangsa dan negara.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Proyek Galian SPAM PDAM di Ciparay Dikeluhkan Warga dan Pedagang
Ali Syakieb Optimistis, Pemuda Kabupaten Bandung Bisa Jadi Motor Perubahan
Warga Kabupaten Bandung Perlu Tahu: Program Pinjaman Modal Bergulir Tanpa Bunga dan Jaminan Resmi Dihentikan
Srikandi DPC PKB Kab. Bandung Dorong Muscab Jadi Momentum Konsolidasi dan Lompatan Kursi
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten Bandung: Infrastruktur Jalan Hingga Ribuan Rutilahu Jadi Prioritas
Kang DS Paparkan LKPJ 2025, Kinerja Pembangunan Kabupaten Bandung Tunjukkan Tren Positif
Usai Puting Beliung di Pacet, BPBD Kabupaten Bandung: Ada 82 Jiwa dan 16 Rumah Rusak Terdampak
Puting Beliung Terjang Puluhan Rumah di Pacet Kabupaten Bandung, Warga Panik Keluar Rumah
Penggunaan Tumbler Menjadi Pilihan Masyarakat Tekan Limbah Plastik
Mantan Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono Tutup Usia pada 84 Tahun
Penerapan Pola Hidup Ramah Lingkungan untuk Masa Depan
Mengenal Risiko Gaya Hidup Sedentari di Era Modern
Mengenal Pola Perilaku Maladaptif Anxious Avoidance dan Penanganannya secara Medis
Seogwipo Sambut Musim Semi Melalui Festival Jalan Santai dan Ragam Kuliner Lokal
Sentuhan Arsitektur Lokal dan Kenyamanan Modern di Mercure Resort Sanur
Garpu Restaurant Destinasi Kuliner Tepi Pantai di Karangasem Bali
Legian Beach Hotel Penginapan Bintang Empat di Bali dengan Lokasi Strategis
Pemuda KNPI Kabupaten Bandung Hangatkan Silaturahmi Lewat Halal Bihalal Penuh Kebersamaan
Sidak Usai Lebaran, Bupati Bandung Tekankan Optimalisasi PAD dan Kejelasan Aset Daerah
Festival Randai IMLF-4 Digelar di Bukittinggi Bakal Disaksikan 200 Lebih Delegasi dari Puluhan Negara