Porseni GTKPG Tahun 2025 Ajang Kolaborasi dan Pembiasaan Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Pendidikan

Sabtu, 13 Dec 2025 01:29
    Bagikan  
Porseni GTKPG Tahun 2025 Ajang Kolaborasi dan Pembiasaan Budaya Hidup Sehat di Lingkungan Pendidikan
Istimewa

Porseni sebagai momentum perkuat budaya hidup sehat (investasi untuk kualitas layanan pendidikan) dengan program pendukung Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Senam Anak Indonesia Hebat (menanamkan budaya sehat sejak dini).

NARASINETWORK.COM - Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (Ditjen GTKPG), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) GTKPG Tahun 2025 di Balai Guru dan Tenaga Kependidikan (BGTK) Banten, Rabu lalu (10/12/2025).

Kegiatan yang diikuti lebih dari 600 peserta dari 34 provinsi ini dibuka langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti, sebagai momentum untuk memperkuat budaya hidup sehat, meningkatkan kebugaran, serta membangun kebersamaan dan kekompakan di antara pegawai lingkungan Ditjen GTKPG.

Dalam sambutannya, Mendikdasmen Abdul Mu’ti menekankan peran strategis olahraga dalam membentuk budaya kerja yang sehat, produktif, dan berdaya saing di lingkungan pendidikan. Ia mengingatkan bahwa menjaga kesehatan merupakan investasi penting untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan nasional. "Hidup sehat itu jauh lebih baik daripada berobat. Menjaga kesehatan dan membangun budaya hidup sehat jauh lebih penting daripada membangun sarana dan prasarana pengobatan," ujarnya.

Menteri Mu’ti juga menjelaskan upaya Kemendikdasmen dalam memperkuat pembiasaan perilaku hidup sehat sejak dini, melalui program seperti Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan Senam Anak Indonesia Hebat. Program ini dirancang untuk menanamkan kesadaran tentang pentingnya kesehatan kepada siswa sejak jenjang pendidikan dasar, sebagai pondasi untuk kehidupan sehat di masa depan. "Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen membangun kesehatan melalui kedua program ini, sebagai upaya menanamkan budaya hidup sehat sejak dini," jelasnya.

Selain itu, Mendikdasmen menekankan bahwa Porseni bukan hanya ajang kompetisi untuk meraih juara, tetapi kesempatan untuk merawat kebersamaan, kreativitas, dan sportivitas para insan pendidikan di seluruh Indonesia. "Yang lebih penting dalam Porseni bukan peringkat atau prestasinya. Yang penting adalah kita membina kolaborasi, kreativitas, dan sportivitas untuk keakraban dan kekompakan insan pendidikan," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen GTKPG sekaligus Ketua Panitia Porseni 2025, Temu Ismail, melaporkan detail kegiatan tahun ini. Porseni GTKPG 2025 diikuti oleh 15 perwakilan Unit Pelaksana Teknis (UPT) Ditjen GTKPG, dengan delapan cabang lomba olahraga dan seni. Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang bukan sekadar sebagai kompetisi, tetapi sebagai bagian dari pembangunan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lingkungan Ditjen GTKPG. "Porseni menjadi sarana untuk meningkatkan kekompakan dan kebersamaan antarpegawai, sekaligus menyalurkan minat dan bakat yang dimiliki staf di setiap satuan kerja," ungkapnya.

Temu juga menekankan bahwa Porseni merupakan ruang penting untuk memperkuat hubungan antar UPT yang selama ini jarang bertemu. "Pertemuan ini menjadi kesempatan untuk memperkuat silaturahmi antara pusat dan UPT, termasuk bagi pegawai yang selama ini belum pernah bertemu," tambahnya. Ia berharap momentum Porseni 2025 dapat semakin menguatkan kontribusi Ditjen GTKPG dalam pelayanan kepada guru dan tenaga kependidikan di seluruh daerah. "Kami berharap perjalanan Porseni 2025 semakin menguatkan komitmen GTKPG untuk memberikan layanan terbaik bagi guru dan tenaga kependidikan di seluruh Indonesia," ujarnya.

Acara pembukaan Porseni GTKPG 2025 berlangsung meriah, diisi dengan pertandingan ekshibisi olahraga dan penampilan seni dari peserta. Mendikdasmen mengapresiasi dedikasi seluruh panitia dan peserta yang telah meluangkan waktu untuk hadir, berpartisipasi, dan menjaga semangat positif dalam kegiatan tahunan ini. Menutup sambutannya, Menteri Mu'ti kembali menegaskan pentingnya menjadikan Porseni sebagai sarana memperkuat kesehatan, kebugaran, dan produktivitas di lingkungan Kemendikdasmen. "Menjadi juara itu penting, tetapi lebih penting menjadi pemenang. Dan kehadiran Bapak-Ibu di tempat ini adalah bukti bahwa Bapak-Ibu lah pemenangnya," pungkasnya.

 

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Wali Kota Jakarta Utara Hadiri Pengangkatan Wakapolres Baru AKBP Rohman Yonky Dilatha
PWI Pusat Gelar Kemah Budaya di Kawasan Adat Baduy untuk HPN 2026 Rumah Baca Ceria Bekasi Ikut Berpartisipasi
Sirkuit Motocross Selapajang Kota Tangerang Siap Beroperasi Dua Kejuaraan Nasional Akan Digelar Tahun 2026
10 Pojok Literasi Masyarakat Akan Dibangun di Kota Tangerang Tahun 2026 Pemkot Fokus Perluas Akses Literasi
Tanah Dirampas Proyek Tol Getaci, Lima Tahun Nenek Oom Menunggu Hak yang Tak Kunjung Datang
Penguatan Pangan, Energi, dan Infrastruktur Jadi Fokus Rakernas APKASI Tahun 2026
Menase Ugedi Degei : Kongres V Partai Buruh Jadi Momentum Konsolidasi Kekuatan di Papua Tengah
100 Tahun Jam Gadang Bukittinggi IMLF-4 Jadi Bagian dari Rangkaian Perayaan Bersama SatuPena Sumbar
Komunitas Perupa Perempuan Indonesia Buka KOMPPI Art Space di Tamini Square Mall Jakarta Timur
Komppi Art Space Resmi Dibuka di Tamini Square Mall Hadirkan Art in Motion di Ruang Publik Jakarta
Dukung Peringatan HPN 2026 Narasinetwork.com Hadiri Kemah Budaya PWI ke Kawasan Adat Baduy
Kemah Budaya PWI Pusat 2026 Narasinetwork.com Ungkap Filosofi Hidup Masyarakat Baduy dalam Reportase Sketsa
Anak-anak Baduy Tanpa Sekolah Formal Pendidikan yang Tumbuh dari Bumi dan Nilai-Nilai Tradisi
Saat Libur Tahun Baru, PLN Tuntaskan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Meski Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Libur Tahun Baru, Petugas PLN Tuntaskan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
Kabupaten Lebak Tuan Rumah Kemah Budaya PWI Pusat untuk HPN 2026 di Baduy
Komunitas Salihara dan ArtSociates Hadirkan Pameran Seni 'Imba Dari Abstraksi ke Abstrakisme'"
41 Wartawan dan Sastrawan Kunjungi Kampung Adat Baduy dalam Rangkaian Peringatan HPN 2026
Mentan Andi Amran Sulaiman Pastikan Dukungan Maksimal untuk Petani Terdampak Bencana di Tiga Provinsi Sumatera