PLN Karawang Jalankan Program TJSL di Ponpes, Sejalan dengan Semangat Sumpah Pemuda

Senin, 3 Nov 2025 11:35
    Bagikan  
PLN Karawang Jalankan Program TJSL di Ponpes, Sejalan dengan Semangat Sumpah Pemuda
Dok. PLN Karawang

PLN Karawang Jalankan Program TJSL di Ponpes, Sejalan dengan Semangat Sumpah Pemuda

NARASINETWORK.COM -PT PLN (Persero) terus memperluas akses pendidikan berbasis teknologi bagi generasi muda. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Unit Induk Transmisi (UIT) Jawa Bagian Tengah bersama Unit Pelaksana Transmisi (UPT) Karawang membangun laboratorium komputer di Pondok Pesantren Saung Yatim dan Dhuafa’ (Sayad), Karawang.

Langkah ini dilakukan bertepatan dengan momentum Hari Sumpah Pemuda, sebagai bentuk dukungan PLN terhadap pemerataan pendidikan digital dan penguatan semangat kebangsaan di kalangan santri.

General Manager PLN UIT Jawa Bagian Tengah, Handy Wihartady, mengatakan semangat Sumpah Pemuda perlu diterjemahkan dalam bentuk nyata yang relevan dengan zaman.
“Kalau dulu semangat itu diwujudkan lewat perjuangan fisik, kini perjuangannya adalah menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujar Handy, Kamis (30/10/2025).

Handy menilai, generasi muda termasuk para santri memiliki peran penting dalam membangun masa depan bangsa di era digital.
“Sumpah Pemuda adalah tekad untuk bersatu membangun negeri. Hari ini, semangat itu kami lanjutkan dengan membantu anak muda agar siap bersaing di dunia digital,” katanya.

Melalui program ini, PLN membangun Laboratorium Komputer dan Ruang Belajar Baru di Pondok Pesantren Modern Sayad. Fasilitas tersebut diharapkan bisa dimanfaatkan santri untuk belajar komputer, internet, dan keterampilan digital lainnya.
Manajer PLN UPT Karawang, Harry Gumilang, menyebut program ini sebagai bagian dari komitmen PLN untuk tidak hanya menghadirkan listrik, tetapi juga membawa manfaat sosial bagi masyarakat.
“PLN ingin tumbuh bersama masyarakat. Lewat pendidikan digital, kami berharap santri bisa lebih percaya diri menghadapi masa depan,” ujarnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Modern Sayad, Sunarto Majid atau Ayah Narto, menyambut baik dukungan PLN tersebut.
“Laboratorium komputer ini jadi mimpi yang akhirnya terwujud. Kami bersyukur karena santri kini punya tempat belajar yang lebih layak dan sesuai dengan perkembangan zaman,” kata Ayah Narto.

PLN menegaskan, program TJSL ini tidak berhenti pada pembangunan sarana fisik. Ke depan, program akan dilanjutkan dengan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan kemampuan santri di bidang teknologi.

Semangat Sumpah Pemuda yang menginspirasi persatuan dan kemajuan bangsa kini diteruskan melalui pendidikan digital—mempersiapkan generasi muda yang cerdas, mandiri, dan siap bersaing di era baru.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Banana Tart Klasik Camilan Manis yang Mudah Dibuat Sendiri
Noodles at Night 'A Cosy Bite After a Busy Day'
Bulan Sya’ban Peristiwa Penting dan Tradisi yang Membentuk Kehidupan Beragama
Menghidupkan Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban
Nisfu Sya’ban Momentum Istimewa di Bulan Sya’ban Tahun 2026
Pelantikan Pejabat Eselon II Kemenkeu Menkeu Soroti Pentingnya Kebijakan Fiskal yang Tepat
Presiden Prabowo Resmikan Dewan Energi Nasional Struktur Keanggotaan untuk Perumusan Kebijakan Energi
Film 'Para Perasuk (Levitating)' Wakili Indonesia dalam Ajang Sundance Film Festival 2026
Delegasi Uni Eropa dan AJI Gelar Lokakarya Perwakilan Polandia Berpartisipasi
FIFA Kunjungi Indonesia dengan Trofi Piala Dunia 2026 Menpora Erick Thohir Apresiasi Dukungan
Indonesian Embassy Empowers Young Representatives for CMUNCE 2026
Kemkomdigi Sabet Peringkat Keempat Nasional dalam Penilaian Kualitas Layanan Publik
Peran Strategis Data Dukcapil Diumumkan Mendagri dalam Pertemuan Tahunan PPATK
Indonesia’s Higher Education Modernisation Programme Aligns with UK International Education Strategy 2026
Wawancara Tokoh : Rini Intama "A Touch of Heritage by Dinayra Indonesian Wastra in Modern Fashion"
A Touch of Heritage by Dinayra Mengangkat Warisan Budaya dalam Desain Busana
POR DPRD Dimulai, Eksekutif dan Legislatif Bagai 2 Sisi Mata Uang
19 Kontributor Pajak Terbesar 2025, Diberi Hadiah Bapenda Kabupaten Bandung
Hadapi Pengurangan TKD Hampir Rp 1 Triliun, Bupati Bandung : Coret Belanja yang Tidak Penting!
Pemkab Bandung Teken SEB Penyelenggaraan Informasi Geospasial, Perkuat Integrasi Data Pembangunan