Dari Balik Jeruji Kisah Sukses Warga Binaan di BLK Nusakambangan

Rabu, 12 Nov 2025 23:56
    Bagikan  
Dari Balik Jeruji Kisah Sukses Warga Binaan di BLK Nusakambangan
Istimewa

Nusakambangan kini menjadi pusat pelatihan bagi warga binaan untuk membekali mereka dengan keterampilan teknis sebelum kembali ke masyarakat.

NARASINETWORK.COM - Stereotip negatif terhadap alumni Lapas Nusakambangan masih menjadi tantangan. Untuk itu, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) memberikan pelatihan keterampilan teknis kepada warga binaan sebelum bebas. Pelatihan ini diharapkan menjadi bekal mereka.

Kementerian Imipas mendirikan Balai Latihan Kerja (BLK) yang tak hanya memenuhi kebutuhan pangan internal, tetapi juga menjadi sarana pembinaan melalui kegiatan kerja, keterampilan, dan pelatihan agribisnis. Bersama pemangku kepentingan, Kementerian Imipas mengoptimalkan lahan potensial di Nusakambangan sebagai sumber produksi pangan mandiri.

“Nusakambangan kini jadi tempat pelatihan ketahanan pangan. Harapannya, saat bebas, warga binaan punya modal melanjutkan aktivitas berdasarkan kemampuan yang mereka miliki,” ujar Menteri Imipas Agus Andrianto saat Penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), di Nusakambangan, Jawa Tengah, Rabu (5/11/2025) lalu.

Pendirian BLK sejalan dengan Asta Cita kedua, yaitu memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru. BLK ini mempercepat terwujudnya lapas yang mandiri, produktif, dan berkontribusi pada ketahanan pangan nasional.

Menteri Agus mengapresiasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) yang memperkuat kelembagaan Kementerian Imipas, terutama di masa transisi. “Apresiasi kepada Kementerian PANRB yang memfasilitasi dan mengasistensi penyempurnaan struktur Kementerian Imipas sehingga pelayanan berjalan baik,” lanjutnya.

Wakil Menteri PANRB Purwadi Arianto mengatakan BLK, hasil kolaborasi pemerintah dan swasta, sejalan dengan reformasi birokrasi tematik, yaitu membangun inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini bisa menjadi praktik baik di lapas lain.

“Ini berdampak langsung pada ekosistem pembangunan nasional. Kolaborasi antar-kementerian, lembaga, pemerintah daerah menjadi utama. Saya mengapresiasi ini dan semoga menjadi inspirasi,” imbuhnya.

Program pelatihan di BLK tak hanya meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk karakter, etos kerja, dan kemandirian. Pembinaan ini membantu mereka dengan kemampuan dan rasa percaya diri untuk memulai kehidupan lebih baik.

“Apa yang kami lihat hari ini merupakan wajah nyata birokrasi yang berdampak. Inisiatif di BLK Nusakambangan sejalan dengan semangat Reformasi Birokrasi Tematik yang berorientasi hasil. Melalui BLK ini, warga binaan memperoleh keterampilan hidup, masyarakat dan konsumen memperoleh nilai ekonomi, dan negara memperoleh tata kelola pembinaan yang lebih manusiawi dan berkelanjutan,” pungkasnya.

BLK yang ditinjau meliputi Pabrik FABA (Fly Ash Bottom Ash), BLK Pengolahan Pupuk, BLK Konveksi, Kolam Budidaya Sidat dan Penebaran Benih Sidat, BLK Tepung Nirbaya, BLK Lapas Kembang Kuning, BLK Udang Vaname Pasir Putih, BLK Pelintingan Rokok, BLK Ayam KUB dan Petelur, dan BLK Lapas Terbuka.

 


Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terbaru

Forkopimcam Ciparay Intensifkan Monitoring Malam Tahun Baru 2026, Jaga Kondusivitas Wilayah
Bukan Euforia, Ketua DPRD Kabupaten Bandung Ajak Warga Awali 2026 dengan Refleksi dan Doa
Perjalanan Menemukan Jati Diri: Refleksi atas Pelajaran Hidup yang Tidak Ada di Modul Kuliah
Mahasiswa Hibah Asistensi Mengajar BK UNS Gelar Sosialisasi Parenting Kolaboratif di SMA Negeri 4 Surakarta
Keterbukaan Informasi Publik Pemkab Bandung, Diganjar Penghargaan dari Anugerah KIP Jabar 2025
Pemerintah Kabupaten Bandung Perkuat Kaderisasi Ulama Berbasis Desa untuk Pemulasaraan Jenazah
Gerai Obat KDKMP Diluncurkan di Depok Wawalkot Chandra Sebut Perkuat Akses Kesehatan
Refleksi Capaian Tahun 2025 Wali Kota Arifin Apresiasi Kerja Keras ASN dan Kerjasama dengan Media
Baznas Bazis Jakarta Pusat Dorong Partisipasi Masyarakat untuk Capai Target ZIS 49 Miliar
Pengalaman Belajar ke Luar Negeri Mengintegrasikan Pemikiran Barat dan Timur dalam Konteks Budaya Indonesia
Kesehatan Visual Saat Belajar Cara Memilih dan Menggunakan Lampu dengan Benar
Indonesia Represented by BRICS Literature Prize Winner at Cairo Book Fair 2026
Dari Solo ke Roma Kembali ke Hati Rakyat "Meneladani Hidup Romo Fransiskus Xaverius Mudji Sutrisno, SJ"
Kadinsos Hadir Dalam Program Acara Hari Disabilitas Internasional di Ciparay
Hari Disabilitas Internasional Diperingati di Ciparay, Pertama Kali Digelar di Tingkat Kecamatan
Forkopimcam Ciparay Ajak Warga Isi Malam Tahun Baru 2026 dengan Mengaji dan Kegiatan Sosial
"Bogor untuk Dunia" Live Painting Charity Galeri Bumi Parawira Bantu Korban Bencana
Rumah Baca Teras Talenta 7 Tahun Menggerakkan Literasi di Kota Padang
Romo Mudji Sutrisno Kepergian Seorang Gembala Umat dan Cendekiawan
Panen dilakukan Secara Mandiri: Bentuk Keseriusan Masyarakat dalam Menjaga Keberlanjutan Sektora Pertanian