Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri

Kamis, 12 Mar 2026 15:54
    Bagikan  
Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri
Dok. MBG

Anggota DPR RI Nurhadi Sebut Pemeratan Program MBG di Sekolah Berjalan Baik di Kediri

NARASINETWORK.COM -Kabar baik bagi masyarakat Kediri, Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyebut pemerataan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sudah cukup merata. Sekolah-sekolah di Kediri sebagian besar sudah tersalurkan program MBG yang memang fokus utamanya diberikan ke kelompok penerima manfaat peserta didik.

Sosialisasi program MBG ini bertempat di Kantor Balai Desa Sumberagung, Kec. Wates, Kab. Kediri pada Senin, (9/3). Acara sosialisasi program MBG dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi, perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), serta ratusan peserta yang merupkan warga setempat.
Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Nurhadi menyampaikan beberapa poin penting mengenai manfaat dari diadakannya program MBG. Peserta juga diajak untuk melihat apakah masih ada anak-anak atau cucu dari para hadirin yang belum mendapatkan program makan bergizi gratis. Dari hasil pengecekan secara langsung, sebagian besar sekolah dan siswa sudah menerima program tersebut, meskipun masih ada beberapa yang belum. 
“Untuk sekolah yang belum menerima program MBG, hal tersebut akan segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait, termasuk koordinasi dengan Korwil serta perwakilan Badan Gizi Nasional yang hadir dalam kegiatan tersebut,” ujar Nurhadi.
Lebih lanjut, Nurhadi juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari program Makan Bergizi Gratis adalah untuk mencetak generasi emas yang berkualitas di masa depan. Melalui program ini diharapkan anak-anak Indonesia dapat tumbuh dengan kondisi yang sehat, kuat, dan cerdas. 
Selain itu, program ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mencegah terjadinya stunting pada anak-anak. Oleh karena itu, pemenuhan gizi yang baik sejak dini dianggap sangat penting agar anak-anak dapat berkembang secara optimal baik dari segi kesehatan maupun kecerdasannya”. 
 
Masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa sumber makanan bergizi tidak selalu harus berasal dari bahan yang mahal atau impor, tetapi juga bisa berasal dari bahan pangan lokal seperti kentang, ketela, dan bahan lainnya yang tersedia di sekitar masyarakat.
Program MBG juga diharapkan dapat membantu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya kesehatan dan gizi. MBG sendiri menyasar beberapa kelompok penerima manfaat, antara lain siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, balita, serta tenaga pendidik dan tenaga kependidikan. Dengan demikian, ketika siswa menerima makanan bergizi di sekolah, para guru dan tenaga kependidikan juga dapat ikut merasakan manfaat dari program tersebut.
Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan asupan gizi masyarakat sekaligus meningkatkan pengetahuan tentang pentingnya gizi seimbang. Melalui program MBG, anak-anak dibiasakan untuk mengonsumsi makanan yang lebih sehat dan bergizi, seperti sayuran dan sumber protein, sehingga tidak hanya bergantung pada makanan instan seperti mie instan, nugget, atau sosis. Pembiasaan ini dilakukan di lingkungan sekolah dengan harapan dapat membentuk pola makan yang lebih baik.



Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Kunjungan Chit Ko Ko Oo Perkuat Silaturahmi dan Sebarkan Nilai Positif di MAN 2 Padang
Melestarikan Nilai Adat Perempuan Kei di Antara Tradisi dan Kehidupan Perkotaan
Menstruasi dan Keterbatasan Ekonomi Tantangan yang Belum Sepenuhnya Terjawab
Inovasi dari Situasi Darurat Bagaimana Pembalut Sekali Pakai Mulai Dikenal Masyarakat
Musik sebagai Medium Pemikiran Menafsirkan Pergulatan Batin dalam Komposisi Yekeshish
Menara Satu Abad Rekam Jejak Sejarah dan Transformasi Arsitektur Jam Gadang Bukittinggi
Di Balik Kelancaran IMLF-4 Peran Armaidi Tanjung dalam Mengatur Seluruh Aspek Kegiatan
Kepemimpinan Sastri Bakry Berhasil Wujudkan IMLF-4 Sesuai Target yang Ditetapkan
Riuh! Ribuan Warganet Serbu Kolom Komentar Disdik Jabar Usai Perpanjangan PCMB 2026
Wisma Habibie Ainun Menyimpan Jejak Pemikiran dan Pengabdian Sang Presiden Ketiga RI
Panitia Apresiasi Peran Aktif Pemerintah Daerah dan Masyarakat dalam Penyelenggaraan IMLF-4
Opsih Pasar Baleendah Angkut Lebih dari 80 Ton Sampah, DLH, Disdagin dan Pedagang Sepakat Perkuat Pengelolaan
Lebih dari Sekadar Kuota Menggali Potensi Individu Neurodivergen di Indonesia
Ananda Sukarlan "Perbedaan Neurodivergen Bukan Penghalang untuk Berkontribusi"
Seminar Internasional IMLF-4 "Teknologi Alat Bantu Bukan Pengganti Guru"
Rangkaian IMLF-4 Hadirkan Seminar Bahas Pelestarian Bahasa dan Budaya Minangkabau
Sampul Peringatan IMLF-4 dan 100 Tahun Jam Gadang Ditandatangani Sastri Bakry, Aminur Rahman, Armaidi Tanjung
Para Korban Kasus Dugaan Penipuan Wedding Organizer di Kabupaten Bandung, Resmi Tempuh Jalur Hukum
Dugaan Penipuan Wedding Organizer Suci Citra Resmi, Korban Berjumlah Ratusan Orang
Kaligrafi 100 Meter Karya Yusuf Liu Baojun Menarik Perhatian di IMLF-4