Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan

Kamis, 6 Nov 2025 15:10
    Bagikan  
Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan
Dok. Tim MBG

Pemerintah Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Sehat Lewat Program Makan Bergizi Gratis di Tarakan

NARASINETWORK.COM - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan kepada masyarakat melalui kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand El Hajj, Kota Tarakan, pada Kamis, (30/10).

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini sedang digalakkan DPR RI dan Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi langkah awal untuk melahirkan generasi sehat, cerdas dan produktif.

Sosialisasi dengan mengankat tema bersama mewujudkan generasi sehat Indonesia ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, Ketua Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, serta perwakilan dari Badan Gizi Nasional (BGN), Rahmad Wahyudi.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menegaskan bahwa Program MBG merupakan investasi jangka panjang untuk membangun sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.
“Pembangunan bangsa tidak cukup hanya melalui infrastruktur, tetapi harus dimulai dari manusia yang sehat dan bergizi baik. Program Makan Bergizi Gratis ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam memastikan setiap anak Indonesia memiliki kesempatan tumbuh dan belajar secara optimal,” ujarnya. 
Ia menambahkan, peningkatan gizi anak akan berdampak langsung terhadap semangat belajar dan prestasi generasi muda di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komisi III DPRD Kota Tarakan, Randy Ramadhana Erdian, menilai Program MBG sebagai langkah strategis dalam menekan angka malnutrisi dan stunting di daerah. “Melalui penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah, kita tidak hanya membangun generasi sehat, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi lokal. Program ini membuka peluang bagi UMKM, petani, dan nelayan untuk menjadi bagian dari rantai pasok pangan nasional,” jelasnya.
Menambahkan, perwakilan Badan Gizi Nasional, Rahmad Wahyudi, menjelaskan bahwa pelaksanaan MBG didasarkan pada empat prinsip utama: kecukupan kalori, gizi seimbang, higienitas, dan keamanan pangan. “Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar intervensi gizi, tetapi juga pendorong ekonomi daerah. Ketika bahan pangan disuplai oleh masyarakat setempat, maka kesejahteraan petani, nelayan, dan pelaku UMKM turut meningkat,” ungkapnya.
Kegiatan sosialisasi ini menegaskan bahwa MBG tidak hanya fokus pada penyediaan makanan sehat, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya gizi seimbang dan kolaborasi lintas sektor. Dengan dukungan masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi tonggak penting dalam mewujudkan generasi sehat, mandiri, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Perpaduan Bumbu Kuning dan Pedas dalam Tradisi Masak Woku
Ikan Bakar dan Dabu-Dabu Kombinasi Utama Kuliner Pesisir Sulawesi Utara
Menakar Keamanan Sistem Verifikasi Mandiri di Area Publik dan Hunian
UU PDP dan Dilema Keamanan Akses Gedung
Job Fair Bandung Bedas Expo 2026 Diserbu Pencari Kerja, Lebih dari 1.200 Lowongan Tersedia
Semarak Hari Jadi ke-385, Bapenda Kabupaten Bandung Ajak Warga Ramaikan “Bandung Bedas Expo 2026”
Situasi Selat Hormuz Dorong Pemerintah Kurangi Ketergantungan Impor
Tiga Regulasi Baru Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
WALHI Soroti Lahan Kritis dan Tutupan Hutan Kabupaten Bandung yang Terus Menyusut
Hari Seni Sedunia Memuliakan Ekspresi dan Budaya Global
Digitalisasi Khazanah Islam Menjaga Karya Ulama Tetap Hidup
Dirut BUMD Bandung Daya Sentosa Dijebloskan ke Tahanan, Skema Bisnis Berujung Dugaan Korupsi Ratusan Milyar
Program MBG Adalah Fondasi Membangun Generasi Sehat dan Cerdas di Srengat Blitar
Rini Intama Menyuarakan Sejarah Lewat Kata dan Kain 'Molase dan Dinayra'
Catatan Perjalanan dari Tepi Selat Lombok
Menelusuri Eksotisme Laut Asia Tenggara Bersama Silolona Sojourns
Sketsa Gaya 'Pilihan Busana Anggun untuk Usia 70 Tahun ke Atas' Vol.1
Tren Alas Kaki Pointy Paduan Kenyamanan Flat Shoes dan Estetika Penari
Pergeseran Pandangan Masyarakat Terhadap Batasan Usia Belajar Balet
Wajah Stasiun Jakarta Kota Ruang Ekspresi Musisi Jalanan yang Tertata dan Legal